Forum Diskusi ke 14

Jumlah balasan: 9

Bagaimana nilai-nilai Pancasila dapat diimplementasikan pada ilmu pengetahuan yang bercorak natural science atau bahkan ilmu-ilmu terapan? Jelaskan

Silahkan langsung tanggapi atau posting jawaban Anda dalam forum diskusi dan tidak Plagiat.

Jawaban tidak menggunakan attachment file word atau pdf.


Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi ke 14

oleh Bulan Pitaloka -
Mohon izin menjawab pak.

Dalam Pengimplementasian Pancasila pada ilmu pengetahuan yang bercorak natural science atau bahkan ilmu-ilmu terapan Dalam mempertimbangkan sebuah strategi secara imperatif, kita meletakkan Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia. Pengertian dasar nilai menggambarkan Pancasila suatu sumber orientasi dan arah pengembangan ilmu. Dalam konteks Pancasila sebagai dasar nilai mengandung dimensi ontologis, epistemologis dan aksiologis. Dimensi ontologis berarti ilmu pengetahuan sebagai upaya manusia untuk mencari kebenaran yang
tidak mengenal titik henti, atau ΓÇ¥an unfinished journeyΓÇ¥.
Ilmu tampil dalam fenomenanya sebagai masyarakat, proses dan produk. Dimensi epistemologis, nilai-nilai Pancasila dijadikan pisau analisis/metode berfikir dan tolok ukur kebenaran. Dimensi aksiologis, mengandung nilai-nilai imperatif dalam mengembangkan ilmu adalah sila-sila.

Sumber referensi:
https://id.scribd.com/document/435053348/Pertanyaan-Dan-Jawaban-Nilai-nilai-Pancasila-Sebagai-Dasar-Perkembangan-Ilmu-Pengetahuan
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi ke 14

oleh Muhammad Dzaki Naufal -
Pancasila sebagai Ideologi negara tercantum dalam pembukaan UUD 1945. Yang merupakan dari bagian UUD 1945. Dalam setiap perkembangan ilmu pengetahuan haruslah berdasarkan nilai-nilai Pancasila.
Nilai nilai tersebut terdiri dari:
1. Nilai Ketuhanan sebagai dasar pengembagan ilmu
2. Nilai Kemanusiaan sebagai dasar pengembangan ilmu
3. Nilai Persatuan sebagai dasar pengembangan ilmu
4. Nilai Kerakyatan sebagai dasar pegembangan ilmu
5. Nilai Keadilan sebagai dasar pengembangan ilmu
Sebagai contoh sila pertama pada pancasila yaitu ketuhanan yang maha Esa, dari sila tersebut kita dapat mengimplementasikan bahwa masyarakat Indonesia adalah umat beragama dan Tuhan itu Esa sesuai kepercayaan masing masing dan semua yg ada di dunia ini hanya milik Tuhan yg maha esa
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi ke 14

oleh Eka Nanda Anugrah -
Izin menjawab pak..

bahwa nilai-nilai Pancasila mengandung dasar-dasar ontologis (kenyataan yang ada), epistemologis (dasar pengetahuan), dan aksiologis (teori nilai) ilmu pengetahuan.
pada ilmu pengetahuan yang bercorak natural science atau bahkan ilmu-ilmu terapan Dalam mempertimbangkan sebuah strategi secara imperatif,.
Pengertian dasar nilai menggambarkan Pancasila suatu sumber orientasi dan arah pengembangan ilmu.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi ke 14

oleh Meilia puspita Anggun -
Dalam mengimplementasikan nilai pancasila, tentu saja kita menggunakan nilai nilai pancasila karna pancasila merupakan pedoman bagi rakyat Indonesia. Pancasila sebagai dasar pengembangan ilmu harus di dasari dengan Nilai --nilai sila pancasila agar tujuan bangsa dapat tercapai dengan baik, jika tidak di dasari dengan nilai tersebut tujuan bangsa akan gagal & berakibat fatal untuk bangsa Indonesia.
Sebagai contoh
Dalam sila persatuan Indonesia , masyarakat berperilaku sesuai Bhineka Tunggal Ika. Jadi kepentingan bangsa dan negara lebih penting dari urusan pribadi. Sila ke-3 sangatlah tercermin dari adanya sikap kita untuk menghargai & menghormati sesama warga negara. Adapun arti & makna dari nilai / sila persatuan yaitu : Nasionalisme, Cinta Bangsa & Tanah air.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi ke 14

