Budaya kerja adalah suatu falsafah yang didasari oleh pandangan hidup sebagai nilai-nilai yang menjadi sifat, kebiasaan, dan kekuatan pendorong, membudaya dalam kehidupan suatu kelompok masyarakat atau organisasi, kemudian tercermin dan sikap menjadi perilaku, kepercayaan, cita-cita, pendapat, dan tindakan yang terwujud sebagai “kerja” atau “bekerja”. Budaya kerja organisasi adalah manajemen yang meliputi pengembangan, perencanaan, produksi, dan pelayanan suatu produk yang berkualitas dalam arti optimal, ekonomi, dan memuaskan. 
Jadi bila kata Budaya dan Kerja digabungkan memiliki
pengertian yaitu nilai-nilai sosial atau suatu keseluruhan pola perilaku yang
berkaitan dengan akal dan budi manusia dalam melakukan suatu pekerjaan.
Jadi setiap individu yang bekerja harus memiliki budaya kerja yang baik. Budaya
yang kerja yang baik sangat diperluukan agar menjadi pekerja yang berbudi
pekerti dan mengerti nilai-nilai yang dijalaninya. Dan tidak membawa individu
kepada penyimpangan. Jadi itulah perlunya kita memahami budaya kerja yang baik.
Manfaat dari penerapan Budaya Kerja :
1. Meningkatkan produktivitas kerja
Penerapan budaya kerja organisasi yang baik dapat meningkatkan produktifitas kerja. Karena para tenaga kerja atau karyawan sudah mengetahui dan memahami nilai-nilai yang harus diperoleh untuk mencapai tujuan perusahaan. Contohnya karyawan meningkatkan barang dan jasa dari berbagai sumberdaya atau faktor produksi yang digunakan dengan membandingkan hasil yang diperoleh dengan waktu yang telah ditentukan .
2. Meningkatkan
rasa kekeluargaan
Ketika kita menerapkan nilai budaya kerja yang baik itu akan dapat meningkatkan rasa kekeluargaan guna untuk mempererat hubungan antar anggota agar timbul rasa kasih sayang dan persaudaraan dalam suatu organisasi.
3. Membangun
komunikasi yang lebih baik
Dengan penerapan budaya kerja organisasi yang baik, komunikasi anatar bawahan dengan atasan, bawahan dengan bawahan, dan atasan dengan bawahan yang terjadi didalam sebuah perusahaan akan semakin berkembang dengan baik.