Diskusi

Diskusi

oleh Febri Sugiarto -
Jumlah balasan: 3

Assalamualaikum wr wb selamat sore buat kita semua.

Semoga kita dapat menjalankan Ibadah di bulan Ramadhan ini dengan hati suci dan ikhlas....

mohon maaf lahir batin...

 

Menurut Teman Teman:

-          Bagaimana cara komunikasi pemimpin di dalam organisasi kepada bawahan agar masuk kedalam hati dan dapat diresapi (bawahan dapat termotivasi)?

 

Di Persilakan Teman Teman Yang Ingin Menjawab

Terima Kasih..

Sebagai balasan Febri Sugiarto

Re: Diskusi

oleh Dwi Herinanto -
Terima kasih Mas Febri atas pertanyaan yang diajukan, sambil menunggu rekan-rekan MM yang lain, ijinkanlah saya untuk memberikan respon terkait pertanyaan ΓÇ£Bagaimana model komunikasi yang dilakukan oleh pemimpin dalam suatu organisasi, agar bawahan termotivasi?ΓÇ¥

Pertama, poin penting yang harus saya sampaikan adalah inti daripada komunikasi adalah penyampaian pesan/informasi. Ini berarti bahwa komunikasi bukanlah suatu keputusan, jadi harus dibedakan antara ΓÇ£pemimpin menyampaikan informasiΓÇ¥ dan ΓÇ£pemimpin dalam menyampaikan keputusan/kebijakanΓÇ¥.

Proses komunikasi berfungsi mengembangkan motivasi para karyawan, antara lain dengan memberikan penjelasan tentang tugas-tugas mereka, memberikan petunjuk bagaimana mencapai target, dan bila target di bawah standar dapat disampaikan cara memperbaiki standar kinerja. Dorongan untuk mencapai perilaku yang diinginkan melalui komunikasi dua arah akan merangsang motivasi. Melalui komunikasi ini, dapat dilakukan pengendalian perilaku dalam suatu organisasi. Komunikasi memiliki 4 fungsi utama yaitu:
1. Pengendalian/pengawasan
2. Pembinaan motivasi
3. Pengungkapan emosional
4. Penyampaian informasi

Kegiatan komunikasi secara garis besar menurut (Robbins, 1996:5) yang dilakukan pemimpin kepada bawahan memiliki 5 tujuan yaitu:
1. Meningkatkan hubungan kerja dan kerjasama yang baik antar individu dan antar unit organisasi.
2. Mengetahui sedini mungkin masalah-masalah yang timbul di dalam pelaksanaan tugas masing-masing.
3. Mengurangi dampak negatif adanya konflik ataupun frustasi.
4. Mendorong semangat kerja dan menciptakan motivasi
5. Memudahkan koordinasi antar individu dan antar unit.

Jadi, sebagai seorang pemimpin, poin penting yang harus dilakukan dalam membangun komunikasi sebagaimana yang ditulis oleh Robbins yaitu mendorong semangat kerja dan menciptakan motivasi kerja dengan melakukan komunikasi horizontal atau lateral (bentuk komunikasinya informal).

Demikian tanggapan saya dan saya berdoa pandemic Covid-19 segera berakhir sehingga kita dapat berdiskusi secara konvensional (face to face) di ruang kelas.


Salam hormat,
Dwi Herinanto-Pringsewu.
Sebagai balasan Dwi Herinanto

Re: Diskusi

oleh Puji Handoyo -
Hadir. As wr wb selamat sore buat kita semua. Semoga kita dapat menjalankan Ibadah di bulan Ramadhan ini dengan hati suci dan ikhlas....mohon maaf lahir batin...amin.. YRA.

ijin bertanya dalam organisasi tentunya banyak sekali beranekaragaman suku, ras, dan juga golongan tentunya dalam hal inti pastinya banyak sekali sifat-sifat individu yang berbeda-beda dan cara berfikir yang berbeda beda. beda pula cara pandang serta berpendapat. tentunya ini akan sangat sulit sekali untuk satu motivasi dan satu tujuan. apakah ada cara yang paling efektif dalam menyampaikan komunikasi terhadap setiap individu? cara yang paling mudah diterima untuk membuat mereka termotivasi?


terimakasih
salam hangat
puji handoyo