Lewati ke konten utama

Garis besar topik
































      • Technopreneur 1

        Technopreneur: Pengertian, Contoh, Tujuan, dan Cara Menjadi Technopreneur

        Di era teknologi ini, seorang technopreneur memulai bisnisnya hanya dengan ide brainstorming. Dia mengidentifikasi praktik saat ini dan menilai beberapa ide baru untuk melakukan sesuatu yang berbeda.

        Seseorang yang berkecimpung dalam technopreneurship menciptakan produk atau solusi yang menggunakan solusi teknologi untuk mengubah cara melakukan sesuatu dengan cara yang ortodoks. Ini meningkatkan bagaimana kita telah melakukan sesuatu sebelumnya dan bagaimana itu harus dilakukan di masa mendatang.

        Berbagai jenis Pengusaha yang menjalankan usahanya di berbagai bidang sesuai dengan minatnya. Sama dengan entrepreneur, technopreneuradalah orang yang selalu mencari tahu peluang dan mengubahnya menjadi kenyataan dalam bentuk produk dan jasa untuk memaksimalkan keuntungan dan mengembangkan usahanya.

        Baca terus artikel ini untuk mengetahui pengertian technopreneur secara lebih mendalam:

        Pengertian Technopreneur

        Seperti yang diisyaratkan oleh istilah tersebut, ini adalah perpaduan dari dua kata seperti techno yang berarti ΓÇ£teknologiΓÇ¥ dan  Entrepreneur yang berartiΓÇ¥ ΓÇ£KewirausahaanΓÇ¥.

        Secara menyeluruh, ini adalah semacam wirausaha di bidang teknologi. Proses technopreneurship merupakan kombinasi dari kemajuan teknologi dan keterampilan kewirausahaan. Dalam transformasi produk dan layanan, bagian integral dari technopreneur adalah teknologi.

        Ini adalah generasi baru di bidang kewirausahaan. Jenis kewirausahaan ini cocok untuk orang yang cerdas, inovatif, paham teknologi, nafsu makan, dan bersemangat dalam perhitungan risiko. Technopreneurship mencapai tingkat kesuksesan berikutnya melalui kerja tim.

        Trilogi Technopreneurship

        Technopreneur trilogi

        Baca juga: Bisnis Manufaktur: Pengertian, Jenis, Proses dan Contohnya 

        Contoh Technopreneur

        Seperti yang didefinisikan oleh Collins Dictionary, ΓÇ£techpreneur adalah wirausahawan yang memulai dan mengelola bisnis teknologinya sendiri.ΓÇ¥

        Nama tersebut berasal dari tahun 1990-an dan perpaduan antara ΓÇ£teknoΓÇ¥ dan ΓÇ£pengusahaΓÇ¥ yang mengambil risiko yang diperhitungkan di dunia teknologi.

        Tahukah Anda siapa techpreneur itu? Berikut adalah contoh beberapa technopreneurship yang menjadi contoh.

        Elon Musk

        Miliarder Elon Musk telah dianggap sebagai Tech Geeks, yang merupakan CEO SpaceX, PayPal, dan Tesla. Lebih jauh, Elon Musk dikenal sebagai pioner dan dia telah membuang kesalahpahaman bahwa satu-satunya cara terbaik untuk memotong biaya bisnis adalah outsourcing.

        Elon Musk selalu menyemangati kelompok teknopreneur yang suka mengambil risiko.

        Bill Gates dan Steve Jobs

        Teknopreneur terkenal lainnya mencakup Bill Gates yang merupakan pendiri dan pemilik perusahaan pemenang penghargaan sepanjang masa, Microsoft. Tapi kita juga tidak pernah melupakan mendiang Steve Jobs.

        Tentu saja, film tentang Steve Jobs yang berjudul ΓÇ£Pirates of Silicon ValleyΓÇ¥ itu memberinya gelar technopreneur. Film biografi tentang pria itu menampilkan gambaran nyata dari dunia teknologi yang kita miliki saat ini.

        Ini melibatkan semua tindakan kreatif yang terlibat dalam pembangunan kerajaan korporat global, Steve Jobs, Apple Computer Corporation.

        Sangat menarik bisa mendapatkan technopreneur hebat pada saat bersamaan. Kedua perusahaan ini bersaing satu sama lain di masa lalu di berbagai acara. Pertarungan teknologi komputer dan perangkat lunak ini menarik untuk disaksikan.

        Baca juga: Tertarik Menjadi Bisnis Konsultan? Berikut Adalah Tips dan Contohnya

        Technopreneur 2

        Tujuan Technopreneurship

        Technopreneurship telah memainkan peran penting dalam penggunaan teknologi untuk memenuhi berbagai tujuan. Pertama, memudahkan orang untuk tetap berhubungan satu sama lain dan menghasilkan beberapa produk yang tidak dapat diprediksi serta solusi yang bermanfaat bagi banyak orang.

        Selain itu, Technopreneur juga memberikan manfaat lain bagi masyarakat dan bangsa yang memberikan kontribusi bagi pembangunan ekonomi dan manusia. Di sini, kita akan membahas pentingnya Technopreneurship bagi dunia dan banyak orang.

        1. Menciptakan Kesempatan Kerja

        Ketika memulai bisnis, maka ada peningkatan peluang kerja karena mereka membutuhkan tenaga kerja untuk menjalankan semua operasi bisnis.

        Dengan cara yang sama, technopreneurship menciptakan lapangan kerja dan membantu bangsa untuk memerangi masalah pengangguran. Ini meningkatkan tingkat lapangan kerja suatu perekonomian.

        2. Sumber Daya Lokal

        Berbagai sumber daya alam dan produktif tersedia yang dapat dimanfaatkan oleh setiap pengusaha untuk kesuksesan bisnis. Penggunaan sumber daya lokal meningkatkan nilainya dan mengurangi laju pemborosan sumber daya.

        3. Diversifikasi bisnis dan desentralisasi

        Seorang Pengusaha dapat mengetahui peluang bisnis dan menempatkannya di daerah yang sesuai termasuk daerah terpencil.

        4. Kemajuan teknologi

        Dengan menjadi technopreneur yang kreatif dan inovatif, mereka memainkan peran penting dalam bidang pemanfaatan serta perkembangan teknologi.

        5. Pembentukan modal

        Investasi merupakan bagian integral dari bisnis dan Pengusaha membutuhkan dana untuk memulai dan membawa bisnis mereka ke ketinggian yang baru. Mereka mengambil bantuan keuangan dari investor dan pemodal dan memanfaatkan investasi besar yang mengarah pada pembangunan ekonomi.

        6. Promosi kegiatan kewirausahaan

        Generasi muda mendapat kesempatan untuk bekerja dengan perusahaan technopreneurship tersebut dan mempelajari cara untuk mencapai kesuksesan. Ini juga menginspirasi rekan tim dan karyawan ini untuk tumbuh dan memulai perusahaan bisnis mereka juga.

        Baca juga: Cara Menentukan Harga Jual Sebuah Produk atau Layanan

        Bagaimana Cara menjadi Seorang Technopreneur yang Sukses?

        Istilah ΓÇ£TechnopreneurshipΓÇ¥ sangat umum akhir-akhir ini. Itu dipublikasikan sebagai hal hebat berikutnya dalam permulaan ekosistem. Sekarang, pertanyaan yang muncul adalah: bagaimana menjadi seorang teknopreneur?

        Anda harus tetap siap untuk menjelajahi area yang belum dipetakan. Ini tidak hanya terkait dengan mengeksplorasi ide-ide baru tetapi tentang mengambil risiko untuk menemukan sesuatu yang baru.

        Lebih sering, idenya mungkin tidak terdengar bagus pada awalnya tetapi dapat bekerja dengan cemerlang saat dijalankan. Jadi, bereksperimen adalah satu-satunya cara untuk mengetahuinya. Berikut adalah beberapa langkah bagaimana menjadi seorang Technopreneur.

        1. Bangun tim

        Technopreneurship adalah kombinasi antara keahlian teknis dengan bakat kewirausahaan. Namun, dasarnya tetap sama. Ketika Anda memiliki ide cemerlang, maka ini adalah waktu terbaik untuk mencari dukungan dan jika Anda tidak memiliki pengetahuan teknologi, maka rekrutlah orang yang paham teknologi.

        Jika Anda memiliki kecakapan di bidang teknologi, maka Anda membutuhkan pakar pemasaran. Ini bukan pertunjukan satu orang dan Anda selalu membutuhkan dukungan untuk mengubah ide menjadi kenyataan.

        2. Meningkatkan keterampilan pemecahan masalah

        Menjadi seorang Technopreneur Anda harus terus memecahkan masalah di setiap kesempatan. Terutama, di awal, Anda bisa mengatasi perubahan operasional, pendanaan, dan juga hambatan regulasi. Jadi, diperlukan kemampuan pemecahan masalah.

        Jika Anda gagal dalam rencana nyata, Anda harus membuat rencana sebelumnya dengan alternatif. Selain itu, ada juga kebutuhan untuk menganalisis biaya, waktu, tenaga, dan sumber daya yang dibutuhkan untuk berbagai jalan. Jangan lupa untuk menghitung keuntungan yang diharapkan.

        Baca juga: 15 Usaha Tanpa Modal dan Cara Sukses untuk Mengembangkannya 

        3. Keputusan tentang strategi akhir

        Pengambilan keputusan adalah keterampilan penting yang harus dimiliki setiap teknopreneur. Setelah mendapatkan perkiraan pro dan kontra semua opsi, Anda harus mengambil strategi terbaik yang hemat biaya serta layak secara komersial. Jangan membingungkan diri sendiri dengan mengubah rencana Anda berulang kali.

        Terakhir, tahap terakhir adalah mengimplementasikan ide seperti meluncurkan produk atau layanan atau platform yang telah Anda upayakan.

        Kerja keras bukanlah satu-satunya hal untuk menjadi seorang technopreneur, tetapi juga dibutuhkan keteguhan hati untuk mewujudkan suatu ide. Anda harus mengubah ide atau pendapat Anda untuk cara kerja yang inovatif, jika diperlukan.


      1. https://accurate.id/bisnis-ukm/technopreneur/

      • Definisi Technopreneurship

        technopreneurship adalah

        © Unsplash.com

        Dilansir dari 101entrepreneurshiptechnopreneurship adalah gabungan dari dua kata, yaitu technology dan entrepreneurship.

        Secara singkat, technopreneurship adalah entrepreneurship dalam bidang teknologi di mana keahlian yang dibutuhkan tak lagi hanya wirausaha,  tetapi juga pengetahuan akan teknologi mutakhir.

        Istilah ini bisa dibilang baru dan kian populer bersama dengan berkembangnya teknologi.

        Kalau kamu merasa seseorang yang cerdas, inovatif, suka teknologi, dan berani mengambil risiko, menjadi seorang technopreneur bisa jadi sesuai untukmu.

        Saat ini, istilah technopreneur dikenal bagi seorang pengusaha startup atau bisnis rintisan yang memanfaatkan teknologi sebagai basis bisnisnya.

        Menurut Entrepreneur, teknologi yang sedang sangat diminati dan terus diteliti adalah kecerdasan buatan, augmented reality, blockchain, the internet of things, 3D printing, big data, cloud computing, dan masih banyak lagi.

        Pentingnya Technopreneurship

        technopreneurship adlaah

        © Unsplash.com

        Di era teknologi ini, tentu technopreneurship adalah suatu hal yang tak mungkin lagi dianggap sepele.

        Technopreneurship memiliki peran penting dalam memanfaatkan teknologi untuk mempermudah berbagai tujuan.

        Beberapa manfaat yang membuat technopreneurship penting adalah sebagai berikut:

        1. Menciptakan lapangan kerja

        Bisnis startup yang semakin banyak bermunculan merupakan hasil dari technopreneurship.

        Startup-startup ini tentu menciptakan lapangan kerja baru karena kebutuhannya akan sumber daya manusia untuk mengoperasikan bisnis.

        Oleh karena itu, technopreneurship memiliki dampak besar dalam mengurangi jumlah pengangguran dan menyelesaikan masalah kesulitan menemukan lapangan kerja.

        2. Meningkatkan pemanfaatan sumber daya lokal

        Startup berbasis teknologi dapat menyelesaikan masalah-masalah yang ada di sekitar kita. 

        Contohnya, berbagai startup ojek dan taksi online yang menyelesaikan masalah kesulitan menemukan kendaraan umum.

        Dengan teknologi mereka, kini sangat mudah untuk memanggil kendaraan umum untuk transportasi sehari-hari.

        Startup tersebut pun tidak diragukan lagi telah menyerap banyak sumber daya manusia yang tergabung sebagai mitra dan memberikan mereka kesempatan akan kualitas hidup yang lebih baik.

        3. Diversifikasi dan desentralisasi bisnis

        Pemanfaatan teknologi mutakhir sebagai basis bisnis yang diciptakan seorang technopreneur mampu memberikan kesempatan bagi orang-orang tanpa peduli jarak.

        Kini, remote working atau kerja jarak jauh tak lagi asing dan justru semakin terfasilitasi.

        4. Perkembangan teknologi

        Technopreneurship adalah salah satu pendorong perkembangan teknologi serta inovasi. 

        Perusahaan-perusahaan yang diciptakan oleh technopreneur visioner terus menerus berusaha mengembangkan teknologi agar menjadi lebih efisien dan bermanfaat setiap harinya.

        5. Peningkatan ekonomi

        Dengan terbukanya lapangan baru, tentu saja technopreneurship dan bisnis berbasis teknologi adalah salah satu penyokong ekonomi negara.

        Perkembangannya yang cepat mengundang banyak investor yang memberikan suntikan dana sebagai bentuk dukungan bisnis masa kini yang bermanfaat.

        6. Mendorong kewirausahaan

        Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, technopreneurship adalah aplikasi entrepreneurship yang menitikberatkan penggunaan teknologi.

        Oleh karena itu, dengan terus berkembangnya technopreneurship, orang-orang akan semakin tergerak untuk juga berusaha memulai bisnisnya sendiri.

        Contoh Technopreneur

        technopreneur adalah

        © Unsplash.com

        1. Elon Musk

        Mungkin, Elon Musk adalah technopreneur paling relevan yang sangat terkenal saat ini.

        Elon Musk adalah CEO perusahaan SpaceX, PayPal, dan Tesla.

        Sosok ini adalah seseorang yang cukup revolusioner dan patut menjadi technopreneur panutan.

        Elon Musk adalah sosok pekerja keras yang bekerja hingga 80 jam seminggu.

        Ia tidak ragu untuk mengambil risiko dan selalu berusaha mengembangkan teknologinya agar dapat memberikan kepuasan lebih terhadap para konsumennya.

        Tak heran jika ia adalah seorang technopreneur yang berhasil meluncurkan roket ke luar angkasa.

        2. Nadiem Makarim

        Kamu pasti tak asing lagi dengan sosok yang satu ini.

        Nadiem Makarim adalah pendiri Gojek, yaitu startup transportasi online yang sangat terkenal.

        Kini, Gojek tak hanya beroperasi di Indonesia, tetapi juga di beberapa negara tetangga sekitar Asia Tenggara.

        Sosok technopreneur ini merupakan lulusan lulusan S2 Harvard Business School di Harvard University, Amerika Serikat.

