Lewati ke konten utama
LMS IIB DARMAJAYA
  • Beranda
  • Kalender
  • Kategori
    Ilmu Komputer Ekonomi & Bisnis Desain, Hukum & Pariwasata IBI Kemahasiswaan
  • Panduan Penggunaan
    Panduan Dosen Panduan Mahasiswa SK Rektor Prihal E-learning SK Senat Prihal E-learning
  • Bantuan
  • Jadwal UJIAN
    Jadwal UTS Jadwal UAS
  • Selengkapnya
Masuk
LMS IIB DARMAJAYA
Beranda Kalender Kategori Ciutkan Memperluas
Ilmu Komputer Ekonomi & Bisnis Desain, Hukum & Pariwasata IBI Kemahasiswaan
Panduan Penggunaan Ciutkan Memperluas
Panduan Dosen Panduan Mahasiswa SK Rektor Prihal E-learning SK Senat Prihal E-learning
Bantuan Jadwal UJIAN Ciutkan Memperluas
Jadwal UTS Jadwal UAS
  1. Dasbor
  2. SP 2021-2| r. Faurani I Santi Singagerda. SE.,M.Sc / Reisa Dyasvaro Zulanda P, SE.,MM
  3. Pertemuan ke-9: ASPEK KEUANGAN DALAM STUDI KELAYAKAN BISNIS
  4. Konsep Keuangan dan Aspek-aspek keuangan dalam kelayakan Bsnis

Konsep Keuangan dan Aspek-aspek keuangan dalam kelayakan Bsnis

You are not enrolled in this course.
Syarat penyelesaian

Aspek keuangan dalam studi kelayakan bisnis mencakup gambaran mengenai keuntungan suatu perusahaan.

Pengertian Aspek keuangan sendiri adalah aspek yang difungsikan dalam penilaian keuangan yang ada pada perusahaan secara menyeluruh. Maka dari itu aspek ini sangat penting dan butuh ketelitian dalam menguji kelayakannya dalam bisnis.

Alat Ukur Penentuan Kelayakan Suatu Bisnis

Pertanyaan aspek keuangan dalam studi kelayakan yang sering muncul, bagaimana cara mengetahui usaha atau bisnis itu bisa dikatakan layak? Untuk menentukan layak tidaknya ada alat ukur penentuan kelayakan suatu bisnis investasi melalui pendekatan sebagai berikut:

  • Payback Period (PP). Metode yang digunakan dalam penilaian pada saat pengembalian investasi pada proyek atau suatu usaha.
  • Average Rate of Return (ARR). Cara yang dilakukan untuk mengukur rata-rata pada bunga dan perbandingan pada rata-rata laba sebelum adanya rata-rata dari investasi dan pajak.
  • Net Present Value (NPV). Penentuan penilaian dengan perbandingan antara PV Investasi dan PV kas bersih yang berjalan selama umur investasi.
  • Internal Rate of Return (IRR). Digunakan untuk mengukur seberapa besar tingkat pengembalian hasil intern.
  • Profitability Index (PI). Memiliki arti rasio aktivitas dari penjumlahan antara nilai yang didapatkan saat ini dari penerimaan bersih dan jumlah nilai yang dikeluarkan selama jangka waktu investasi.
  • Break even point (BEP). Disebut dengan balik modal. Itu artinya kondisi dimana bisnis atau usaha mengalami keuntungan.

Dari alat penentu kelayakan yang sudah dibahas nanti akan diperinci lagi melalui jurnal aspek keuangan studi kelayakan bisnis.

7 Aspek Keuangan dalam Bisnis

Jika tadi sudah dibahas mengenai alat ukur penentu kelayakan bisnisnya. Sekarang mengenal aspek keuangan apa saja dalam bisnis. Ada 7 aspek yang perlu diketahui. Berikut daftarnya:

  • Kebutuhan biaya investasi
  • Sumber-sumber dana yang diperoleh
  • Proyek neraca dan laporan rugi laba
  • Rasio keuangan untuk menilai kemampuan perusahaan
  • Estimasi pendapatan
  • Kriteria penilaian investasi
  • Estimasi biaya investasi

Demikian aspek keuangan dalam studi kelayakan bisnis yang bisa Anda ketahui. Jadi, bisnis dikatakan layak jika mencakup aspek-aspek keuangan dan masuk uji kelayakan dengan alat ukur yang sudah dibahas di atas.

TUGAS 1:

1.  Diskusikan dan jelaskan tujuan mengenai Penilaian Keuangan yang umumnya dilakukan dalam menilai kelayakan dari suatu Proyek/Investasi/Bisniis 

2. Sebutkan dan jelaskan data apa saja yang harus dikumpulkan untuk melakukan analisis aspek keuangan.

3. Sebut dan jelaskan hal-hal yang dikaji dalam aspek keuangan dalam studi kelayakan bisnis !


Log masuk untuk melanjutkan

Maaf akun tamu tidak iizinkan untuk mengirim.

Made with ❤️ by ICT CENTER - IIB DARMAJAYA

Dapatkan aplikasi seluler