Lewati ke konten utama
LMS IIB DARMAJAYA
  • Beranda
  • Kalender
  • Kategori
    Direktorat Pascasarjana Ilmu Komputer Ekonomi & Bisnis Desain, Hukum & Pariwasata IBI Kemahasiswaan
  • Panduan Penggunaan
    Panduan Dosen Panduan Mahasiswa SK Rektor Prihal E-learning SK Senat Prihal E-learning
  • Bantuan
  • Jadwal UJIAN
    Jadwal UTS Jadwal UAS
  • Selengkapnya
Masuk
LMS IIB DARMAJAYA
Beranda Kalender Kategori Ciutkan Memperluas
Direktorat Pascasarjana Ilmu Komputer Ekonomi & Bisnis Desain, Hukum & Pariwasata IBI Kemahasiswaan
Panduan Penggunaan Ciutkan Memperluas
Panduan Dosen Panduan Mahasiswa SK Rektor Prihal E-learning SK Senat Prihal E-learning
Bantuan Jadwal UJIAN Ciutkan Memperluas
Jadwal UTS Jadwal UAS
  1. Dasbor
  2. Technopreneur***|2|4SI-P1
  3. Pertemuan E - Learning X
  4. Proses bisnis Storytelling

Proses bisnis Storytelling

You are not enrolled in this course.
Syarat penyelesaian
Dibuka: Senin, 14 Juni 2021, 10:30
Ditutup: Senin, 14 Juni 2021, 12:00

Bidang Profesi  Digital Marketing  Marketing

Storytelling untuk Marketing, Kenali Pengertian dan Prosesnya di Sini

Diperbarui 05 Jun 2021 - Dibaca 6 mnt
 
Maulana AdiebA passionate Content Writer who studied Indonesian literature and enjoys learning about SEO.

Isi Artikel

  1.  Apa Itu Storytelling?
  2.  Mengapa Storytelling Sangat Penting?
  3.  Proses Storytelling

Saat ini, storytelling sudah menjadi sebuah komponen yang penting dalam melakukan marketing. Storytelling sendiri adalah kemampuan seseorang dalam membawakan cerita kepada pendengarnya.

Komponen ini tidak hanya bekerja saat kamu sedang membawakan cerita kepada orang-orang.

Lebih dari itu, storytelling dapat digunakan untuk memikat customer atau pengguna agar tertarik dengan produk atau layanan yang kamu tawarkan.

Tak heran, teknik ini sering digunakan oleh content writer, copywriter, bahkan product manager sekalipun.

Lalu, apa itu storytelling? Apa manfaatnya untuk kegiatan marketing di zaman sekarang? Jangan khawatir, Glints akan menjelaskannya kepadamu.

Apa Itu Storytelling?

storytelling adalah

© Freepik.com

Storytelling atau bercerita bukan hanya sekadar mendongeng atau menceritakan kisah. Lebih dari itu, storytelling menjadi sebuah alat yang penting bagi marketer untuk menarik customer atau pengguna.

Dilansir dari Hubspot, storytelling adalah proses menggabungkan fakta dan cerita untuk disampaikan kepada pengguna supaya mereka semakin tertarik dengan apa yang kita tawarkan.

Teknik atau kemampuan ini dapat kamu gunakan ketika sedang mempromosikan produk atau layanan lewat kata-kata ataupun cerita.

Sebagai contoh, kamu adalah seorang copywriter di salah satu perusahaan, kemudian hendak menjelaskan produk yang akan kamu tawarkan.

Storytelling hadir untuk memberikan bumbu yang lezat dari penjelasanmu supaya menciptakan hubungan antara pendongeng (copywriter) denggan pengguna atau customer.

Tidak hanya kata-kata, kamu juga bisa menggunakan teknik ini ketika sedang bercerita kepada klien terkait produk atau layananmu.

Klien tersebut pasti akan antusias mendengarkan penjelasanmu yang menggunakan teknik storytelling. Sebab, bercerita merupakan bahasa universal yang dapat dimengerti oleh semua orang.

Lebih luas lagi, storytelling juga bisa digunakan oleh designer dalam membuat design, dan sebagainya.