        Usaha rintisan miliknya dimulai tahun 2010 berawal dari keresahan dirinya sendiri yang sulit mendapatkan ojek untuk berangkat kerja.

        Kemampuan problem solving atau pemecahan masalah technopreneur ini berbuah startup yang memudahkan hidup jutaan orang saat ini.

        3. Bill Gates

        Bill Gates adalah salah satu technopreneur yang paling terkenal di dunia sebagai orang terkaya selama beberapa tahun.

        Jiwa technopreneurship dalam dirinya bersama Paul Allen adalah awal dari terbentuknya perusahaan Microsoft yang mengubah dunia.

        Skill Penting Technopreneur

        skill technopreneur

        © Unsplash.com

        1. Kerja sama tim

        Sehebat apapun seorang technopreneur, rencana bisnisnya tidak akan bisa berhasil tanpa sebuah tim yang kompak.

        Sebuah tim dengan keahlian beragam yang relevan terhadap ide dan rencana bisnis merupakan aset utama sebuah bisnis teknologi yang sukses.

        2. Penyelesaian masalah

        Sebagai technopreneur, kamu akan sering menghadapi masalah.

        Oleh karena itu, kemampuan penyelesaian masalah yang baik adalah hal yang amat penting agar bisa menjadi technopreneur yang berhasil.

        Analisis biaya, waktu, sumber daya, dan lain-lain harus dilakukan berdasarkan data yang akurat agar hasil yang diperoleh maksimal.

        3. Pengambilan keputusan

        Proses penyelesaian masalah akan menghasilkan beberapa alternatif.

        Sebagai technopreneur, kamu harus bisa mengambil keputusan tepat untuk membuat strategi bisnis yang efektif serta mungkin untuk dilakukan.

        Demikianlah serba-serbi tentang technopreneurship yang bisa Glints paparkan.

        Apakah dengan memahami lebih dalam tentang hal ini kamu menjadi terdorong untuk memulai bisnis berbasis teknologi sendiri?

        Jika ya, tentu penting untuk memperkaya diri dengan lebih banyak skill yang dibutuhkan seorang technopreneur.

        Nah, kamu bisa intip kelas-kelas di Glints ExpertClass.

        Di Glints ExpertClass, kamu bisa memilih untuk bergabung di kelas yang dibawakan praktisi di bidang teknologi, bisnis, dan masih banyak lagi.


      • https://glints.com/id/lowongan/technopreneurship-adalah/#.YGEcO68zbcs

      • Contoh Studi Kelayakan Usaha Roti Goreng

        Studi kelayakan usaha merupakan analisa terhadap sebuah bisnis apakah kedepannya berpotensi menguntungkan atau tidak.

        Pada dasarnya, studi ini membahas mengenai konsep dasar mengenai faktor-faktor dalam bisnis apakah layak dijalankan pada sebuah pasar atau tidak. Hasil studi ini, bisa menjadi bahan pertimbangan meyakinkan atau tidaknya bisnis dijalankan.

        Bagi yang sedang ingin memulai usaha tertentu, pastinya kebingungan ingin mencari jenis usaha apa yang paling menguntungkan. Oleh karena itu, berbagai referensi mengenai studi kelayakan bisnis ini cukup membantu mereka.

        Selain itu, bagi para pencari investor, proposal ini juga bisa menjadi jalan mencari siapa yang mau ikut serta bekerja sama dalam usaha.

        contoh studi kelayakan usaha

        Studi Kelayakan Usaha Bisnis Roti Goreng

        Dalam artikel kali ini, kami akan membahas mengenai Contoh studi kelayakan usaha pada bisnis yang akan dirintis. Jenis usahanya adalah roti goreng, dan berikut ini contoh proposalnya.

        Analisa Studi Kelayakan Usaha Roti Goreng 

        Latar Belakang

        Sarapan merupakan suatu hal yang menjadi kewajiban sebelum menjalani pekerjaan atau aktivitas sehari-hari. Mengabaikan hal ini, dan tidak sarapan bisa membuat cepat menjadi lemas dalam bekerja dan kurang produktif.

        Bagi anak usia sekolah, sarapan akan membuat mereka punya cukup energi dan nutrisi yang diperlukan otak untuk mencerna materi pelajaran di sekolah.

        Selain dalam kuantitas yang cukup, gizi yang terkandung pada makanan haruslah bagus agar mampu mencukupi kebutuhan energi lebih lama. Salah satu Menu sehat yang bagus untuk sarapan yaitu roti goreng.

        Bisnis Roti Goreng

        Roti goreng merupakan varian menu sarapan yang sehat dan cukup mengenyangkan. Para mahasiswa di di sekitar kompleks Universitas Islam negeri Syarif Hidayatullah kerap kali mengabaikan pentingnya sarapan ini.

        Mereka akhirnya sarapan di kantin kampus yang tentunya roti goreng bisa jadi salah satu pilihan menu baik untuk sarapan.

        Bisnis roti goreng yang sedang dirintis ini masih secara rumahan. Izin resmi dari pemerintah sendiri masih belum didapatkan karena memang skalanya masih cukup kecil. Kedepannya, apabila usaha ini terus berkembang maka tentu segala legalitas akan dipenuhi secara bertahap.

        Rumusan Masalah

        • Apakah bisnis roti goreng menguntungkan?
        • Kapan bisnis roti goreng ini mengalami titik impas?
        • Bagaimana cara pemasaran usaha roti goreng ini?

        Tujuan

        Tujuan dari didirikannya usaha ini adalah sebagai berikut:

        • Memperoleh keuntungan
        • Membantu mahasiswa mendapatkan variasi menu sarapan di sekitar kampus
        • Sebagai solusi bisnis alternatif di tengah sulitnya mencari pekerjaan sekarang

        Luaran Yang Diharapkan

        Adapun kegunaan dari usaha ini yaitu sebagai berikut:

        • Memudahkan mahasiswa sekitar kampus memperoleh sarapan pagi sehat
        • Solusi bagi mahasiswa lainnya mendapatkan tambahan uang melalui usaha sampingan
        • Menumbuhkan komitmen dan tanggung jawab terhadap bidang usaha yang didirikan

        Gambaran umum rencana usaha

        Usaha roti goreng ini diharapkan dapat membantu mahasiswa mendapatkan makanan bergizi sebelum atau Pada saat jam perkuliahan.

        Saat tidak sempat sarapan di rumah atau kos-kosan, mengkonsumsi roti goreng akan jadi pilihan yang cukup baik. Dengan jumlah mahasiswa di kampus UIN capai ribuan orang, potensi usaha roti ini cukup menjanjikan.

        Selain kami menjajakannya secara langsung kepada mahasiswa maupun warga sekitar kampus, terbuka juga bagi siapapun yang ingin membantu berjualan dengan sistem komisi.

        Aspek Pemasaran

        Target pasar utama dalam usaha ini adalah mahasiswa yang ada di kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

        Pemasarannya bisa dilakukan dengan door to door, membuka stand, atau menitipkan pada mahasiswa yang memang ingin bekerjasama. Adapun analisis SWOT usaha ini adalah sebagai berikut :

        Strength ;

        • Pemasaran menarik menggunakan pesan berantai WhatsApp, membuka stand menarik di acara-acara kampus, atau dengan langsung mendatangi mahasiswa ke kos-kosannya
        • aBelum ada usaha sejenis di kampus tersebut

        Analisis weakness atau kelemahan usaha adalah sebagai berikut :

        • Produknya baru dan belum banyak dikenal sehingga perlu promosi lebih gencar
        • Bahan roti goreng tidak kuat lama sehingga produksi dan penjualan tidak boleh terlalu lama jedanya.

        Opportunity atau kesempatan Dalam usaha roti goreng ini yaitu sebagai berikut :

        • Dapat membuka cabang lain saat usaha sudah stabil
        • Memperbanyak varian roti jika produksi hariannya sudah banyak

        Threat atau ancaman dalam bisnis roti goreng ini sebagai berikut:

        • Para customer yang bosan dengan rasa roti itu-itu saja sedangkan jumlah produksi masih terbatas
        • adanya pedagang lain yang juga menjual sarapan meskipun bukan dengan makanan yang serupa

        Aspek Teknis

        Karena usaha roti goreng ini masih berskala kecil maka sumber daya manusia yang  mengelolanya tidak terlalu banyak. Bahan baku untuk membuat roti dipersiapkan dengan cara membelinya secara rutin agar kesegaran bahan tetap terjaga.

        Pembuatan roti dilakukan di di pagi hari sebelum mahasiswa atau warga sekitar kampus memulai aktivitasnya. Roti kemudian dibungkus dengan kemasan menarik menggunakan merek dagang.

        Jadwal Kegiatan Usaha

        NoKegiatanKegiatan Minggu ke
        123456
        1Riset PasarXX
        2PromosiXXX
        3PenjualanXXXX
        4EvaluasiX

        Contoh studi kelayakan usaha ini rencananya akan dimulai pada 1 Agustus 2020. Dimulai dengan melakukan riset pasar terlebih dahulu.

        Setelah beberapa waktu mengamati pola makan konsumen, tercetuslah ide bisnis roti goreng ini. Promosi produk akan dilakukan di minggu ke 2, 3 dan ke 4.

        Setelah promosi dilakukan dara cukup gencar, bulan ke-3 sampai ke-6 dilakukan produksi dan penjualan. Pada bulan ke-6 juga akan dilakukan evaluasi seputar kendala apa yang dihadapi.

        Aspek Biaya

        Sumber dana usaha berasal dari kantong pribadi dari owner dan beberapa rekan. Rincian biaya untuk bisnis ini adalah sebagai berikut.

        Rincian Biaya Bulanan

        Biaya PemasaranPulsa50000
        Biaya ProduksiBiaya bahan baku200000
        Biaya alat produksi100000
        Biaya operasionalGaji karyawan200000
        Listrik50000
        Total600000

        Estimasi Pendapatan

        Perhitungan estimasi pendapatan dari usaha roti goreng ini sebagai berikut:

        • Pendapatan per hari 10 roti x 5.000 = 50.000
        • Keuntungan per roti 5.000, jadi keuntungan per hari = 50.000
        • Estimasi keuntungan perbulan dengan hari kerja 22 hari x 50.000 =  1.100.000

        Apabila menggunakan perhitungan di atas, estimasi keuntungan lainnya adalah Rp1.100.000. Itu adalah estimasi penjualan minimal dan tergantung beberapa faktor misalnya musim hujan atau libur kuliah.

        Estimasi Titik Impas

        Analisis titik impasnya dari usaha ini adalah dihitung dari pendapatan atau keuntungan dibagi dengan model usaha yang diperlukan.

        Perhitungan sederhananya sebagai berikut. Pendapatan / modal = 1.100.000 / 60.000 = 1,8 bulan atau dibulatkan menjadi 2 bulan.

        Kesimpulan

        Dari contoh studi kelayakan usaha diatas dapat disimpulkan bahwa usaha roti goreng sudah cukup layak dijalankan.

        Modal awal yang murah, bahan baku yang mudah diperoleh serta target pasar yang sudah ada membuat usaha roti goreng ini bisa berpotensi jadi besar dengan cepat.

        Lebih dari itu, kelancaran usaha ini juga tergantung kerjasama dari berbagai pihak.

        Demikianlah Contoh studi kelayakan usaha roti goreng. Contoh di atas bisa anda aplikasikan juga pada berbagai jenis usaha lainnya, terutama di  bidang kuliner.

        Semoga artikel ini bermanfaat dalam memperkaya referensi seputar studi kelayakan usaha.





      • https://mojokbisnis.com/contoh-studi-kelayakan-usaha/

        • ide dan peluang usaha 1

          Ide dan Peluang Usaha: Perbedaan dan Contohnya

          Sebagai salah satu dari sekian banyak alasan mengapa bisnis baru gagal adalah mereka seringkali menghadapi kebingungan tentang dua istilah yang sangat penting bagi mereka: ide dan peluang usaha. Apa perbedaan antara kedua istilah ini?

          Kedua istilah tersebut banyak digunakan dalam proses pengembangan bisnis oleh seorang pengusaha. Namun, yang perlu diperhatikan adalah seringkali bisnis dimulai hanya dengan ide, dan mereka tidak mengubahnya menjadi peluang usaha yang nyata. Karena itu, banyak bisnis yang gagal saat mereka baru dalam tahap memulai

          Penderitaan ini dimanifestasikan melalui kurangnya pelanggan atau karena kekurangan uang untuk mendanai operasi bisnis normal.

          Pengusaha adalah orang yang dapat melihat peluang, saat semua orang melihat masalah mereka menghasilkan ide dari hal tersebut. Itulah keuntungan paling signifikan dari seorang wirausahawan.

          Untuk mengetahui secara mendalam perbedaan dan contoh ide dan peluang usaha, baca terus artikel ini:

          Apa Bedanya Ide dan Peluang Usaha

          Banyak perusahaan sukses terlahir dari mereka yang mampu mengidentifikasi masalah atau kebutuhan yang ada di pasar secara baik.

          Namun di sisi lain, banyak juga perusahaan berhasil yang merupakan hasil dari masalah pribadi seorang wirausahawan yang membawanya dalam situasi frustasi sehingga memunculkan satu atau lebih ide bisnis. Tapi, situasi frustasi pada saat itu hanya diketahui olehnya. Hanya dia yang merasakan frustrasi dari masalahnya.

          Adakah ada orang lain selain pengusaha tersebut yang menemukan dirinya dalam situasi frustasi yang sama?

          Jika jawabannya tidak, meskipun ide bisnis ini adalah ide brilian, namun itu bukanlah peluang bisnis yang siap untuk bisnis yang sukses. Jadi poinnya adalah, ide bisnis dan peluang bisnis adalah dua hal yang berbeda.

          Di sisi lain, jika jawabannya ya, maka perlu dicek apakah ide bisnis tersebut merupakan peluang bisnis yang sangat baik. Ingatlah, Anda perlu memvalidasi setiap ide bisnis Anda sebelum bisa menjadi peluang bisnis.

          Peluang bisnis = Validasi Ide Bisnis = Ide Bisnis + Kebutuhan Pasar

          Jadi ide bisnis adalah:

          • Dirasakan secara pribadi hanya oleh pengusaha,
          • Berdasarkan rasa frustrasi pengusaha mereka sendiri,
          • sebuah inovasi oleh pengusaha.

          Namun, apakah sebuah ide bagus hanya karena itu bagus untuk Anda? Mungkin tidak. Dalam dunia bisnis ada satu prinsip fundamental, yaitu:

          Jika seorang wirausahawan secara pribadi mengetahui setidaknya 10 orang lain yang cukup bersemangat untuk membeli produk atau layanan sebagai hasil dari ide bisnis, dengan harga yang pantas dan kondisi lainnya, mungkin di pasar ada ratusan, ribuan atau jutaan pelanggan potensial yang akan membeli produk dan layanan yang sama jika mereka mengetahuinya.

          Jadi, jika Anda ingin mengubah ide usaha Anda menjadi peluang usaha, Anda perlu melibatkan orang lain dalam prosesnya. Orang itu adalah pelanggan. Tidak cukup hanya memiliki ide bisnis. Anda perlu melakukan banyak hal tambahan.

          Baca juga: Apa itu Bisnis Dropshipping dan Bagaimana Cara Memulainya? 

          Kriteria Apa yang Dibutuhkan untuk Mengubah Ide Menjadi Peluang Usaha?