oleh Igo Pratama -
Pengimplementasian sila sila pancasila pada ilmu pengetahuan yang bercorak natural science atau bahkan ilmu ilmu terapan.
Dalam mempertimbangkan sebuah strategi secara imperatif, kita meletakkanPancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi diIndonesia. Pengertian dasar nilai menggambarkan Pancasila suatu sumber orientasidan arah pengembangan ilmu. Dalam konteks Pancasila sebagai dasar nilaimengandung dimensi ontologis, epistemologis dan aksiologis. Dimensi ontologis berarti ilmu pengetahuan sebagai upaya manusia untuk mencari kebenaran yang tidak mengenal titik henti, atau ”an unfinished journey”.

Ilmu tampil dalam fenomenanya sebagai masyarakat, proses dan produk. Dimensi epistemologis,nilai-nilai Pancasila dijadikan pisau analisis/metode berfikir dan tolok ukurkebenaran. Dimensi aksiologis, mengandung nilai-nilai imperatif dalammengembangkan ilmu adalah sila-sila.Pancasila sebagai satu keutuhan. Untuk itu ilmuwan dituntut memahamiPancasila secara utuh, mendasar, dan kritis, maka diperlukan suatu situasi kondusif baik struktural maupun kultural. Peran nilai-nilai dalam setiap sila dalam Pancasilaadalah sebagai berikut.1.Sila Ketuhanan Yang Maha Esa: melengkapi ilmu pengetahuan menciptakan perimbangan antara yang rasional dan irrasional, antara rasa dan akal. Sila inimenempatkan manusia dalam alam sebagai bagiannya dan bukan pusatnya.2.Sila Kemanusiaan yang adil dan beradab: memberi arah dan mengendalikanilmu pengetahuan. Ilmu dikembalikan pada fungsinya semula, yaitu untukkemanusiaan, tidak hanya untuk kelompok, lapisan tertentu.3.Sila Persatuan Indonesia: mengkomplementasikan universalisme dalam sila-sila yang lain, sehingga supra sistem tidak mengabaikan sistem dan sub-sistem.Solidaritas dalam sub-sistem sangat penting untuk kelangsungan keseluruhanindividualitas, tetapi tidak mengganggu integrasi.4.Sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan: mengimbangi otodinamika ilmu pengetahuandan teknologi berevolusi sendiri dengan leluasa. Eksperimentasi penerapan dan penyebaran ilmu pengetahuan harus demokratis dapat dimusyawarahkan secara perwakilan, sejak dari kebijakan, penelitian sampai penerapan massal.5.Sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia: menekankan ketiga keadilanAristoteles: keadilan distributif, keadilan kontributif, dan keadilan komutatif.Keadilan sosial juga menjaga keseimbangan antara kepentingan individu danmasyarakat, karena kepentingan individu tidak boleh terinjak oleh kepentingansemu. Individualitas merupakan landasan yang memungkinkan timbulnyakreativitas dan inovasi.

Pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi harus senantiasa berorientasi pada nilai-nilai Pancasila. Sebaliknya Pancasila dituntut terbuka dari kritik, bahkania merupakan kesatuan dari perkembangan ilmu yang menjadi tuntutan peradabanmanusia. Peran Pancasila sebagai paradigma pengembangan ilmu harus sampai pada penyadaran, bahwa fanatisme kaidah kenetralan keilmuan atau kemandirianilmu hanyalah akan menjebak diri seseorang pada masalah-masalah yang tidakdapat diatasi dengan semata-mata berpegang pada kaidah ilmu sendiri, khususnyamencakup pertimbangan etis, religius, dan nilai budaya yang bersifat mutlak bagikehidupan manusia yang berbudaya.