Baca Juga: Gali Ilmu dengan 5 Buku Copywriting Hasil Kurasi Glints!

Mengapa Storytelling Sangat Penting?

storytelling adalah

© Freepik.com

Ada beberapa alasan kenapa storytelling sangat penting dan bahkan harus diproritaskan dalam melakukan marketing.

1. Membangun koneksi dengan audiens

Menurut Forbes, storytelling adalah kemampuan dasar manusia yang dapat menyatukan dan membangun koneksi yang lebih kuat dengan orang lain.

Setiap cerita yang digunakan dalam marketing secara tidak langsung akan membangun koneksi dengan audiens lebih dalam.

Sebagai contoh, kamu ingin mempromosikan produk pakaian. Kamu bisa membuat serangkaian cerita mengenai seorang ayah yang rela menabung demi membelikan pakaian kepada anaknya, dan sebagainya.

Dengan begitu, ada rasa cinta dan kasih sayang yang tertanam di dalam strategi marketing-mu sehingga melekat dengan pengguna.

2. Metode yang kuat untuk belajar

Selain membangun koneksi dengan audiens, storytelling juga bisa menjadi metode yang kuat untuk belajar bagi marketer.

Untuk membuat storytelling yang menarik, kamu harus mencari tahu mengenai kehidupan konsumenmu, brand yang kamu tawarkan, serta tren yang sedang terjadi.

Secara tidak langsung, kamu akan terus belajar dari waktu ke waktu untuk menghasilkan storytelling yang bagus. Nantinya, kamu akan memahami apa yang diinginkan oleh pasar dan konsumen.

Baca Juga: Apa Saja Sih Strategi Email Marketing? Yuk, Simak Lebih Lanjut

Proses Storytelling

apa itu storytelling

© Freepik.com

1. Kenali audiens

Untuk membuat storytelling yang bagus, langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah mengenali audiens.

Dilansir dari Hubspot, untuk mengetahui audiens kamu dapat melakukan riset target pasar dan menentukan buyer persona-nya.

Dengan begitu, kamu akan mengetahui siapa yang akan mendengarkan ceritamu sehingga dapat menentukan bahasa yang tepat.

2. Tentukan pesan inti

Penting untuk menentukan pesan inti dalam cerita yang akan kamu sampaikan. Pasalnya, apabila terlalu panjang audiens juga akan merasa bosan.

Sebaiknya, ringkas waktu dan kata-kata serta tentukan pesan inti yang ingin disampaikan.

3. Tentukan call to action (CTA)

Setelah menentukan pesan inti, proses berikutnya dalam storytelling adalah menentukan call to action (CTA) yang akan digunakan.

Apa yang kamu inginkan dari pembaca? Apakah mereka harus berlangganan newsletter lewat email atau sebagainya?

Usahakan untuk menggunakan kalimat CTA yang halus dan persuasif agar pembaca tertarik untuk melakukannya.

4. Tulis dan bagikan

Setelah semuanya dirancang dengan baik, maka langsung tulis cerita apa yang ingin kamu sampaikan. Jangan lupa untuk membagikannya ke media sosial yang ada.

Baca Juga: Hobi Menulis? Yuk Pahami Perbedaan Antara UX Writer dan Copywriter

Itu dia penjelasan singkat mengenai storytelling. Tidak bisa dipungkiri, komponen yang satu ini harus diterapkan dengan baik oleh para marketer supaya dapat mengembangkan bisnis dalam jangka waktu yang panjang.

Kamu ingin mendapatkan informasi lainnya seputar marketing atau dunia kerja lainnya? Caranya gampang, lho! Cukup daftarkan dirimu secara gratis ke newsletter blog sekarang juga.

Jangan lupa untuk daftar, ya!

Sumber

  • The Ultimate Guide to Storytelling
  • 3 Reasons Why Storytelling Should Be A Priority For Marketers

Kembali ke 2020-2|Senin 10:30-12:00|IBI20217|Technopreneur***|2|4SI-P1|T|Bobby Bachry, S.Kom.,M.M.Si

Made with ❤️ by ICT CENTER - IIB DARMAJAYA

Dapatkan aplikasi seluler