          Sebuah ide bisa menjadi peluang bisnis hanya jika memenuhi semua kriteria berikut:

          • Ide bisnis menarik bagi pelanggan.
          • Pelanggan dapat membeli produk dan layanan yang dihasilkan dari ide bisnis tertentu.
          • Seorang wirausahawan dapat mengubah ide bisnis tertentu menjadi produk atau layanan pada bisnis

          Jika idenya tidak menarik bagi calon pelanggan, itu bukan ide bisnis yang bagus. Oleh karena itu, Anda perlu memeriksa apakah di pasaran ada kebutuhan nyata tentang produk atau jasa yang Anda hasilkan pada ide awal Anda.

          Di sisi lain, jika ide bisnis menciptakan produk atau jasa yang mahal, calon konsumen tidak mampu membelinya. Hal ini juga merupakan ide yang kurang bagus, terutama sekarang, dimana daya beli sedang menurun.

          Dan terakhir, Anda sebagai wirausahawan perlu menerapkan ide bisnis, dan Anda harus memiliki pengetahuan dan keterampilan khusus untuk mewujudkannya dalam praktik usaha yang baik.

          Baca juga: Peluang Bisnis yang Menjanjikan Paska Pandemi

          ide dan peluang usaha 2

          Contoh Perusahaan yang Berhasil Merealisasikan Ide Menjadi Peluang Usaha

          AirBnb

          Airbnb adalah marketplace yang memungkinkan orang untuk mendaftar, menemukan, dan menyewa akomodasi seperti kamar tunggal, apartemen, rumah  dengan biaya murah.

          AirBnb berangkat dari ide bahwa wisatawan memerlukan kamar murah untuk mereka menginap, dan banyak warga lokal yang memiliki kamar yang tidak digunakan dan berpotensi menjadi penghasilan.

          AirBnb telah menjadi aakomodasi terbesar di dunia tidak memiliki satu kamar pun. Airbnb tidak menyewakan akomodasi dari tuan rumah tetapi hanya menyampaikan antara penawaran dan permintaan.

          Model bisnis mereka dibangun atas keyakinan kuat bahwa pemilik rumah bersedia menyewakan ruang kosong kepada orang asing.

          Gojek

          Kemacetan di Jakarta adalah hal yang sangat melelahkan bagi sebagaian besar orang. Salah satu alternatif jasa transportasi unggulan yang biasa dipakai adalah ojek.

          Namun dahulu, ojek masih salah salah satu jenis transportasi yang masih dipandang sebelah mata. Mulai dari mematok harga yang mahal, alasan keamanan, atau lainnya. Namun dengan kehadiran Gojek, ojek online menjadi salah satu jenis transportasi yang sangat diiminati.

          Nadiem Makarim selaku pendiri Gojek, mengaku sebagai pengguna setia ojek. Jasa transportasi roda dua tersebut menjadi andalannya dalam menembus macet lalu lintas Jakarta.

          Hal ini dilandasi pula oleh pengamatannya bahwa dalam bisnis ojek terdapat semacam ΓÇ£inefisiensi pasarΓÇ¥. ΓÇ£Sering kali saat tidak dibutuhkan ada banyak (ojek) yang nongkrong, ketika butuh malah tidak ada,ΓÇ¥ katanya.

          Saat ini sendiri Gojek menyandang perusahaan decacorn dan telah menjadi superApp yang menghadirkan solusi menyeluruh untuk berbagai kemudahan seperti GoFood, GoClean, Gotix dan masih masih banyak lagi.

          Baca juga: Cara dan Strategi untuk Berbisnis Online yang Sukses

          Tesla

          Kebutuhan bahan bakar fosil terus meningkat dan memberikan dampak yang tidak baik untuk bumi menjadikan ide bagi Tesla untuk mengembankan kendaraan listrik yang lebih ramah.

          Tesla Motors, Inc. adalah perusahaan otomotif dan energi Amerika yang merancang, memproduksi, dan menjual mobil listrik, komponen powertrain kendaraan listrik, dan produk baterai.

          Tujuan mereka adalah untuk mempercepat munculnya transportasi berkelanjutan dengan membawa mobil listrik pasar massal yang menarik ke pasar dan membawa dampak yang lebih baik pada dunia.

          Dengan menawarkan berbagai layanan berkualitas tinggi, Tesla membuat penggunaan mobil listrik menjadi mudah dan tidak rumit.

          Pengalaman positif ini mengarah pada fakta bahwa 9 dari 10 pelanggan akan merekomendasikan mobil Tesla yang telah mereka gunakan. Untuk meningkatkan pertumbuhan lebih lanjut, Tesla telah berinvestasi besar-besaran dalam infrastruktur mereka, dan yang terbaru tersirat kabar bahwa mereka akan membangun pabrik di Indonesia.

          Wikipedia

          Wikipedia adalah ensiklopedia berbasis online gratis yang membantu meningkatkan pengetahuan umum. Ini memungkinkan penggunanya untuk mengedit hampir semua artikel yang dapat diakses.

          Ini adalah karya referensi umum terbesar dan terpopuler di Internet dan termasuk di antara sepuluh situs web paling populer.

          Idenya adalah perusahaan mampu memotivasi komunitas besar untuk berpartisipasi dalam proyek tanpa menawarkan keuntungan finansial. Dengan kontribusi komunitas online, Wikipedia menjamin kualitas artikel.

          Baca juga: 10 Tips Berharga untuk Menjadi Wiraswasta yang Sukses

          Kesimpulan

          Ide dan peluang usaha adalah hal penting dan berjalan beriringan. Pastikan ide usaha yang Anda rancang memiliki audiens yang tertarik dengan ide tersebut, sehingga menjadi peluang usaha yang berkelanjutan dan menguntungkan.

          Jika bisnis sudah berjalan, pastikan juga Anda memiliki sistem akuntansi yang akan memudahkan Anda dalam melakukan pemantauan keuangan bisnis, pengelolaan stok, pembuatan laporan keuangan dan masih banyak lagi.

          Hindari proses pembukuan manual. Selain memakan waktu, melakukan pembukuan manual juga sangat rentan pada kesalahan pencatatan yang akan membuat bisnis Anda merugi. Sebagai solusinya, Anda bisa mencoba menggunakan software akuntansi yang mudah digunakan dan memiliki fitur yang sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda seperti Accurate Online.

          Accurate Online adalah software akuntansi berbasis cloud yang sudah dipercaya oleh lebih dari 300 ribu pengguna dari berbagai jenis bisnis di Indonesia dan telah dikembangkan sejak 20 tahun lalu.


        1. https://accurate.id/bisnis-ukm/contoh-dan-perbedaan-ide-dan-peluang-usaha/

        2. Jelaskan ide apa yang anda ketahui mengenai usaha bisnis yg tidak terlalu membutuhkan modal besar dan berikan contoh !

        3. bobby bachry is inviting you to a scheduled Zoom meeting.

          Topic: Pertemuan IV & V Technopreneur : 4SI-P1
          Time: Apr 19, 2021 10:30 AM Jakarta

          Join Zoom Meeting
          https://us05web.zoom.us/j/83101185839?pwd=b2V5bFgwTVBSaVhtMnlBc2NHbDR4QT09

          Meeting ID: 831 0118 5839
          Passcode: fcTYe5

        • Kenali 22 Model Bisnis yang Perlu Diketahui Startup!

          Sebelum memulai bisnis, Anda tentunya butuh strategi. Banyak strategi yang harus dilakukan misalnya analisis SWOT, membuat business plan hingga mengenali model bisnis untuk menentukan strategi harga. Bagi para startup (istilah bagi perintis usaha), mengenali model bisnis bukanlah hal yang boleh dilewatkan.

          Apa itu Model Bisnis?

          Model bisnis sendiri adalah struktur atau konsep bagaimana sebuah produk dilihat oleh konsumen. Dengan model bisnis, konsumen dapat mengetahui bagaimana produk Anda dapat diproduksi hingga ke tangan mereka sehingga dapat membentuk persepsi nilai konsumen.

          Saat ini banyak sekali model bisnis yang dapat Anda terapkan. Menetapkan model bisnis sama saja dengan bagaimana Anda menetapkan nilai dan harga produk Anda kepada konsumen.

          Model bisnis didasari tiga hal: createsell, dan consumer perceive

          Salah satu contoh model bisnis yang sederhana adalah ketika Anda mengunduh sebuah game gratis dan di dalamnya ada in-app purchase. Nah, hal ini termasuk contoh model bisnis dan banyak digunakan oleh produk-produk digital seperti games. Lalu apa lagi contoh model bisnis lainnya? Simak artikel ini!

          Baca juga: Mengenal Metode Penetapan Harga Cost Plus Pricing Method dan Cara Menghitungnya

          Subscription (Langganan)

          Model bisnis yang pertama adalah berlangganan. Bisnis model ini biasanya ditujukan bagi konsumen yang memilih untuk mengeluarkan uangnya lebih banyak pada satu produk tertentu. Model berlangganan juga biasanya berdasarkan waktu misalnya satu hari, satu minggu, satu bulan atau satu tahun dan juga dibagi dengan paket kelas ekonomi misalnya paket basic, premium, atau professional. Contoh model bisnis langganan adalah: platform hiburan digital.

          Freemium

          Model bisnis ini dahulu lebih dikenal dengan razor-razorblade model karena pencetusnya adalah perusahaan pencukur bulu dengan menjual gagang pencukur bulu dan pisau cukurnya secara terpisah. Dimana gagang pencukurnya diberikan secara gratis sedangkan pisau cukurnya ditebus dengan harga tertentu.

          Model freemium adalah dimana Anda pada awalnya dapat mendapatkan produk tersebut secara gratis namun dengan keterbatasan fitur. Anda dapat mengakses fitur  secara penuh dengan membeli produk tersebut. Model bisnis ini sering dijumpai pada produk digital misalnya saja pada game. Anda dapat mengunduh game A gratis namun dengan akses terbatas.

          Crowdsourcing

          Model bisnis crowdsourcing mengandalkan konsumennya untuk berpartisipasi dalam membuat dan mendesain produk. Bisnis crowdsourcing juga bisa dikatakan kombinasi dari beberapa user yang kemudian memberikan satu solusi lengkap dalam satu produk. Contoh model crowdsourcing adalah: Shutterstock, Wikipedia, dan aplikasi kursus online.

          IT Service

          Model bisnis ini biasa juga dilakukan oleh startup dan berfokus pada pengembangan software dan aplikasi. Model ini terbagi menjadi tiga yaitu SaaS, PaaS, dan IaaS. pertama adalah software as a service (SaaS), dimana perusahaan pengembang secara penuh mengelola produk yang ditawarkan. Contoh: Software dan aplikasi absensi.

          Platform as a Service (PaaS), sedikit berbeda dengan SaaS dari segi penggunaannya. Dimana pembeli membeli secara penuh teknologi tersebut dan perusahaan yang menjual sebagai pengolah, penyedia dan penyimpan data.

          Sedangkan Infrastructure as a Service (IaaS) adalah dimana perusahaan penyedia atau penjual hanya menyediakan server untuk penyimpanan data.

          Peer-to-Peer

          Model bisnis berbasis internet dan terdesentralisasi dimana penjual dan pembeli dapat berinteraksi langsung tanpa ada pihak ketiga. Model bisnis ini sering ditemukan oleh pebisnis individu atau penjual barang bekas di sosial media.

          Online Marketplace

          Model bisnis internet yang sangat populer saat ini. Dimana satu pihak tertentu menyediakan lapak online berskala besar dan diisi oleh beragam dan banyak penjual. Contoh online marketplace adalah alibaba untuk barang, dan dribble untuk produk digital atau logo.

          Affiliate marketing

          Affiliate marketing adalah istilah modern dan canggih dari makelar. Model bisnis ini sudah ada sejak lama dan masih populer hingga sekarang. Contoh dari model ini adalah ketika Anda memiliki usaha wedding organizer dan kepada konsumen, Anda menawarkan paket catering dan juga tata rias yang dikelola pebisnis lain lewat bisnis wedding organizer yang sedang Anda jalankan.

          High Touch

          Model bisnis dimana interaksi langsung sangat berpengaruh. Bisnis ini membutuhkan sentuhan manusia langsung dan tidak bisa tergantikan dengan pihak ketiga. Model high touch Misalnya saja jasa penyelenggaraan event, salon, terapis, atau penyedia jasa perbaikan alat.

          Low Touch

          Berbeda dengan high touchlow touch adalah model bisnis yang tidak memerlukan interaksi langsung manusia dalam menjual produk. Perusahaan low touch biasanya hanya akan berfokus pada pengembangan teknologi. Contoh perusahaan low touch: Google

          Dropship

          Model bisnis ini dimana si penjual tidak memiliki produk dan peran penjual hanya sebagai pintu transaksi atau menyimpan barang siap jual saja. Sedangkan produk aslinya dimiliki oleh produsen atau supplier. Metode bisnis dropship adalah dimana ketika dropship mendapat pesanan, maka produsen atau supplier segera menyiapkan barang sesuai pesanan.  Biasanya model bisnis dropship dilakukan oleh para perintis usaha (startup) karena mudah dilakukan tanpa modal.

          Baca juga: Strategi Penetapan Harga Menu bagi Bisnis Restoran

          Agency-Based

          Model bisnis kerjasama dimana perusahaan menyediakan jasa pada bidang-bidang supporting-product perusahaan seperti iklan, jasa pengembang SDM, dan event. Perusahaan agensi akan bekerjasama dengan perusahaan-perusahaan yang membutuhkan jasa-jasa untuk mendukung core-product mereka.

          Data Selling (Jual Data)

          Saat ini industri sangat tergantung dengan data. Oleh karena itu banyak perusahaan yang mulai ΓÇ£menjualΓÇ¥ data kepada perusahaan lain sebagai sumber potensi pasar. Penjualan data inilah yang melahirkan personalized selling. Dimana seringkali konsumen mendapatkan produk tanpa harus mencarinya.

          Aggregator 

          Model bisnis ini bisa dikatakan baru dimana sebuah perusahaan dengan sekaligus menjual beragam layanan produk yang lebih niche dalam satu brand perusahaan. Model bisnis aggregator yang saat ini bisa kita jumpai adalah ojek online yang juga menyediakan ragam layanan seperti e-wallet, kurir, dan pengiriman makanan.

          Model bisnis dimana perusahaan mengandalkan jasa pelapakan iklan sebagai pemasukannya. Biasanya model ini dimiliki oleh media digital seperti YouTube, The Guardian, Forbes dimana konten mereka dapat diakses secara gratis namun disisipi dengan iklan.

          Franchise

          Nama lain model ini adalah waralaba. Model bisnis ini cukup populer di Indonesia. Sistem model ini adalah dimana pewaralaba (franchisor) menjual dan memberikan sebagian hak atau merek dagang ke penerima waralaba (franchisee). Franchisee membeli merek dagang, bahan, dan juga peralatan yang dimiliki oleh franchisor. Peran franchisor kepada franchisee juga berupa pelatihan agar standar kualitas sama dengan produk yang diberikan pewaralaba.

          Brick and Mortar

          Brick and mortar adalah model bisnis tradisional dimana penjual, retailer, produsen besar, dan konsumen berinteraksi langsung face-to-face di tempat transaksi seperti pasar, toko, atau tempat produksi langsung. Biasanya produk yang dijual dengan model brick and mortar adalah produk yang tidak bisa bertahan lama.

