Khusus | A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z | SEMUA
Pos Luar Biasa
Pos luar biasa dibedakan dari sifatnya yang tidak lazim dan jarang terjadi. Sebelum SFAS 145 (yang berlaku efektif untuk tahun fiskal bulan Mei 2002) diberlakukan. Sebagian besar pos luar biasa merupakan keuntungan dan kerugian akibat bencana alam dan penyerahan aset. Walaupun demikian, proporsi perusahaan ΓÇôperusahaan yang melaporkan pos luar biasa telah mengalami penurunan yang signifikan.
Menurut standar akuntansi yang berlaku saat ini, hal inidikarenakan keuntungan dan kerugian yang berhubungan dengan penghapusan utang harus bersifat tidak lazim dan jarang terjadi (lihat pembahasan kita tentang persyaratan ini nanti) agar dapat diklasifikasikan sebagai pos luar biasa. Penjadwalan kembali utang umumnya tidak memenuhi kedua persyaratan tersebut.
Akuntansi Pos Luar Biasa
Seorang analis mungkin ingin mengevaluasi dampak perubahan akuntansi terhadap laba ekonomi dan laba tetap. Untuk mengestimasi laba tetap, analis dapat menggunakan angka yang dilaporkan berdasarkan metode yang baru dan mengabaikan dampak kumulatif. Sebaliknya, mengestimasi laba periode berjalan, dampak tahun berjalan maupun kumulatif ikut diperhitungkan.