Forum Diskusi Pertemuan 10

Forum Diskusi Pertemuan 10

Jumlah balasan: 2

Silahkan jawab pertanyaan diskusi dibawah ini :

  1.  Apakab perbedaan antara barang dagangan kelompok fashion dan staple atau basis? Bagaimana sebaiknya ritel melihat perbedaan kedua kelompok barang dagangan tersebut terkait dengan aktivitas pengelolaan barang dagangan.
  2.  Jelaskan dampak bagi operasional maupun citra toko, jika ritel melakukan kesalahan dalam memutuskan pilihan terhadap vendor dalam menyiapkan barang dagangan bagi toko?
  3. Jelaskan kelemahan dan keunggulan negosiasi ritel dan vendor yang dilakukan melalui tatap muka maupun melalui internet?

Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi Pertemuan 10

oleh Muhammad Baderi -
Nama : Muhammad Baderi
Npm : 161211040

1.Pada dasarnya terdapat dua system pembelian barang dagangan, yaitu system pembelian barang pokok (staple merchandise) dan anggaran barang untuk barang fesyen. Beberapa metode peramalan permintaan dapat dilakukan untuk mendukung proses sistem pembelian, hal ini dapat dibantu dengan informasi masa lalu maupun digunakannya alat-alat statistic untuk memprediksi ramalan permintaan.

Secara spesifik ritel harus menentukan strategi mereknya, apakah harus membeli merek nasional yang telah terkenal atau harus mengembangkan merek sendiri. Ritel juga harus menentukan bagaimana dan dimana bertemu dan berkomunikasi dengan vendor, apakah komunikasi tersebut sebaiknya dilakukan dengan tatap muka atau menggunakan tehnologi internet.

2. Dampak yang dapat di terima antara lain adalah :
a. Kerugian waktu sehingga harus menyiapkan ulang barang yang sesuai
b. Barang yang mengalami kesalahan harus kembali dan di ganti dengan yg sesuai
c. Citra toko menjadi menurun dan konsumen pindah ke toko lain yang dapat memenuhi kebutuhnnya
d. Omset menurun

3. Kelebihan dalam negosiasi ritel dan vendor adalah sebagai berikut.
1. Negosiasi dapat memberikan kemudahan bagi pihak-pihak yang bernegosiasi untuk menentukan pilihannya.
2. Negosiasi tidak bergantung pada norma hukum.
3. Negosiasi dapat memberikan uang kepada pihak-pihak yang bernegosiasi untuk menentukan kesepakatan bersama sehingga tidak ada pihak yang dirugikan.
4. Semua pihak berhak memperoleh kesempatan untuk menjelaskan berbagai persoalan ketika bernegosiasi.
4. Dengan melalui internet dapat mempermudah komunikasi jarak jauh. Sehingga lebih efisien pada waktu, biaya dll

Adapun kelemahan dalam negosiasi ritel dan vendor adalah sebagai berikut,
1. Negosiasi tidak dapat berjalan lancer tanpa adanya kesepakatan antara pihak-pihak yang bernegosiasi.
2. Sulit untuk melakukan negosiasi apabila posisi pihak-pihak yang melakukan negosiasi tidak seimbang.
3. Ketika bernegosiasi, hasilnya tidak dapat diputuskan secara langsung.
4. Signal dan juga vasilitas aplikasi meeting untuk negosiasi yang kuran baik

Trimakasih
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi Pertemuan 10

oleh Andre Jaya -
1. Barang kebutuhan dasar adalah barang yang banyak dijual dan sifatnya mudah dicari, Tipe barang dagangan ini adalah produk regular yang mempunyai permintaan yang stabil. Pada prespektif konsumen, tipe barang dagangan ini yang diprioritaskan adalah harga dan ketersediaan barang .

sedangkan barang fashion cenderung banyak mengalami pembaruan sesuai dengan permintaan konsumen. Tipe barang dagangan ini mempunyai tingkat
permintaan yang fluktuatif, mempunyai permintaan yang tidak terprediksi.

Contoh barang dagangan yang termasuk dalam kelompok barang kebutuhan dasar misalnya pensil,kaos, dan celana jins. Meskipun beberapa barang yang dikategorikan dalam barang kebutuhaan dasar bersifat musiman namun biasanya kelompok barang dagangan ini tidak bersifat musiman dan dapat dijual sepanjang tahun. sedangkan barang dagang fashion merupakan kelompok barang daganganyang biasanya terus mengalami pembaruan mengikuti tren permintaan konsumen, seperti pakaian pesta, sepatu,dll.

Dengan Ritel berusaha keras untuk perputaran modal yang seimbang, perpaduaan antara variasi, keanekaragaman,dan persediaan barang merupakan hal penting dalam menentukan strategi barang dagang.

2. Dampak bagi operasional jika ritel melakukan kesalahan dalam menentukan pilihan terhadap vendor dalam menyiapkan barang dagangan bagi toko ialah :
- Citra toko menjadi jelek dan konsumen akan memilih pindah ke toko lain yang dapat memenuhi kebutuhannya.
- Omzet ritel menurun
- Barang yang mengalami kesalahan harus dikembalikan dan di ganti dengan barang yg sesuai.

3. Kelebihan negoisasi ritel dan vendor :
1. Negosiasi dapat memberikan kemudahan bagi pihak-pihak yang bernegosiasi untuk menentukan pilihannya

2. Negosiasi tidak bergantung pada norma hukum

3. Negosiasi dapat memberikan uang kepada pihak yang bernegosiasiuntuk menentukan kesepakatan bersama sehingga tidak ada pihak yang dirugikan

4.Semua pihak berhak memperoleh kesepakatan untuk menjelaskan berbagai persoalan ketika bernegosiasi.

Kelemahan :
1. Negosiasi tidak dapat berjalan lancar tanpa adanya kesepakatan antara pihak-pihak yang bernegosiasi

2. Sulit untuk melakukan negosiasi apabila posisi pihak-pihak yang melakukan negosiasi tidak seimbang

3. Ketika bernegosiasi, hasilnya tidak dapat diputuskan secara langsung