          Brick and Click

          Sedikit berbeda dari brick and mortar, model bisnis brick and click adalah model dimana transaksi dapat dilakukan secara online dan offline. Transaksi dapat dilakukan di tempat transaksi seperti toko dan juga dapat dilakukan melalui online seperti website dan media sosial. Contoh dari model ini adalah pakaian distro.

          e-Commerce

          Jika transaksi brick and click dapat dilakukan secara offline dan onlinee-Commerce adalah model bisnis dimana transaksi dilakukan secara penuh melalui daring atau online. Penjual sama sekali tidak menjual barang dagangannya secara langsung atau offline.

          Nickel and Dime

          Nickel and Dime adalah model bisnis yang menggunakan manajemen pendapatan atau yield management. Dimana perusahaan akan lebih berfokus pada pendapatan dibanding layanan lainnya. Pebisnis nickel and dime berfokus pada konsumen yang sangat sensitif terhadap harga. 

          Pebisnis nickel and dime biasanya menargetkan pasar yang lebih niche dan seringkali melakukan trade-off saat menetapkan harga. Dimana guna mendapatkan pendapatan maksimal, perusahaan akan menurunkan harga serendah mungkin dengan mengurangi kualitas produk. Contoh model nickel and dime adalah perusahaan penerbangan berbiaya murah atau produsen mobil murah.

          Manufacturer (Usaha Pabrikan)

          Usaha pabrikan adalah dimana produsen langsung menjual barang jadi kepada konsumen atau makelar. Contoh usaha yang menjual produk langsung: alat-alat kantor dan perkakas produksi.

          Distributor

          Model ini dimana penjual membeli langsung produk ke produsen (manufaktur) dan menjual kembali ke retailer. Contoh distributor: dealer mobil.

          Retailer

          Retailer adalah pengusaha yang menjual produk kepada konsumen yang barangnya berasal dari distributor atau grosir.

          Baca juga: Kenali VUCA untuk Identifikasi Strategi Bisnis Anda

          Itulah model bisnis dasar yang perlu diketahui startup. Bagi Anda yang ingin merintis usaha, pastikan Anda dapat menyesuaikan dengan produk yang Anda akan jual, apakah produk Anda berupa digital, layanan teknologi dan informasi, layanan jasa, atau produk jadi.

          Anda juga perlu ingat kembali bahwa mengidentifikasi dan mengaplikasikan model bisnis tertentu juga merupakan cara yang baik untuk mendapatkan konsumen yang tepat sesuai produk Anda.  Pastikan juga Anda menggunakan software akuntansi sebagai sarana kemudahan Anda dalam mengular bisnis dan tentunya membantu Anda dalam mengatur dan membuat laporan keuangan.

          Jurnal sebagai software akuntansi yang sudah dipercaya banyak perusahaan untuk mengatur keuangan bisnis. Dengan Jurnal Anda dapat membuat customized invoice,mengecek dan menghitung stok barang, membuat laporan keuangan, dan juga rekonsiliasi bank. Temukan fitur terbaik Jurnal di sini

        • https://www.jurnal.id/id/blog/kenali-22-model-bisnis-yang-perlu-diketahui-startup/

        • Pengertian Business Plan, Tujuan, Manfaat, dan Langkah-Langkah Membuat Business Plan Lengkap

          By Posted on 

          Pengertian Business Plan, Tujuan, Manfaat/Fungsi, dan Langkah-Langkah Membuat Business Plan Lengkap ΓÇô Business Plan atau Perencanaan Bisnis merupakan pernyataan formal yang berisi tujuan berdirinya sebuah bisnis, alasan mengapa pendiri bisnis tersebut yakin tujuan tersebut bisa dicapai dan juga strategi atau rencana apa yang akan dijalankan guna mencapai tujuan tersebut. Rencana bisnis juga bisa mengandung informasi mengenai latar belakang organisasi atau tim yang bertanggung jawab untuk memenuhi tujuan itu.

          Pengertian Business Plan Menurut Para Ahli

          Hisrich dan Peters (1995:113)

          Menurut Hisrich dan Peters, The business plan is a written document prepared by the entrepeneur that describe all the relevant external and internal elements involved in starting a new venture. It is often an integration of functional plans such as marketing, finance, manu­facturing and human resources.

          Max Coulthard, Andrea Howell dan Geoff Clarke (1999:3)

          Menurut Max Coulthard, Andrea Howell dan Geoff Clarke, Business plan is a detailed study of the organizationΓÇÖs activities, which highlights where the organization has been, where it is owe and where it might get to in the future, and incorporates an action program to achieve these results. ()

          Megginson (2000)

          Menurut Megginson, Business plan adalah suatu rencana tertulis yang memuat mini dan tujuan bisnis, cara kerja dan rincian keuangan/permodalan susunan para pemilik dan manajemen dan bagaimana cara mencapai tujuan bisnisnya.

          Bygrave (1994: 114)

          Menurut Bygrave, Business Plan adalah suatu dokumen yang menyatakan keyakinan akan kemampuan sebuah bisnis untuk menjual barang atau jasa dengan menghasilkan keuntungan yang memuaskan dan menarik bagi penyandang dana.

          Tujuan Business Plan

          Adapun tujuan dibuatnya rencana bisnis yaitu:

          • Untuk mempertajam rencana-rencana yang telah ditetapkan atau rencana yang diharapkan.
          • Untuk mengetahui arah dan tujuan perusahaan.
          • Sebagai cara untuk mencapai sasaran yang ingin dicapai.
          • Sebagai alat untuk mencari laba dari pihak ketiga seperti investor, bank atau lainnya.

          Manfaat Business Plan

          Terdapat beberapa manfaat atau fungsi business plan, berikut ini adalah manfaat business plan yang perlu diketahui pentingnya business plan bagi wirausaha:

          1. Untuk Mengawali Sebuah Bisnis atau Usaha

          Bussiness plan berfungsi untuk merancang stategi dan rencana awal bisnis. Sebuah bisnis akan sulit berkembang apabila dijalankan tanpa rencana ataupun rancangan bisnis. Untuk itu sangatlah penting bagi seorang wira usaha untuk menyusun sebuah rencana bisnis agar bisnis yang ditekuni lebih terarah dan terorientasi dengan benar dan dapat mencapai kesuksesan.

          2. Untuk Mencari Sumber Dana

          Rencana bisnis yang telah disusun bermanfaat untuk mendatangkan pihak ketika seperti investor, bank atau yang lainnya yang akan membantu bisnis yang dijalankan. Artinya, rencana bisnis yang sudah dibuat dapat menjadi semacam proposal atau pelengkap proposal yang akan membantu mendapatkan modal usaha.

          3. Membuat Bisnis Lebih Fokus dan Terarah

          Seorang pebisnis perlu menyusun sebuah business plan atau rencana dan rancangan bisnis agar nantinya bisnis yang akan dijalankan akan lebih fokus dan terarah dalam menentukan jenis bisnis, modal, strategi bisnis serta jenis pemasaran yang akan digunakan.

          4. Memprediksi Masa Depan

          Business plan juga dapat digunakan untuk memprediksi masa depan bisnis yang kan dijalankan. Sebab, saat menyusun rencana bisnis, maka akan terlihat gambaran jangka pendek, menengah dan panjang bagi bisnis yang akan dijalankan.

          5. Untuk Menaikkan Level Bisnis

          Business plan juga dapat menaikkan level bisnis yang sedang dijalankan. Rencana dan rancangan bisnis yang disusun dengan baik akan membuat gairah tersendiri bagi pebisnis untuk menjalankan usaha mereka.

          Langkah-Langkah Membuat Business Plan

          Adapun langkah-langkah yang harus dilakukan untuk membuat sebuah business plan

          1. Mengenal Bisnis Yang Akan Dijalankan
          Langkah pertama perlu dilakukan untuk membuat rencana bisnis yaitu harus mengetahui luar dalam dalam dari industri yang akan dimasuki. Artinya harus banyak banyak melakukan penelitian. Ada du bentuk penelitian yang dapat dilakukan yaitu membaca segala sesuatu tentang industri tersebut dan berbicara dengan orang yang telah lebih dulu terjun ke industri tersebut.

          2. Menentukan Visi
          Langkah selanjutnya yaitu menentukan visi. Sebuah rencana bisnis berfungsi untuk mengkristalkan visi bisnis dan membimbing untuk memenuhi visi tersebut. Jika pembiayaan bisnis berasal dari investor, maka visi harus dirancang sebaik mungkin untuk menarik investor. Namun saat pembiayaan berasal dari sendiri, visi yang dimasukkan bebas memasukkan sesuai idealisme.

          3. Menentukan Audiens
          Jika audiens dari business plan merupakan investor, atau berencana merekrut investor bermodalkan business plan, maka perlu membuat business plan yang sesuai dengan mereka. Bahasa yang digunakan dalam rencana bisnis harus sesuai dengan audiens: investor yang kurang modern mungkin akan terpengaruh oleh jargon-jargon industri, sedangkan profesional justru akan mengharapkan tersebut.

          4. Membuat Rencana Bisnis
          Langkah selanjutnya adalah membuat kerangka rencana bisnis. Selanjutnya kerangka rencana bisnis tersebut dikembangkan. Susun kerangka bisnis sesuai dengan urutan.

          • Pernyataan Misi, deskripsi 1-3 paragraf singkat berisi tujuan bisnis atau prinsip-prinsip yang dianut bisnis yang akan dijalankan. Bagian ini harus menyatakan unique selling point (USP) bisnis yang membedakan antara perusahaan yang dimiliki dengan perusahaan lain dalam industri yang sama.
          • Ringkasan Eksekutif, ringkasan 1-2 halaman bisnis yang akan dijalankan. Para investor akan membaca halaman ini untuk memutuskan apakah mereka ingin melihat sisa dari paket rencana bisnis.
          • Penawaran Produk atau Jasa, Bagian ini menjelaskan produk atau jasa yang ditawarkan secara detail, serta harga yang akan diterapkan.
          • Target Pasar. Bagian ini berisi siapa target pasar primer dan sekunder perusahaan, bersama dengan penelitian yang menunjukkan bagaimana target pasar akan membeli apa yang ditawarkan.
          • Marketing Plan. Bagian ini mempresentasikan rencana pemasaran secara rinci bagaimana perusahaan akan mencapai target pasar, meliputi iklan dan strategi promosi lainnya.
          • Analisis Industri dan Kompetisi. Bagian ini berisi analisis yang lengkap dan menyeluruh terhadap industri dan kompetisi yang mencakup semua stakeholder dalam bisnis yang dijalankan.
          • Laporan Keuangan. Laporan keuangan dibuat menggunakan proyeksi yang realistis yaitu didasarkan pada penelitian industri secara menyeluruh yang dikombinasikan dengan strategi bagaimana perusahaan akan bersaing. Setiap angka pada spreadsheet harus berarti sesuatu. Laporan laba rugi harus seimbang dengan laporan arus kas perusahaan yang seimbang dengan neraca perusahaan. Neraca perusahaan harus seimbang pada akhir setiap periode. Cantumkan seberapa cepat perusahaan akan mencapai arus kas positif.
          • Resume of Company Principal. Pada bagian ini sertakan biografi dan latar belakang profesional dari semua karyawan yang signifikan di dalam bisnis yang dijalankan. Pada bagian ini harus ditekankan bagaimana karyawan siap untuk mengambil tantangan menjalankan startup perusahaan.
          • Penawaran. Bagian iniberisi paket-paket investasi yang sedang ditawarkan, dan tujuan apa menggunakan dana tersebut.

          5. Membuat Business Plan Secara Profesional
          Setelah mengumpulkan semua informasi penting, pastikan presentasikan rencana secara profesional. Bussines plan harus diketik, margin selaras dan rapi. Gunakan gambar grafis dan warna yang menarik. Jangan menulis tangan semua koreksi. Kualitas makalah rencana bisnis yang dibuat harus mendekati buku atau majalah.

          Demikian artikel pembahasan tentangΓÇ¥Pengertian Business Plan, Tujuan, Manfaat, dan Langkah-Langkah Membuat Business Plan LengkapΓÇ£, semoga bermanfaat dan jangan lupa ikuti postingan kami berikutnya.

        • https://www.pelajaran.co.id/2017/27/pengertian-business-plan-tujuan-manfaat-dan-langkah-langkah-membuat-business-plan.html

        • Model Bisnis Design ( Lanjutan ) Prototyping, Storytelling dan Scenarios

          By  Mei 22, 2019 
          Model Bisnis Desing ( Lanjutan ) Prototyping, Storytelling dan Scenarios


           Hallo Semua, Pada kali ini saya akan memberikan sedikit pengetahuan mengenai model bisnis lanjutan, Yang mana ini mudah - mudahan dapat berguna bagi anda dalam mengembangkan sistem perbisnisan anda.

          model bisnis ini perlu kita ketahui demi tercapainya tujuan bisnis anda dalam melakukan perkembangan sistem. prototyping adalah alat bantu ampuh untuk mengembangkan model bisnis baru yang inovatif. Seperti berpikir visual, prototyping membuat konsep abstrak menjadi nyata dan memfasilitasi eksplorasi ide baru. Prototyping berasal dari disiplin desain dan rekayasa dan digunakan secara luas untuk desain produk, arsitektur, dan desain. Proses pengembangan sistem seringkali menggunakan pendekatan prototipe (prototyping). Metode ini sangat baik digunakan untuk penyelesaian masalah kesalahpahaman antara user dan analis yang timbul akibat user tidak mampu mendefinisikan secara jelas kebutuhannya ( Mulyanto , 2009).
                    Prototyping adalah pengembangan yang cepat dan pengujian terhadap model kerja (prototipe) dari aplikasi baru melalui proses interaksi dan berulang-ulang yang biasa digunakan ahli sistem informasi dan ahli bisnis. Prototyping disebut juga desain aplikasi cepat (rapid application design/RAD) karena menyederhanakan dan mempercepat desain sistem (O'Brien, 2005).

          Prototyping merupakan pengembangan yang cepat dan pengujian terhadap model kerja (prototipe) dari aplikasi baru melalui proses interaksi dan berulang-ulang yang biasa digunakan ahli sistem informasi dan ahli bisnis. Prototyping disebut juga desain aplikasi cepat (rapid application design/RAD) karena menyederhanakan dan mempercepat desain sistem (O'Brien, 2005).

                    Sebagian user kesulitan mengungkapkan keinginannya untuk mendapatkan aplikasi yang sesuai dengan kebutuhannya. Kesulitan ini yang perlu diselesaikan oleh analis dengan memahami kebutuhan user dan menerjemahkannya ke dalam bentuk model (prototipe). Model ini selanjutnya diperbaiki secara terus menerus sampai sesuai dengan kebutuhan user.

          Berikut keunggulan dari prototyping adalah :

          1)     Adanya komunikasi yang baik antara pengembang dan pelanggan.
          2)     Pengembang dapat bekerja lebih baik dalam menentukan kebutuhan pelanggan.
          3)     Pelanggan berperan aktif dalam pengembangan sistem.
          4)     Lebih menghemat waktu dalam pengembangan sistem.
          5)     Penerapan menjadi lebih  mudah karena pemakai mengetahui apa yang diharapkannya

          Sedangkan kelemahan prototyping adalah :

          1)     Pelanggan tidak melihat bahwa perangkat lunak belum mencerminkan kualitas perangkat lunak secara keseluruhan dan belum memikirkan peneliharaan dalam jangka waktu yang lama.
          2)     Pengembang biasanya ingin cepat menyelesaikan proyek sehingga menggunakan algoritma dan bahasa pemrograman sederhana.
          3)    Hubungan pelanggan dengan komputer mungkin tidak menggambarkan teknik perancangan yang baik.