Sumber Referensi : https://www.google.com/amp/s/www.kompasiana.com/amp/ayrtonnababan/implementasi-pancasila-sebagai-dasar-negara-dalam-sistem-ketatanegaraan-republik-indonesia_552ad04b6ea834b271552d0b
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi ke 14

oleh anggi saputra -
Izin menjawab .
Yaitu dalam Pengimplementasian Pancasila pada ilmu pengetahuan yang bercorak natural science atau bahkan ilmu-ilmu terapan Dalam mempertimbangkan sebuah strategi secara imperatif, kita meletakkan Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia. Pengertian dasar nilai menggambarkan Pancasila suatu sumber orientasi dan arah pengembangan ilmu. Dalam konteks Pancasila sebagai dasar nilai mengandung dimensi ontologis, epistemologis dan aksiologis. Dimensi ontologis berarti ilmu pengetahuan sebagai upaya manusia untuk mencari kebenaran yang
tidak mengenal titik henti, atau ΓÇ¥an unfinished journeyΓÇ¥.
Ilmu tampil dalam fenomenanya sebagai masyarakat, proses dan produk. Dimensi epistemologis, nilai-nilai Pancasila dijadikan pisau analisis/metode berfikir dan tolok ukur kebenaran. Dimensi aksiologis, mengandung nilai-nilai imperatif dalam mengembangkan ilmu pancasila.

Trima kasih .
Sumber refrensi google .
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi ke 14

oleh Yudi Pratama -
Mulai dari sila pertama yang mencakup segi ketuhanan dalam menuntut ilmu yaitu dalam menuntut ilmu utamakan lah ilmu yang bermanfaat dan bisa dibagi dan diberikan kepada orang lain, sampai keadilan sosisal yang mengajarkan kita menuntut ilmu dengan seadil-adilnya dan saya artikan, dalam menuntut ilmu juga harus adil, yaitu dalam menuntut ilmu, jangan hanya satu ilmu yang dipelajari, juga harus menguasai ilmu yang lain, dalam penguasaan ilmu, jangan hanya ilmu di dunia, tapi kuasai juga ilmu sebagai bekal di akhirat. Di segi penuntut ilmu, sebagai penuntut akan ilmu, dalam pancasila juga diajarkan harus adanya sifat kemanusiaan yang terdapat pada sila ke dua, yaitu kemanusiaan yang adil dan berada, sebagai penuntut kita harus mengedepankan sisi kemanusiaan dalam mencari ilmu, maksudnya, jangan memaksakan suatu ilmu hingga mengorbankan orang lain dalam mencapai tujuan tersebut.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi ke 14

oleh Renaldi Ali -
Pengimplementasian Pancasila pada ilmu pengetahuan yang bercorak natural science atau bahkan ilmu-ilmu terapan Dalam mempertimbangkan sebuah strategi secara imperatif, kita meletakkan Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia. Pengertian dasar nilai menggambarkan Pancasila suatu sumber orientasi dan arah pengembangan ilmu. Dalam konteks Pancasila sebagai dasar nilai mengandung dimensi ontologis, epistemologis dan aksiologis. Dimensi ontologis berarti ilmu pengetahuan sebagai upaya manusia untuk mencari kebenaran yang
tidak mengenal titik henti, atau ΓÇ¥an unfinished journeyΓÇ¥.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi ke 14

oleh Muhamad Ardi apriansyah -
Izin menanggapi pak..

Ilmu pengetahuan mempunyai peran penting dalam setiap aktivits berfikirnya manusia. Ilmu pengetahuan sendiri memiliki 2 kata yang berbeda makna, yaitu Ilmu sebagai pengetahuan tentang suatu bidang yang telah di susun secara sistematis dengan metode tertentu. Sedangkan pengetahuan yaitu sesuatu yang telah kita ketahui. Ilmu yang di miliki manusia pada awalnya sangat sederhana tetapi lama kelamaan terus berkembang & mengalami perkembangan yang sangat pesat..

perkembangan ilmu pengetahuan haruslah berdasarkan nilai-nilai Pancasila. Nilai --nilai itu tersendiri terdiri dari 5 nilai yaitu :
1. Nilai Ketuhanan sebagai dasar pengembagan ilmu
2. Nilai Kemanusiaan sebagai dasar pengembangan ilmu
3. Nilai Persatuan sebagai dasar pengembangan ilmu
4. Nilai Kerakyatan sebagai dasar pegembangan ilmu
5. Nilai Keadilan sebagai dasar pengembangan ilmu

Pancasila sebagai dasar pengembangan ilmu harus di dasari dengan Nilai --nilai tersebut agar tujuan bangsa dapat tercapai dengan baik, jika tidak di dasari dengan nilai tersebut tujuan bangsa akan gagal & berakibat fatal untuk bangsa Indonesia...

Sumber referensi : https://www.google.com/amp/s/www.kompasiana.com/amp/nadyaputri/5e10154d097f366dbf765c35/pancasila-sebagai-dasar-pengembangan-ilmu