Jordi magandi,1812110147

Jordi magandi,1812110147

oleh Jordi Magandi -
Jumlah balasan: 4

1. Keterampilan ber delegasi
Delegasi adalah tindakan meneruskan tugas dan wewenang yang terkait dengan pekerjaan kepada tim kerja atau karyawan lainnya.

2. Keterampilan taktik

keterampilan tidak hanya melibatkan penggunaan komputer, membuat kode program, mesin operasi dan perangkat lunak, alat produksi, dan peralatan.

3. Keterampilan konseptual

Keterampilan manajer yang satu ini melibatkan pengetahuan dan kemampuan untuk berpikir abstrak dan merumuskan ide-ide.

4.keterampilan kepemimpinan

Bahkan untuk memimpin orang lain pun dibutuhkan keterampilan.  Keterampilan kepemimpinan yang perlu kamu terapkan adalah bagaimana cara agar tim kerja dan karyawan lainnya mempercayakan semua tugas kepemimpinan kepada kamu.

5. Keterampilan komuniakasi

Keterampilan komunikasi yang baik dapat meningkatkan meningkatkan rasa kebersamaan antara manajer dan tim kerja.

6. Keterampilan motivasi

Agar semua member atau karyawan bekerja dengan baik dan maksimal, berikan motivasi yang kuat untuk mereka.  Memberikan semangat selalu agar mereka cepat menyelesaikan tugas dengan baik dan juga memberikan hadiah bagi yang berprestasi, adalah sedikit contoh dari keterampilan motivasi

7. Keterampilan membuat keputusan

Manajer membuat banyak keputusan, baik secara langsung atau tidak langsung.  Membuat keputusan adalah komponen kunci dalam kesuksesan seorang manajer. 

Alhasil, keputusan yang buruk akan membuat citra perusahaan menjadi buruk.  Sebaliknya, keputusan yang bagus akan membuat sukses tim kamu sendiri dan juga keberhasilan itu akan membuat dampak yang baik untuk perusahaan.

8. Kerterampilan perencanaan

Membuat rencana akan sesuatu adalah salah satu keterampilan manajer yang sangat penting.  Perencanaan akan mengarahkan segala sesuatunya agar target kerja menjadi on schedule dan selesai tepat pada waktunya. 

Proses perencanaan termasuk mengidentifikasi dan menetapkan tujuan yang dapat dicapai, mengembangkan strategi yang diperlukan, dan menguraikan tugas dan jadwal tentang cara mencapai tujuan yang ditetapkan.  Lalu, perencanaan tersebut harus disetujui bersama agar semua dapat melakukan tugasnya masing-masing dengan baik agar tidak ada misscomunication.

Sebagai balasan Jordi Magandi

Re: Jordi magandi,1812110147

oleh zuri zuriana -
Terkait dengan kekuasaan dan politiknya seperti apa ?
Sebagai balasan zuri zuriana

Re: Jordi magandi,1812110147

oleh agus murtopo -
Keterkaitan dengan kekuasaan dan politik
Kekuasaan dipandang sebagai gejala yang selalu terdapat dalam
proses politik. Dalam kamus ilmu politik terdapat beberapa konsep yang berkaitan dengan kekuasaan (power), seperti influence (pengaruh), persuasion (persuasi), force (kekuatan),
coercion (kekerasan) dan lain sebagainya.
Influence adalah kemampuan untuk mempengaruhi orang lain agar mengubah sikap dan
perilakunya secara sukarela. Persuasion adalah kemampuan meyakinkan orang lain dengan
argumentasi untuk melakukan sesuatu. Force adalah penggunaan tekanan fisik, seperti
membatasi kebebasan, menimbulkan rasa sakit ataupun membatasi pemenuhan kebutuhan biologis pihak lain agar melakukan sesuatu. Pengertian coercion adalah peragaan kekuasaan atau ancaman dan paksaan yang dilakukan oleh seseorang atau kelompok terhadap pihak lain agar bersikap dan berperilaku sesuai dengan kehendak pihak pemilik kekuasaan. Dari konsep di atas, kekuasaan politik dapat dirumuskan sebagai kemampuan menggunakan sumber-sumber pengaruh untuk mempengaruhi proses pembuatan dan
pelaksanaan keputusan politik sehingga keputusan itu menguntungkan dirinya, kelompoknya ataupun masyarakat pada umumnya. Bila seseorang suatu organisasi, atau suatu partai politik bisa mengorganisasi sehingga berbagai badan negara yang relevan misalnya membuat aturan yang melarang atau mewajibkan suatu hal atau perkara, maka mereka mempunyai kekuasaan
politik.
Sebagai balasan zuri zuriana

Re: Jordi magandi,1812110147

oleh Jordi Magandi -
kekuasaan merupakan kapasitas yang dimiliki seseorang untuk
mempengaruhi cara berpikir dan berperilaku orang lain sesuai dengan yang diinginkannya.
Kekuasaan tersebut dapat diperoleh dari berbagai sumber yang dibedakan menjadi kekuasaan
formal dan kekuasaan personal. Kekuasaan biasanya identik dengan politik. Politik sendiri
diartikan sebagai upaya untuk ikut berperan serta dalam mengurus dan mengendalikan urusan
masyarakat. Penyalahgunaan kekuasaan pada dunia politik yang kerap dilakukan oleh pelaku
politik menimbulkan pandangan bahwa tujuan utama berpartisipasi politik hanyalah untuk
mendapatkan kekuasaan. Padahal, pada hakekatnya penggunaan kekuasaan dalam politik
bertujuan untuk mengatur kepentingan masyarakat seluruhnya, bukan untuk kepentingan pribadi
ataupun kelompok. Untuk itu, adanya pembatasan kekuasaan sangat diperlukan agar tumbuh
kepercayaan masyarakat terhadap pemegang kekuasaan dan terciptanya keadilan serta
kenyamanan dalam kehidupan. Politik dan kekuasaan dijalankan untuk menyeimbangkan
kepentingan individu karyawan dan kepentingan manajer, serta kepentingan organisasi.