        • https://gustiarianda.blogspot.com/2019/05/model-bisnis-design-lanjutan.html


        • Silahkan dijawab soal UTS kirim file format PDF batas waktu jawaban sampai dengan pukul : 23:00 WIB

        • Prototyping dan Penerapannya

          Pengertian Prototype

          Prototype adalah model pertama dari produk yang digunakan untuk men-testing konsep atau gambaran dari ide kita. Prototyping telah digunakan oleh banyak industri. Sebelum memulai membangun sebuah bangunan, arsitek harus menggambarkan blueprint dari bangaunan dan membuat model dari bangunan. Perusahaan pesawat terbang juga harus membuat sebuah prototype dari design pesawat sebelum mulai membuatnya. Perusahaan yang bergerak di bidang software, juga membuat prototype software untuk mengexplore ide sebelum memulai pengembangan aplikasi.

          Dalam kontek pengembangan aplikasi, sebuah prototype bisa menjadi contoh awal dari aplikasi dan hal ini menentukan mana fitur yang tidak akan digunakan sehingga muncul gambaran dasar dari tampilan aplikasi.

          Tahapan Dalam pembuatan Prototyping

          1. Pengumpulan kebutuhan
          Pelanggan dan pengembang bersama-sama mendefinisikan format dan kebutuhan kesseluruhan perangkat lunak, mengidentifikasikan semua kebutuhan, dan garis besar sistem yang akan dibuat.

          2. Membangun prototyping
          Membangun prototyping dengan membuat perancangan sementara yang berpusat pada penyajian kepada pelanggan (misalnya dengan membuat input dan contoh outputnya).

          3. Evaluasi protoptyping
          Evaluasi ini dilakukan oleh pelanggan apakah prototyping yang sudah dibangun sudah sesuai dengan keinginan pelanggan. Jika sudah sesuai maka langkah keempat akan diambil. Jika tidak, maka prototyping diperbaiki dengan mengulang langkah 1, 2 , dan 3.

          4. Mengkodekan system
          Dalam tahap ini prototyping yang sudah disepakati diterjemahkan ke dalam bahasa pemrograman yang sesuai.

          5. Menguji system
          Setelah sistem sudah menjadi suatu perangkat lunak yang siap pakai, harus dites dahulu sebelum digunakan. Pengujian ini dilakukan dengan White Box, Black Box, Basis Path, pengujian arsitektur dan lain-lain.

          6. Evaluasi Sistem
          Pelanggan mengevaluasi apakah sistem yang sudah jadi sudah sesuai dengan yang diharapkan . Jika sudah, maka langkah ketujuh dilakukan, jika belum maka mengulangi langkah 4 dan 5.

          7. Menggunakan system
          Perangkat lunak yang telah diuji dan diterima pelanggan siap untuk digunakan

          Kelebihan dan Kekurangan Metode Prototype

          A. Kelebihan Metode Prototype

          • Menghemat waktu dalam pengembangan sistem.
          • Penentuan kebutuhan lebih mudah diwujudkan.
          • Pelanggan / klien berpartisipasi aktif dalam pengenbangan sistem, sehingga hasil perangkat lunak mudah disesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan pelanggan.
          • Komunikasi yang baik antaral pelanggan dan pengembang.
          • Pengembang dapat lebih mudah dalam menentukan kebutuhan pelanggan.

          B. Kekurangan Metode Prototype

          • Proses perencangan dan analisi terlalu singkat.
          • Biasanya Kurang fleksibel dalam menghadapi perubahan.
          • Pengembang kadang-kadang membuat kompromi implementasi dengan menggunakan sistem operasi yang tidak relevan dan algoritma yang tidak efisien.

          Contoh Pembuatan Sebuah Prototype Aplikasi Dengan Menggunakan IOS

          Buat Sketsa dari UI aplikasi

          Prototype bisa dibuat dalam berbagai cara. Bisa di tulis langsung di kertas biasa atau dalam bentuk digital. Nah saya akan memulainya membuat prototype dengan menggunakan tulis tangan, dan sangat direkomendasikan menggunakan kerta biasa untuk mendesign konsep aplikasi yang akan kita buat. Hal ini dikarenakan kertas merupakan cara terbaik dan tercepat untuk merekam semua ide yang ada dikepala kita.

          Contoh ide aplikasinya gini, saya punya ide ingin membuat aplikasi tentang makanan yang memperbolehkan saya menyimpan restaurant favorite saya di aplikasi tersebut. Ya, saya ingin membuat kumpulan restaurant yang saya sukai dalam bentuk personal guide. Fitur yang mungkin ada di aplikasi seperti :

          • Daftar restauran favorit saya berada di home aplikasi.
          • Saya bisa membuat halaman penyimpanan data restaurant seperti sebuah foto restaurant.
          • Saya juga bisa menyimpan lokasi restaurant dan dapat membagikannya melalui media social
          • Saya dapat melihat lokasi restaurant dalam bentuk maps
          • Sata dapat melihat restaurant yang orang laing bagikan di aplikasi ini.

          Berikut ide design yang bisa digambarkan dari ide yang telah disebut sebelumnya.

          Membuat Prototype menggunakan POP

          Kita memang bisa membuat ilustrasi dari aplikasi kita dalam kertaS. Tetapi akan lebih bagus jika kita bisa melihat perpindahan halaman tiap design yang telah kita buat dalam bentuk animasi.Di iPhone Store ada banyak aplikasi yang bisa kita gunakan untuk membuat prototype ini, seperti POP app, Proto.io, Flinto dan InvisionApp. POP app membuat gambaran prototype yang ada dikertas tadi menjadi protoype digital dengan cara mengambil gambarnya menggunkan kamera dan memasukkanya kedalam photo album. Untuk berinteraksi dengan gambar, aplikasi menyediakan fitur transisi untuk menghubungkan masing-masing gambar.

          POP app sangat mudah digunakan, ketika kita mengjalankannya pertama kali kita akan melihat daftar project kita. Klik icon + untuk menambahkan project baru. Kita beri nama project Food Pin, lalu pilih project ketika telah dibuat. Umumya didalamnya terdapat project kosong. Sekarang gunakan icon kamera dan gunakan kamrea untuk mengambil gambar sketsa ide yang telah kita buat sebelumnya. Alternatif lain dengan memasukkan gambar yang telah ada di photo album. Berikut contohnya:

          Mulai dengan tampilan awal dari aplikasi dan definisikan transisi tiap halamannya. POP memperbolehkan kita untuk memberi tanda pada sebuah area spesidik dari gambar dan halam yang spesifik ketika di sentuh. Kemudian definisikan tiap transisi seperti next, back, rise dan dismiss. Ketika di halaman home screen, aplikasi seharusnya berpindah ke halaman detail screen ketika kita menekan tombol manapun. Jadi ini bisa kita beri tanda sebagai ΓÇ£nextΓÇ¥ dan menghubungkannya dengan halaman detail screen. Kita juga bisa menambahkan tanda untuk masing-masing gambar seperti yang terlihat pada gambar dibawah untuk melakuakn perpindah pada tiap halamannya.

          Nah kita bisa mengulangi cara ini untuk gambar lainnya agar aplikasi terlihat berjalan seperti aplikasi aslinya. Ketika prototype selesai dikerjakan, kita bisa membagikannya ke tim dan user yang ingin menggunakannya menggunakan menu share.

          Inilah cara yang efektif untuk mengumpulkan semua feedback dari user diawal pengembangan. Jika user tidak menyukai ide dari tampilan aplikasi, tentu ini tidak menjadi masalah besar. Kita hanya perlu menggambarkannya kembali dan menjelaskannya kembali ke user sehingga mencapai kata sepakat dan user menyukai prototype aplikasi. Jika sudah sampai pada tahap itu, pengembangan aplikasi aslinya pun akan terasa lebih mudah. Hemat waktu, dan hemat biaya tentunya.

          Seperti yang telah disebutkan diawal, membuat prototype aplikasi memiliki banyak cara. Menggambarkannya dengan tangan merupakan salah satu cara membuat prototype. Jika Anda seorang designer kita bisa menggunakan aplikasi Photoshop dan Sketch untuk mendesign prototype aplikasi. Apple Keynote juga bisa digunakan untuk prototype yang cepat. Ini sudah ada di aplikasi drawing iOS. Keynotpia juga menyediakan template mock untuk membuat gambaran dari prototype, seperti gambar berikut.

          Kesimpulan :

          Proses prototyping merupakan langkah yang paling penting dalam pembuatan suatu softwatre aplikasi. Ibarat membangun sebuah rumah kita juga harus mebuat sketsa dan mendesain aplikasi seperti apa yang akan kita buat nantinya. Selain merupakan proses yang penting , proses pembuatan prototyping merupakan proses yang mungkin sangat sulit dilakukan oleh pendesain karena selain mengutamakan fungsi, pembuata prototyping ini juga harus sesuai dengan keinginan user sehingga user dapat memakai dan menggunakan aplikasi dengan mudah dan nyaman.


        • https://medium.com/@efrenkun123/prototyping-dan-penerapannya-1d6041e65a82

        • Storytelling untuk Marketing, Kenali Pengertian dan Prosesnya di Sini

          Diperbarui 05 Jun 2021 - Dibaca 6 mnt

          Saat ini, storytelling sudah menjadi sebuah komponen yang penting dalam melakukan marketingStorytelling sendiri adalah kemampuan seseorang dalam membawakan cerita kepada pendengarnya.

          Komponen ini tidak hanya bekerja saat kamu sedang membawakan cerita kepada orang-orang.

          Lebih dari itu, storytelling dapat digunakan untuk memikat customer atau pengguna agar tertarik dengan produk atau layanan yang kamu tawarkan.

          Tak heran, teknik ini sering digunakan oleh content writer, copywriter, bahkan product manager sekalipun.

          Lalu, apa itu storytelling? Apa manfaatnya untuk kegiatan marketing di zaman sekarang? Jangan khawatir, Glints akan menjelaskannya kepadamu.

          Apa Itu Storytelling?

          storytelling adalah

          © Freepik.com

          Storytelling atau bercerita bukan hanya sekadar mendongeng atau menceritakan kisah. Lebih dari itu, storytelling menjadi sebuah alat yang penting bagi marketer untuk menarik customer atau pengguna.

          Dilansir dari Hubspotstorytelling adalah proses menggabungkan fakta dan cerita untuk disampaikan kepada pengguna supaya mereka semakin tertarik dengan apa yang kita tawarkan.

          Teknik atau kemampuan ini dapat kamu gunakan ketika sedang mempromosikan produk atau layanan lewat kata-kata ataupun cerita.

          Sebagai contoh, kamu adalah seorang copywriter di salah satu perusahaan, kemudian hendak menjelaskan produk yang akan kamu tawarkan.

          Storytelling hadir untuk memberikan bumbu yang lezat dari penjelasanmu supaya menciptakan hubungan antara pendongeng (copywriter) denggan pengguna atau customer.

          Tidak hanya kata-kata, kamu juga bisa menggunakan teknik ini ketika sedang bercerita kepada klien terkait produk atau layananmu.

          Klien tersebut pasti akan antusias mendengarkan penjelasanmu yang menggunakan teknik storytelling. Sebab, bercerita merupakan bahasa universal yang dapat dimengerti oleh semua orang.

          Lebih luas lagi, storytelling juga bisa digunakan oleh designer dalam membuat design, dan sebagainya.

          Mengapa Storytelling Sangat Penting?

          storytelling adalah

          © Freepik.com

          Ada beberapa alasan kenapa storytelling sangat penting dan bahkan harus diproritaskan dalam melakukan marketing.

          1. Membangun koneksi dengan audiens

          Menurut Forbes, storytelling adalah kemampuan dasar manusia yang dapat menyatukan dan membangun koneksi yang lebih kuat dengan orang lain.

          Setiap cerita yang digunakan dalam marketing secara tidak langsung akan membangun koneksi dengan audiens lebih dalam.

          Sebagai contoh, kamu ingin mempromosikan produk pakaian. Kamu bisa membuat serangkaian cerita mengenai seorang ayah yang rela menabung demi membelikan pakaian kepada anaknya, dan sebagainya.

          Dengan begitu, ada rasa cinta dan kasih sayang yang tertanam di dalam strategi marketing-mu sehingga melekat dengan pengguna.

          2. Metode yang kuat untuk belajar

          Selain membangun koneksi dengan audiens, storytelling juga bisa menjadi metode yang kuat untuk belajar bagi marketer.

          Untuk membuat storytelling yang menarik, kamu harus mencari tahu mengenai kehidupan konsumenmu, brand yang kamu tawarkan, serta tren yang sedang terjadi.

          Secara tidak langsung, kamu akan terus belajar dari waktu ke waktu untuk menghasilkan storytelling yang bagus. Nantinya, kamu akan memahami apa yang diinginkan oleh pasar dan konsumen.

          Proses Storytelling

          apa itu storytelling

          © Freepik.com

          1. Kenali audiens

          Untuk membuat storytelling yang bagus, langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah mengenali audiens.

          Dilansir dari Hubspot, untuk mengetahui audiens kamu dapat melakukan riset target pasar dan menentukan buyer persona-nya.

          Dengan begitu, kamu akan mengetahui siapa yang akan mendengarkan ceritamu sehingga dapat menentukan bahasa yang tepat.

          2. Tentukan pesan inti

          Penting untuk menentukan pesan inti dalam cerita yang akan kamu sampaikan. Pasalnya, apabila terlalu panjang audiens juga akan merasa bosan.

          Sebaiknya, ringkas waktu dan kata-kata serta tentukan pesan inti yang ingin disampaikan.

          3. Tentukan call to action (CTA)

          Setelah menentukan pesan inti, proses berikutnya dalam storytelling adalah menentukan call to action (CTA) yang akan digunakan.

          Apa yang kamu inginkan dari pembaca? Apakah mereka harus berlangganan newsletter lewat email atau sebagainya?

          Usahakan untuk menggunakan kalimat CTA yang halus dan persuasif agar pembaca tertarik untuk melakukannya.

          4. Tulis dan bagikan

          Setelah semuanya dirancang dengan baik, maka langsung tulis cerita apa yang ingin kamu sampaikan. Jangan lupa untuk membagikannya ke media sosial yang ada.

          Itu dia penjelasan singkat mengenai storytelling. Tidak bisa dipungkiri, komponen yang satu ini harus diterapkan dengan baik oleh para marketer supaya dapat mengembangkan bisnis dalam jangka waktu yang panjang.

          Kamu ingin mendapatkan informasi lainnya seputar marketing atau dunia kerja lainnya? Caranya gampang, lho! Cukup daftarkan dirimu secara gratis ke newsletter blog sekarang juga.

          Jangan lupa untuk daftar, ya!

          Sumber


        • https://glints.com/id/lowongan/storytelling-adalah/#.YMbHJqgzbIU

        • Silahkan kalian jelaskan dan buat diskusi perkelompok bagaimana membuat storytelling yang baik untuk bisnis Anda?




        • Mana yang Lebih Menguntungkan, Bisnis Online atau Bisnis Offline?


          Semakin berkembangnya teknologi, perusahaan atau masyarakat pada umumnya sering kali dihadapkan dengan berbagai dilema, termasuk memilih antara bisnis online vs offline.

          Tak bisa dimungkiri, adanya dunia internet membuat hampir semua orang tertarik untuk mencicipi bisnis online.

          Bagaimana tidak, melalui internet kamu dapat menghemat biaya dan mengatur strategi yang tepat untuk meningkatkan penjualan.

          Terlepas dari semua itu, sebagian orang juga masih beranggapan bahwa bisnis offline juga penting untuk menciptakan hubungan secara langsung dengan pelanggan.

          Lantas, kira-kira mana yang lebih menguntungkan antara bisnis online vs offline?

          Untuk menjawab rasa penasaranmu, Glints akan menjelaskannya di bawah ini.

          Kelebihan dan Kekurangan Bisnis Online

          bisnis online vs offline

          © Freepik.com

          Di era sekarang, bisnis online menjadi salah satu opsi yang sering kali digunakan oleh perusahaan atau individu untuk membangun sebuah bisnis.

          Pasalnya, sistem online ini sangat memudahkan penjual dan pembeli dalam melakukan transaksi.

          Selain itu, ada beberapa keuntungan bisnis online.

          Kelebihan

          1. Hemat biaya

          Dilansir dari E-commerce Platforms, bisnis online disinyalir lebih hemat biaya karena tidak perlu mengalokasikan dana untuk sewa tempat.

          Pasalnya, transaksi bisnis online dapat dilakukan melalui media sosial atau e-commerce yang tersedia.

          2. Mudah mendapatkan pelanggan

          Tak bisa dimungkiri, di era digital saat ini sangat mudah untuk mendapatkan pelanggan dengan bisnis online.

          Pasalnya, dilansir dari Angel Investor Report, kamu bisa memanfaatkan SEO (Search Engine Optimization) untuk menarik pelanggan agar menuju ke website-mu.

          Semakin banyak pengunjung yang mengetahui website-mu, kemungkinan besar tingkat penjualan akan semakin naik.

          3. Buka 24 jam

          Pertimbangan lainnya saat memilih antara bisnis online vs offline adalah dari segi jam operasionalnya.

          Jika bisnis offline dalam satu hari jam operasionalnya terbatas, bisnis online justru bisa buka sampai 24 jam.

          Dengan begitu, para pelanggan dapat melihat-lihat barang di situs web dan tidak perlu khawatir toko akan tutup.

          Kekurangan

          Di balik keuntungan yang menggiurkan, bisnis online ternyata juga mempunyai kekurangan yang bisa jadi pertimbanganmu.

          Dilansir dari Small Business Trends, salah satu kekurangan bisnis online adalah kurangnya kredibilitas.

          Sebab, pelanggan tentu sulit mempercayai toko online, entah itu dari segi kualitas barang atau bahkan pengirimannya, kecuali toko tersebut sudah mempunyai nama yang besar.

          Di sisi lain, dalam transaksi online kerap kali terjadi penipuan sehingga membuat pelanggan terkadang berpikir dua kali untuk melakukan pembelian.

          Nah, di sinilah tugas besar yang harus dijalankan oleh perusahaan atau individu yang ingin membuka bisnis online.

          Kelebihan dan Kekurangan Bisnis Offline

          © Freepik.com

          Sebagai pertimbangan untuk memilih antara bisnis online vs offline, mari kita beranjak ke pembahasan mengenai kelebihan dan kekurangan bisnis offline.

          Jika dilihat dari segi tren, bisnis offline memang tertinggal dengan bisnis online yang terlihat lebih modern.

          Meski begitu, ada beberapa keuntungan dari bisnis offline yang perlu kamu ketahui.

          Kelebihan

          1. Tingginya kepercayaan pelanggan

          Berbeda dengan bisnis online, bisnis offline menuai tingkat kepercayaan yang tinggi dari pelanggan.

          Sebab, bisnis offline menyediakan barang dengan fisik yang nyata. Sementara itu, pada bisnis online awalnya pelanggan hanya dapat melihat produk dari layar handphone atau komputer.

          Nah, di sinilah keuntungan besar dari bisnis offline. Pelanggan tidak perlu khawatir akan kena tipu jika langsung membelinya di toko fisik.

          2. Membangun hubungan secara nyata

          Kelebihan lainnya dari bisnis offline adalah kamu dapat membangun hubungan dengan pelanggan secara nyata, tidak hanya lewat media sosial atau website semata.

          Dari sini, apabila strategimu membangun hubungan berhasil, ada kemungkinan pelanggan akan melakukan pembelian secara terus-menerus.

          Kekurangan

          Perbedaan yang mendasar antara bisnis online vs offline adalah dari segi jam operasional.

          Seperti yang sudah dijelaskan di atas, bisnis online dapat buka kapan saja, bahkan sampai 24 jam.

          Sementara, bisnis offline mungkin hanya 8 atau 9 jam dalam sehari, tergantung dari kebijakan pemilik bisnis.

          Selain itu, kekurangan lainnya dari bisnis offline adalah kamu harus rela untuk merogoh uang yang sangat banyak.

          Sebab, kamu harus menyewa tempat untuk tokomu dan juga membeli perlengkapan lainnya sebagai penunjang bisnis.

          Bisnis Online vs Offline, Mana yang Paling Untung?

          bisnis online vs offline

          © Pexels.com

          Pada dasarnya, antara bisnis online dan offline memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

          Dilansir dari E-commerce Platforms, bisnis offline dinilai sangat solid dan dapat diandalkan karena tak perlu khawatir mengenai tingkat kepercayaan dari pelanggan.

          Sayangnya, bisnis offline sangat terbatas, berbeda dengan bisnis online yang dapat menjangkau pelanggan hingga ke seluruh daerah di Indonesia, bahkan dunia.

          Sementara itu, bisnis online juga dinilai sangat hemat biaya dan terlihat lebih sederhana dibandingkan dengan bisnis offline.

          Terlepas dari itu, semua kembali kepada kebutuhan masing-masing.

          Jika memang ingin memilih keduanya, hal tersebut justru lebih bagus. Di awal-awal, mungkin kamu bisa membuka bisnis online terlebih dahulu.

          Lalu, ketika sudah mencapai titik tertinggi pembelian, kamu bisa membuka bisnis offline juga untuk semakin mempererat hubungan dengan pelanggan.

          Demikian penjelasan mengenai mana yang lebih menguntungkan antara bisnis online vs offline.

          Jika kamu ada rencana ingin mulai membangun bisnis dari sekarang, sebaiknya diskusikan terlebih dahulu di Glints Komunitas untuk memilih antara online atau offline.

          Glints Komunitas merupakan wadah di mana di dalamnya terdapat banyak sekali profesional dengan berbagai macam background.

          Di sana, kamu dapat melangsungkan diskusi mengenai bisnis dan nantinya akan mendapatkan perspektif dari orang-orang berpengalaman.

          Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, segera gabung dan berdiskusi di Glints Komunitas!

          Sumber


        • https://glints.com/id/lowongan/bisnis-online-vs-offline/#.YM_m1qgzbcs

        • bobby bachry is inviting you to a scheduled Zoom meeting.


          Topic: Pertemuan 10 & 11 Technopreneur : 4SI-P1

          Time: Jun 21, 2021 11:00 AM Bangkok


          Join Zoom Meeting

          https://us05web.zoom.us/j/82185302537?pwd=WU1KaGd5RW9CSStoQjluQjQza2xhdz09


          Meeting ID: 821 8530 2537

          Passcode: S4T5bS


        • Unduh PDF
          Disusun bersama Michael R. Lewis

          Referensi

          Proses bisnis adalah sistem yang digunakan perusahaan untuk mencapai tujuannya. Proses ini juga dapat diartikan sebagai langkah-langkah yang dilakukan untuk menghasilkan nilai bagi pelanggan. Manajer menganalisis proses bisnis untuk menilai seberapa baik proses berjalan. Manajer pertama-tama menganalisis proses yang berjalan saat ini. Setelah itu, pihak manajemen dapat menentukan perubahan untuk meningkatkan proses yang ada. Peningkatan proses dapat membantu perusahaan menghemat waktu, menurunkan biaya, atau menciptakan produk yang lebih sesuai bagi pelanggan.

          Bagian1
          Menentukan Bagaimana Proses Bisnis Diciptakan

          1. Gambar berjudul Analyze a Business Process Step 1
            1
            Tentukan proses bisnis. Proses bisnis mengacu kepada aktivitas yang dilakukan karyawan dalam kesehariannya untuk mencapai tujuan organisasi. Proses ini mencerminkan tindakan perusahaan untuk meraih tujuan tertentu. Proses bisnis harus meliputi semua variasi atau pengecualian terhadap proses. Untuk memahami cara menganalisis proses bisnis, Anda harus mempertimbangkan bagaimana sebuah proses bisnis tercipta. [1]
            • Pertimbangkan ruang lingkup tugas. Misalnya, Anda memperbarui proses yang digunakan untuk mengirimkan faktur kepada para klien. Ruang lingkup tugas mengacu kepada seberapa luas ruang lingkup tugas yang akan dilakukan. Dalam kasus ini, asumsikan ruang lingkupnya adalah semua faktur dikirimkan kepada seorang klien. Anda menentukan bahwa dalam sebulan, rata-rata 200 faktur dikirimkan kepada klien..
            • Tentukan hasil yang diinginkan. Pikirkanlah perihal apa yang ingin dicapai oleh proses ini. Dalam kasus ini, Anda ingin faktur dikirimkan secara akurat kepada setiap pelanggan segera setelah produk dikirimkan. Anda akan mengirimkan salinan fisik dari faktur ketika mengirimkan pesanan. Anda juga akan mengirimkan faktur elektronik melalui surel kepada setiap klien.
            • Catatlah subproses yang ada di dalam proses. Semakin spesifik sebuah proses, semakin mudah dianalisis dan ditingkatkan.
            • Dokumentasikan proses bisnis. Anda dapat mendokumentasikan proses sebagai daftar langkah-langkah dan pertimbangkanlah untuk menggambarkannya dalam diagram alir (flowchart). Proses sering kali saling menyeberangi beberapa departemen dalam organisasi yang besar. Proses pembuatan faktur, misalnya, akan melibatkan departemen penagihan dan akuntansi.
            • Tentukan berbagai departemen atau fungsi entitas di dalam proses beserta semua masukan (input) dan keluaran (output). Sebagai contoh, pembuatan slip gaji membutuhkan masukan dari bagian produksi untuk mengetahui jumlah dan jam kerja tenaga kerja, bagian SDM untuk mengetahui tarif dan pengurangan gaji, dsb.
            • Tuliskan semua pengecualian dari proses tersebut. Hampir semua prosedur bisnis akan memiliki pengecualian dan variasi. Sebagai contoh, Anda mungkin dapat memiliki klien tertentu yang menerima diskon dalam jumlah besar. Pelanggan ini memesan produk dalam jumlah banyak. Pemberian diskon besar membuat staf penagihan memotong jumlah diskon yang dihitung di peranti lunak pembuat faktur. Diskon yang besar harus dimasukkan secara manual untuk membuat faktur yang akurat.
          2. Gambar berjudul Analyze a Business Process Step 2
            2
            Dokumentasikan proses bisnis dan pikirkan apa jenis proses bisnis yang dibuat. Memisahkan beberapa proses bisnis berdasarkan jenis akan membantu analisis proses bisnis dan perbaikan proses. Jika dua proses memiliki jenis yang sama, peningkatan prosesnya mungkin akan serupa. Sebuah proses tertentu mungkin berupa proses operasional, pendukung atau manajemen.[2]
            • Proses operasional mengacu kepada tugas-tugas harian untuk memberikan produk kepada pelanggan. Proses pembuatan faktur untuk klien dapat dimasukkan dalam proses operasional. Sangatlah penting untuk mengirimkan faktur yang akurat kepada klien sehingga pembayaran dapat ditagih secepatnya.
            • Proses pendukung merujuk pada kegiatan-kegiatan pendukung operasional perusahaan Anda. Departemen Sumber Daya Manusia adalah contoh area pendukung perusahaan. Departemen ini mendukung departemen manajer dalam mewawancarai dan merekrut karyawan baru. Walaupun Sumber Daya Manusia tidak terlibat langsung dengan klien, mereka mendukung departemen operasional.
            • Setiap organisasi membutuhkan manajemen untuk menjalankan arah bisnis perusahaan secara keseluruhan. Proses perencanaan dan implementasi anggaran merupakan proses manajemen. Semua perusahaan harus memiliki proses penganggaran yang formal. Proses ini harus melibatkan manajemen untuk mendiskusikan anggaran perusahaan bersama manajer keuangan.
          3. Gambar berjudul Analyze a Business Process Step 3
            3
            Analisis proses bisnis untuk menemukan gejala-gejala inefisiensi proses. Proses bisnis terdiri dari masukan (input) dan keluaran (output). Tenaga kerja, energi, material, dan perlengkapan modal dianggap sebagai masukan. Masukan adalah aset yang digunakan untuk menghasilkan pendapatan dan laba. Di sisi lain, keluaran berupa produk fisik atau jasa. Masukan masuk ke dalam proses dan menghasilkan keluaran. Anda perlu melakukan analisis untuk mencari inefisiensi proses ini.[3]
            • Proses Anda harus menggunakan masukan secara efisien untuk menghasilkan keluaran. Misalnya, Anda mengelola cabang dari sebuah bengkel. Masukan Anda adalah tenaga kerja, peralatan, dan suku cadang. Keluaran Anda adalah jasa perbaikan kendaraan pelanggan.
            • Waktu perbaikan yang lama atau work backlog merupakan indikasi adanya inefisiensi proses. Masalah mungkin disebabkan jadwal perbaikan beberapa pelanggan yang terlalu dekat.
            • Indikasi inefisiensi proses juga bisa dilihat jika biaya penggantian suku cadang jauh melebihi anggaran. Dalam kasus ini, masalah mungkin khusus terjadi di departemen pembelian, atau suku cadang dari pemasok.
            • Tentukanlah proses mana yang perlu ditingkatkan berdasarkan masalah yang diidentifikasi. Anda harus membuat prioritas dari beberapa proses bisnis. Pilihlah proses yang dampaknya paling besar pada bisnis Anda. Sebagai contoh, Anda mungkin sebaiknya memperbaiki waktu proses terlebih dahulu. Lamanya waktu proses akan mengakibatkan perusahaan kehilangan pelanggan. Prioritaskanlah untuk memperbaiki proses tersebut.

          Bagian2
          Menganalisis Bisnis Proses

          1. Gambar berjudul Analyze a Business Process Step 4
            1
            Bicaralah dengan orang-orang kunci perihal proses dalam perusahaan. Jika Anda sudah menentukan proses yang akan diperbaiki, diskusikan perihal proses tersebut dengan orang-orang yang bertanggung jawab atas implementasinya. Luangkan waktu untuk mewawancarai peserta kunci, dan tanyakan perbaikan-perbaikan yang dapat dilakukan.[4]
            • Tanyakan perihal tindakan-tindakan staf dan alasannya.
            • Tentukan masukan yang dibutuhkan untuk melakukan tiap tugas dan di mana Anda memperoleh tiap masukan. Jika perusahaan memproduksi celana jin denim, Anda perlu mengetahui siapa pemasok denim dan frekuensi pengiriman bahan baku ke perusahaan.
            • Identifikasi keluaran dari tiap tugas dan siapa penerimanya. Jika Anda mengelola bengkel, staf bengkel sebaiknya mendokumentasikan pekerjaan mereka. Staf perbaikan harus meneruskan informasi tersebut ke departemen penagihan, yang kemudian membuat faktur untuk pelanggan.
            • Tanyakan saran untuk mengatasi inefisiensi proses yang ditemukan staf Anda.
          2. Gambar berjudul Analyze a Business Process Step 6
            2
            Buat flowchart bisnis untuk tiap proses. Flowchart proses dapat membantu Anda menggambarkan proses bisnis. Anda dapat menggunakan dokumentasi dari diskusi proses Anda untuk membuat flowchartFlowchart ini harus memiliki semua langkah yang diperlukan untuk melengkapi bisnis proses tertentu. [5]
            • Penting dicatat bahwa flowchart proses bisnis hanya boleh berisi prosedur yang ditetapkan dan harus diikuti karyawan.
            • Flowchart bisa digambar secara manual maupun dengan peranti lunak. Word dan program kertas kerja dengan fasilitas pemetaan dapat digunakan untuk membuat flowchart. Anda juga dapat menemukan peranti lunak khusus untuk membuat flowchart.
            • Flowchart adalah alat yang sangat berguna untuk melihat proses bisnis di depan Anda dengan jelas. Alat ini akan membuat identifikasi dan perbaikan inefisiensi menjadi jauh lebih mudah.
            • Begitu perubahan pada proses dilakukan, ulas kembali hasilnya dan lihat apakah proses telah mengalami peningkatan sesuai harapan Anda. Jika tidak, ulangi proses analisis dan coba identifikasi area-area yang butuh perbaikan. Analisis proses bisnis merupakan kegiatan yang berkelanjutan dalam bisnis Anda.
          3. Gambar berjudul Analyze a Business Process Step 5
            3
            Lakukan sesi curah pendapat (brainstorm) untuk menemukan perbaikan proses. Banyak proses yang melibatkan lebih dari satu departemen di dalam bisnis Anda. Sesi kelompok akan mengidentifikasi inefisiensi proses yang berdampak pada lebih dari satu departemen. Sesi ini dapat pula mengesahkan informasi yang diberikan ketika wawancara pribadi dengan partisipan. [6]
            • Simpulkan informasi yang diterima dan sebarkan kepada peserta proses. Hal ini akan menyertakan para peserta yang telah dan belum diwawancarai sebelumnya. Minta umpan balik dari semua orang. Umpan-umpan balik ini akan memberikan tambahan panduan untuk analisis Anda.
            • Informasi yang diterima dari para peserta dalam proses seharusnya memberikan ide jelas kepada Anda perihal cara kerja proses, dan apa masalahnya.
            • Diskusi antarpersonel menjadi dasar untuk membuat perubahan pada suatu proses. Perubahan dapat berupa pengurangan biaya, pengurangan waktu siklus proses, penyederhanaan proses, atau peningkatan layanan kepada pelanggan.

        • https://id.wikihow.com/Menganalisis-Proses-Bisnis

        • bobby bachry is inviting you to a scheduled Zoom meeting.


          Topic: Pertemuan 12 Tugas Kelompok Technopreneur : 4SI-P1

          Time: Jun 28, 2021 11:00 AM Bangkok


          Join Zoom Meeting

          https://us05web.zoom.us/j/84272698136?pwd=MloxbWZocmJZRDRtUm4wUElidFA2Zz09


          Meeting ID: 842 7269 8136

          Passcode: E71Ag0


        • Mengenal Scenario Planning atau Perencanaan Skenario dalam bisnis

          future_proof

          Apa itu skenario?

          Apakah definisi  dari skenario masa depan?

          Dan apa yang bisa skenario gunakan terkait bisnis?

          Tidak ada definisi tunggal baik skenario atau scenario planning (perencanaan skenario).  Terdapat berbagai pemikiran yang berbeda dari para pakar mengenai perencanaan skenario atau Scenario Planning. Terutama terkait dengan kegiatan bisnis.

          Bagaimana pendapat para pakar tentang perencanaan skenario? Berikut penuturan dari  para pakar manajemen dan bisnis :

          • ΓÇÿPandangan internal yang konsisten tentang seperti apa masa depan akan mungkin berubah ΓÇÿ(Michael Porter 1985).
          • ΓÇÿSebuah alat untuk memperoleh persepsi seseorang tentang alternatif masa depan lingkungan di mana keputusan seseorang mungkin dijalankan dengan benar ΓÇÿ(Peter Schwartz 1991).
          • ΓÇÿBagian dari perencanaan strategis yang berkaitan dengan alat dan teknologi untuk mengelola ketidakpastian masa depan ΓÇÿ(Gill Ringland 1998).
          • ΓÇÿSebuah metode disiplin untuk pencitraan kemungkinan masa depan di mana keputusan organisasi dapat dijalankan ΓÇÿ(Paul Shoemaker 1995).

          Jelas dari definisi diatas bahwa skenario bukanlah suatu ramalan, dalam arti sebuah deskripsi proyeksi yang relatif tidak mengejutkan jika dibandingkan periode sekarang.

          Skenario adalah jawaban yang diberikan terhadap pertanyaan: ΓÇ£Apa yang bisa dibayangkan terjadi ΓÇÿAtau: ΓÇ£? Apa yang akan terjadi jika. . . ? Oleh karena itu berbeda sekali dengan ramalan atau visi, yang keduanya cenderung  menyembunyikan risiko. Skenario, sebaliknya malah membuat manajemen risiko sebisa mungkin.

          Artinya bahwa perencanaan skenario bukan hanya tentang  menulis skenario di masa depan, tapi sesuatu yang lebih, sesuatu yang lebih erat kaitannya dengan perencanaan strategis. Akan dijelaskan dalam tulisan berikutnya mengapa perencanaan skenario sangat penting dalam berbagai bisnis, fungsi, operasional dan kebutuhan bisnis. Terutama terkait resiko dan keberlangsungan hidup bisnis.



        • https://ilmusdm.wordpress.com/2015/04/22/mengenal-scenario-planning-atau-perencanaan-skenario-dalam-bisnis/

        • bobby bachry is inviting you to a scheduled Zoom meeting.


          Topic: Pertemuan 13 Tugas Kelompok Technopreneur : 4SI-P1

          Time: Jul 5, 2021 10:30 AM Bangkok


          Join Zoom Meeting

          https://us05web.zoom.us/j/87171996555?pwd=dTBGYTRmSFZoUlBROThKZVQvM2s1Zz09


          Meeting ID: 871 7199 6555

          Passcode: dvMgp5


        • Mengenal Pengertian Business Plan dan Manfaat Urgensi


          Business plan adalah rencana yang sangat dibutuhkan dalam menjalankan bisnis

          Business plan tentu bukanlah istilah yang asing di dunia bisnis, khususnya di kalangan pelaku usaha yang memang menaruh perhatian lebih terhadap pengembangan bisnis yang tengah dijalankannya. Meski demikian, tidak sedikit pula pelaku usaha yang memilih untuk membangun bisnisnya tanpa perencanaan yang matang.

          Sesungguhnya, seberapa besar urgensi untuk merencanakan bisnis secara matang, terutama terkait keberlanjutan serta pengembangan bisnis itu sendiri?

          Untuk mengetahui urgensi merencanakan bisnis secara matang dalam pengembangan bisnis, kita perlu mempelajari business plan itu sendiri, mulai dari pengertian business plan, fungsinya, hingga manfaat yang ditawarkannya?

          Pengertian Business Plan secara Umum

          Secara harfiah, business plan adalah rencana bisnis, atau rancangan yang dibuat dengan merangkum operasional bisnis secara keseluruhan. Rancangan ini umumnya berbentuk dokumen yang dijadikan acuan mulai saat rencana tersebut diterapkan, implementasinya pada operasional harian, dan juga di tahap evaluasi.

          Mempertimbangkan fungsinya yang cukup besar di setiap titik operasional bisnis, cakupan sebuah rencana bisnis umumnya juga sangat besar. Beberapa hal yang terangkum di dalamnya, antara lain adalah:

          • Executive summary berisi penjelasan singkat terkait bisnis yang dilakukan dan umumnya disusun untuk menarik perhatian calon investor.

          • Deskripsi perusahaan untuk memberikan gambaran terkait pelaku usaha yang menjalankan suatu bisnis

          • Penjelasan produk atau jasa untuk memperkenalkan produk-produk maupun jasa yang tersedia untuk ditawarkan dalam bisnis tersebut.

          • Strategi pemasaran sebagai acuan bagaimana pemasaran bisnis tersebut akan dijalankan, bisa dalam kurun waktu tertentu maupun bersifat evergreen atau dapat digunakan sepanjang waktu.

          • Strategi penjualan sebagai acuan bagaimana pelaku usaha dapat mendorong angka penjualan bisnisnya.

          • Strategi operasional yang menjadi petunjuk teknis atau petunjuk pelaksanaan bagaimana bisnis tersebut akan dijalankan dalam basis sehari-hari.

          • Rencana keuangan yang juga dapat dijadikan sebagai acuan agar dalam implementasinya, bisnis dapat terus berjalan sesuai dengan perhitungan modal serta laba ruginya. Bagian ini umumnya juga diisi dengan proyeksi finansial yang dimiliki oleh suatu bisnis.

          Sebagai sebuah acuan yang akan terus dirujuk selama menjalankan suatu bisnis, business plan adalah cara terbaik yang bisa dilakukan oleh setiap pelaku usaha untuk memastikan arah pengembangan bisnis tetap sejalan dengan tujuan awal bisnis itu sendiri.

          Bisnis yang dijalankan dengan sebuah rencana sebagai acuannya akan lebih mudah bertahan dalam menghadapi situasi-situasi tak terduga, sehingga akan lebih mudah bertahan juga dalam tahap pengembangan bisnis.

          Di sisi lain, fungsi pengertian business plan sesungguhnya dapat ditetapkan sesuai dengan kondisi yang dihadapi. Alasan ini pula yang membuat rencana bisnis kadang tidak dibuat di awal, tetapi juga bisa disusun di tengah-tengah operasional bisnis ketika menghadapi situasi khusus.

          Namun, meski pengertian business plan dapat dikondisikan sesuai dengan kebutuhan, sifatnya sebagai acuan sebaiknya tidak mudah berubah agar pengembangan bisnis tetap terarah walau menghadapi kondisi seperti apa pun.

          Jenis-Jenis Business Plan

          Setelah mengetahui pengertian business plan secara umum, tak ada salahnya juga untuk memahami berbagai macam rencana bisnis yang bisa kamu persiapkan sebelum memulai operasional atau pengembangan bisnis.

          Tak ubahnya perbedaan dari berbagai sifat serta pengertian business plan yang dibutuhkan, jenis-jenis business plan juga dapat dibedakan. Beberapa contoh jenis rencana bisnis antara lain adalah:

          1. Rencana bisnis untuk memulai usaha

          Sesuai peruntukannya, rencana bisnis yang satu ini digunakan untuk membantu pelaku usaha dalam memulai karier di dunia bisnis. Oleh karena itu, cakupan di dalamnya pun lebih banyak diisi dengan berbagai macam proyeksi untuk mempermudah penjalanan bisnis, misalnya saja proyeksi pemasukan, keuntungan, kerugian, serta arus kas bisnis.

          Proyeksi-proyeksi inilah yang nantinya akan digunakan sebagai panduan sekaligus tujuan yang ingin dicapai dalam penjalanan bisnis tersebut. Dengan memasukkan beragam proyeksi dalam rencana bisnis, pelaku usaha dapat lebih memahami lingkungan bisnis yang ingin dicobanya, meminimalisir terjadinya kesalahan, dan juga mampu mempersiapkan bisnisnya dalam menghadapi berbagai risiko potensial.

          2. Rencana bisnis strategis

          Jika sebelumnya rencana bisnis dibuat dengan orientasi yang lebih condong pada ketahanan bisnis yang ingin dimulai terhadap berbagai potensi masalah melalui sejumlah proyeksi bisnis, rencana bisnis strategis atau strategic business plan adalah rencana bisnis yang lebih condong pada pengembangan lebih lanjut meski juga disusun dengan mempertimbangkan beragam proyeksi.

          Mengingat setiap tujuan dan arah pengembangan dapat berbeda tergantung dengan bisnisnya, struktur rencana bisnis yang satu ini juga lebih beragam. Namun, meski memiliki struktur yang tak bisa dibilang sama, rencana bisnis strategis tetap memiliki kemiripan dalam menggambarkan tujuan bisnis yang ingin dicapai.

          Visi dan misi pelaku usaha memegang peranan yang sangat krusial dalam jenis rencana bisnis yang satu ini, karena kedua hal itulah yang akan berfungsi sebagai jangkar untuk memastikan pengembangan bisnis masih dapat dikendalikan. Objektif atau tujuan akhir yang ingin dicapai dengan rencana bisnis strategis umumnya merupakan turunan dari visi serta misi tersebut.

          Dengan rencana bisnis strategis, pelaku usaha dapat lebih mudah dalam menemukan investor yang memiliki keselarasan tujuan bisnis. Jika visi dan misi yang dimiliki antara pelaku usaha serta investor sudah sejalan, umumnya investor pun akan lebih mudah mempercayakan pengelolaan investasinya dalam bisnis tersebut.

          Sebagai tambahan, dengan menempatkan tujuan bisnis sebagai fokus utama yang ingin dicapai, pelaku usaha juga akan lebih mudah dalam memantau arah operasional harian bisnis.

          3. Rencana bisnis operasional

          Jika rencana bisnis strategis membantu memantau arah penjalanan bisnis sehari-hari dengan menempatkan fokus utama pada pencapaian tujuan bisnis, rencana bisnis operasional justru lebih menitikberatkan fokus pada proses penjalanan bisnis itu sendiri.

          Rencana bisnis operasional memiliki struktur yang unik jika dibandingkan dengan jenis rencana bisnis lainnya, kalian dalam jenis yang satu ini, cakupannya tidak hanya terbatas pada proyeksi dan strategi semata, tetapi juga membahas tentang peraturan operasional bisnis.

          Prosedur operasional standar menjadi elemen yang penting dan berfungsi sebagai acuan dalam rencana bisnis ini, memastikan setiap pihak yang terkait mengikuti acuan cara yang sama dalam menjaga keberlangsungan proses bisnis.

          4. Rencana bisnis untuk pengembangan

          Rencana bisnis untuk pengembangan atau yang juga sering disebut dengan istilah development business plan adalah rencana bisnis yang seutuhnya menjabarkan terkait pengembangan bisnis yang ingin dilakukan, termasuk tujuan dari pengembangan tersebut serta proyeksi-proyeksi yang menjadi dampaknya.

          Meski demikian, isi yang tertangkup di dalam business plan tersebut tidak terbatas pada pengembangan bisnis saja, tetapi juga mencakup kelengkapan struktur bisnis, administrasi, serta seluruh tanggung jawab yang dipegang oleh setiap pekerja dalam bisnis tersebut.

          Cakupan yang sedikit lebih luas dari fungsi utamanya tersebut dimaksudkan untuk memastikan bisnis yang dijalankan benar-benar siap untuk dikembangkan sesuai dengan rencana. Karena, bagaimanapun, pengembangan sebuah bisnis sedikit banyak akan memengaruhi banyak hal dalam proses bisnis, termasuk dalam pelaksanaan operasional hariannya.

          Berdasarkan alasan yang telah dijabarkan di atas, setiap elemen yang mungkin akan terdampak oleh pengembangan bisnis sebaiknya juga dimasukkan sebagai pertimbangan dalam penyusunan rencana bisnis.

          5. Rencana bisnis untuk pertumbuhan usaha

          Sedikit berbeda dengan jenis rencana bisnis yang disusun untuk melakukan pengembangan, rencana bisnis yang ditujukan untuk pertumbuhan usaha akan lebih detail membahas efek pengembangan dalam menghasilkan proyeksi terbaik tingkat pertumbuhan bisnis.

          Melihat tujuan yang dimilikinya, rencana usaha untuk pertumbuhan usaha dapat difungsikan sebagai dokumen pendukung untuk penggunaan internal maupun eksternal. Lebih lanjut, ada perbedaan antara rencana bisnis untuk pertumbuhan usaha yang akan digunakan secara internal maupun eksternal.

          Jika penggunaan internal berisi deskripsi yang lebih jelas terkait pengembangan usaha sebagai acuan, cakupan penggunaan eksternal akan lebih luas lagi dengan memasukkan struktur manajemen maupun pemangku kepentingan karena rencana bisnis jenis ini dapat digunakan untuk mengundang masuk investor ke dalam bisnis. 

          Tak heran, bukan, jika pembahasan detail pertumbuhan usaha yang direncanakan bukan menjadi satu-satunya elemen yang harus ada dalam rencana bisnis? Gambaran lain tetap diperlukan untuk meyakinkan calon investor bahwa pertumbuhan usaha bisa dicapai sesuai proyeksi.

          Business plan juga dapat digunakan untuk membantu mengambil keputusan bisnis

          Manfaat menyusun rencana bisnis secara matang

          Setelah mengetahui pengertian business plan dan juga dapat membedakan jenis-jenisnya sehingga dapat menentukan rencana seperti apa yang perlu disusun untuk memperoleh capaian bisnis yang optimal, pertanyaan berikutnya adalah: Mengapa setiap pelaku usaha perlu meluangkan tenaga ekstra untuk menyusun rencana bisnis ini sematang mungkin?

          Membaca jenis serta seluruh pengertian business plan, tentunya kamu sudah menyadari bahwa penjalanan maupun pengembangan bisnis membutuhkan persiapan yang berbeda.

          Mempertimbangkan berbagai variabel lainnya yang berbeda kemungkinan akan memberikan hasil yang berbeda. Oleh karena itu, memiliki acuan agar bisnis dapat dikembangkan sesuai dengan visi yang telah ditetapkan menjadi sesuatu yang penting.

          Setiap pelaku usaha sebaiknya memiliki perencanaan yang matang untuk bisnisnya. Di samping itu, memiliki rencana bisnis yang disusun dengan baik juga memberikan berbagai manfaat lainnya, misalnya saja:

          1. Membuka jalan bagi investor agar tertarik pada bisnismu

          Menaruh investasi kepada suatu bisnis tak ubahnya melakukan bisnis itu sendiri. 

          Ketika bisnis yang menerima investasi mengalami kegagalan, kerugian juga akan dialami oleh investor. Dengan kata lain, meyakinkan investor untuk menyuntikkan bisnis pada bisnis yang tengah kelola sesungguhnya bukanlah perkara yang mudah.

          Dengan menyusun rencana bisnis yang matang, pelaku usaha akan lebih mudah dalam meyakinkan investor untuk mempercayakan modal yang dimilikinya. Bagaimana tidak, rencana bisnis yang sudah disusun dengan sedemikian matang tentunya juga akan mempertimbangkan berbagai macam proyeksi yang dapat digunakan oleh calon-calon investor dalam memilih investasi terbaiknya.

          Keberadaan rencana bisnis sebagai acuan yang jelas memungkinkan investor memiliki proyeksi penghitungan keuntungan untuk bahan pengambilan keputusannya sendiri.

          2. Memastikan arus kas bisnis mengalami gangguan yang minimal

          Bisnis yang dijalankan tanpa rencana berarti dijalankan tanpa ada persiapan yang maksimal. Dalam jangka panjang, arah pengembangan bisnis akan menjadi liar dan prediksi pendapatan serta pengeluaran menjadi kacau.

          Agar situasi tersebut tidak terjadi, di mana arus kas bisnis yang seharusnya bisa tetap sehat terpaksa dipakai sebagian atau sepenuhnya ketika bisnis menghadapi situasi-situasi tak terduga, rencana bisnis harus disusun dengan sebaik mungkin.

          Di sisi lain, rencana bisnis kerap mengikutkan proyeksi pendapatan serta pengeluaran untuk memastikan kesiapan operasional dan pengembangan bisnis, termasuk ketika menghadapi situasi yang tak terduga.

          Kesehatan arus kas pun dapat dijaga dengan memastikan setiap pendapatan maupun pengeluaran bisnis dilakukan sesuai acuan yang telah ditetapkan dalam rencana bisnis. Dengan kata lain semakin matang penyusunan sebuah rencana bisnis, semakin andal pula kesiapan bisnis tersebut dalam mengerem pengeluaran-pengeluaran bisnis yang tidak direncanakan.

          3. Membantu pemilik usaha ketika harus mengambil keputusan bisnis

          Situasi bisnis kerap tak dapat terduga. Bisa jadi di satu waktu kondisi bisnis begitu baik sehingga keuntungan yang diterima pun berlipat-lipat kali dibandingkan ekspektasi, tetapi juga sangat mungkin bisnis mengalami masalah yang cukup serius hingga terancam rugi.

          Bagaimana cara setiap pelaku usaha dalam mengambil keputusan ketika dihadapkan dalam situasi serta kondisi bisnis yang tidak menentu akan sangat berpengaruh terhadap bisnis itu sendiri.

          Jika hal ini terjadi, rencana bisnis yang telah disusun dengan sematang dan serapi mungkin akan memberikan keunggulan yang sangat besar: acuan pengambilan keputusan bisnis. Bagaimana penjelasannya?

          Ketika dihadapkan pada masalah atau tantangan yang dapat mengganggu proses bisnis, pelaku usaha dapat kembali melihat beragam proyeksi serta sumber daya yang telah dirangkum dalam rencana bisnis sebelum memutuskan untuk mengambil tindakan bisnis tertentu.

          Oleh karena itu, rencana bisnis yang lengkap dan disusun secara hati-hati tak ubahnya asisten dalam melakukan kalkulasi yang akurat dan mempertimbangkan banyak sisi untuk menentukan tindakan bisnis terbaik yang perlu diambil oleh pelaku usaha.

          Ingat selalu pengertian business plan sebagai acuan untuk menjaga arah pengembangan bisnis, fungsi ini juga dapat digunakan untuk menentukan arah kebijakan bisnis dalam setiap situasi yang dihadapi.

          Dalam sebuah rencana bisnis, setiap sumber daya dan potensi risiko akan dicatat sedetail mungkin, sehingga pelaku usaha dapat mengambil keputusan bisnis yang tepat sesuai dengan sumber daya yang ada.

          Itulah pengertian business plan, jenis-jenisnya, serta urgensi yang dimilikinya untuk disusun secara matang sesuai fungsinya yang penting diketahui oleh setiap pelaku usaha. Pastikan untuk selalu memiliki rencana dan persiapan yang baik sebelum mulai menjalankan operasional atau pengembangan bisnis.

          Coba aplikasi majoo sekarang dengan kelengkapan berbagai fungsi analisis serta penyajian data yang dimilikinya untuk membantumu menyusun rencana paling efektif bagi bisnis yang ingin kamu tekuni. Persiapkan segala sesuatunya secara optimal agar keuntungan bisnismu pun dapat dimaksimalkan!


        • https://majoo.id/solusi/detail/business-plan

        • bobby bachry is inviting you to a scheduled Zoom meeting.

          Topic: Pertemuan 14 Tugas Kelompok Technopreneur : 4SI-P1
          Time: Jul 12, 2021 11:00 AM Jakarta

          Join Zoom Meeting
          https://us05web.zoom.us/j/81506217634?pwd=MEl3K28vdmFxN01JZ044bGRaK1FQZz09

          Meeting ID: 815 0621 7634
          Passcode: Fmkpf1

        • Inilah 11 Contoh Usaha Berbasis Teknologi Paling Berpeluang di Era Digital

          Reviewed by Yuli SE., MM

          Saat ini teknologi cukup berkembang pesat. Bahkan dari teknologi tersebut dapat menghasilkan pendapatan. Tidak dipungkiri terdapat beberapa manfaat internet untuk ekonomi. Berikut adalah beberapa contoh usaha berbasis teknologi.

          1. Menjadi Startup

          Startup atau perusahaan rintisan merupakan suatu bisnis yang didirikan oleh perorangan atau kelompok (bisa berupa perusahaan) yang memiliki kegiatan menjual produk baik barang ataupun jasa yang baru, dengan menghadapi kondisi ketidakpastian yang sangat tinggi.

          Di akhir tahun 2014, startup di Indonesia mulai menjadi bisnis yang menjanjikan. Hal ini ditandai dengan adanya Tokopedia yang didirikan oleh William Tanuwijaya. Tokopedia mampu menarik investor asing dari perusahaan pemodal ventura yang berani memberikan dana sebesar seratus juta dolar. Saat ini banyak sekali startup yang mendulang kesuksesan, seperti bukalapak, traveloka, go-jek, dan lain sebagainya.

          Cara memulai bisnis startup adalah bisa dengan mengidentifikasi berbagai masalah yang kita alami. Dari berbagai masalah tersebut, tentukan solusi yang cerdas dan tepat untuk mengatasi dan memecahkan permasalahan. Jangan pernah berhenti untuk bermimpi, siapa tau dari solusi tersebut bisa menjadi peluang bisnis.

          Jika Anda yakin untuk memulai bisnis startup, maka Anda bisa menggali informasi dari berbagai pihak. Termasuk berdiskusi dengan komunitas ataupun menggali ilmu dari para pendiri startup yang telah sukses. Jadikan ini menjadi ide bisnis jangka panjang Anda.

          2. Menjadi Konsultan Teknologi

          Usaha ini cocok bagi Anda yang memiliki latar belakang pendidikan di bidang IT ataupun memiliki keahlian dalam bidang tersebut. Konsultan teknologi juga harus mampu mengetahui tren teknologi saat ini dan masa yang akan datang. Karena dengan pengetahuan dan kemampuan yang terbaru, maka menjadikan Anda sebagai konsultan teknologi yang cukup kompetitif di dalam industri.

          3. Menjadi Konsultan Media Sosial

          Saat ini adalah era digital. Media sosial tidak hanya berfungsi sebagai akun pribadi yang digunakan untuk membagikan berbagai kegiatan, melainkan media sosial saat ini juga berperan untuk menghasilkan pendapatan. Media sosial merupakan salah satu alat pemasaran termurah.

          Anda bisa melakukan riset untuk memperoleh data yang berkaitan tentang produk apa yang saat ini sedang banyak dibutuhkan. Biasanya konsultan media sosial bisa mengisi konten berupa foto, deskripsi produk, dan lain sebagainya untuk menarik perhatian pengguna media sosial. Menjadi konsultan media sosial adalah bisnis anak kuliah modal kecil.

          4. Menjadi Web Developer

          Bagi Anda yang ingin menjadi web developer, harus miliki kemampuan dasar yaitu memahami konsep Hyper Text Transfer Protocol (HTTP), Hyper Text Markup Language (HTML), Cascading Style Sheet (CSS), javascript, server side programming, database SQL, web server, dan web hacking.

          5. Menjadi Web Design

          Kebutuhan web saat ini, terlebih lagi bagi pelaku usaha cukup berperan penting dalam meningkatkan pendapatan. Bagi Anda yang mampu mendesign tampilan web menjadi menarik, jenis usaha ini cukup bagus. Karena tidak semua orang memiliki kemampuan dalam mengelola atau melakukan perbaikan pada web. Tampilan web menjadi kesan pertama yang terlihat oleh orang lain, sehingga pemiliki web haruslah memberikan kesan pertama yang baik dengan memperindah design web.

          6. Menjadi Android Developer

          Pengguna smartphone di Indonesia terus meningkat dan tidak sedikit para generasi muda yang mulai menekuni untuk menjadi andorid developer, karena ini menjadi bisnis untuk mahasiswa yang menguntungkan. Dalam pengembangan aplikasi memanglah tidak mudah, namun jika terus giat dalam mencari informasi dan terus belajar maka Anda bisa menjadi seseorang yang profesional dalam bidang android developer.

          7. Menjadi Penyedia Konten

          Penyedia konten sering dibutuhkan di beberapa website freelance. Konten yang biasa di perlukan adalah berupa artikel, video, gambar, dan konten-konten menarik lainnya. Konten ini diperlukan karena bisa memaksimalkan lalu lintas dari website atau blog.

          8. Membuat Perpustakaan Online

          Anda bisa membuat e-library atau perpustakaan online dan memperoleh penghasilan. Anda bisa membagikan informasi yang bermanfaat dan mampu menarik orang-orang untuk menjadi anggota dari perpustakaan online tersebut. Penghasilan bisa didapatkan dari biaya berlangganan yang sudah ditetapkan untuk para anggota.

          9. Membuat Antivirus

          Antivirus sangat berguna untuk smartphone, komputer, laptop, dan notebook. Karena antivirus merupakan sebuah program yang mampu mengidentifiksai dan menangani ketika sebuah aplikasi terjangkit virus yang berbahaya. Keamanan sebuah aplikasi dinilai sangat penting, karena beberapa aplikasi di dalamnya memuat data-data yang penting.

          10. Membuka Jasa Servis Gadget

          Saat ini banyak orang yang memiliki gadget seperti smartphone ataupun laptop, sehingga jasa servis sangat diperlukan jika terjadi kerusakan pada gadget tersebut.

          11. Membuka Toko Komputer

          Produk yang dijual pada komputer tidak melulu hanya komputer atau laptop saja, tetapi juga peralatan-peralatan teknologi lainnya. Bahkan Anda bisa menyediakan software, sehingga Anda juga bisa menginstalkan jika ada konsumen yang memerlukan program software tertentu.


        • https://dosenekonomi.com/bisnis/peluang-bisnis/contoh-usaha-berbasis-teknologi

        • Bobby Bachry is inviting you to a scheduled Zoom meeting.


          Topic: Pertemuan 15 Tugas Kelompok Technopreneur : 4SI-P1

          Time: Jul 19, 2021 10:30 AM Bangkok


          Join Zoom Meeting

          https://us05web.zoom.us/j/82836275066?pwd=RTRGUWZnWTc5eFpZdERGTVNrTkM1UT09


          Meeting ID: 828 3627 5066

          Passcode: 5Quwqe



        • Silahkan dijawab soal UAS kirim file format PDF batas waktu jawaban sampai dengan pukul : 23:00 WIB