Garis besar topik
-
-

Assalamualaikum wr wb.
Salam Sehat buat semua nya..... semoga dalam pembelajaran daring ini kalian semua tetap semangat yaaa.....
Seperti yang kalian ketahui bahwa selama beberapa pertemuan kedepan kita akan banyak membahas tentang Prilaku Organisasi yang meliputi Arti penting Perilaku Organisasi,Keragaman dalam Organisasi,Sikap dan Kepuasan Kerja,Emosi dan Suasana Hati,Kepribadian dan Nilai,Persepsi dan Pengambilan Keputusan,Konsep Motivasi,Dasar-dasar Perilaku Kelompok,Memahami Kerja Tim,Komunikasi,Kepemimpinan,Kekuasaan dan Politik,Manajemen Konflik dan Negosiasi,Budaya Organisasi.
Ibu berharap materi tersebut diatas dapat memberikan ilmu dan manfaat yang sangat besar bagi kalian semua nantinya.
Wassalam mualaikum wr wb.
-
-
Ass.Wr.Wb. Selamat Pagi...
Apa khabar anak - anak semuanya semoga sehat ya... Pagi ini ibu akan menjelaskan materi yang terkait dengan Prilaku Organisasi.
Prilaku Organisasi adalah : Yang menginvestasi pengaruh individu, kelompok dan struktur terhadap prilaku di dalam organisasi, untuk tujuan penerapan pengetahuan demi peningkatan efektifitas organisasi.
Pada pertemuan 1 ini kita akan membahas tentang Arti Penting Prilaku Organisasi yang terdiri :
a. Ketrampilan Interpersonal
b. Fungsi dan peran manajer
c. Disiplin dan perilaku organsasi
d. Tantangan dan peluang dalam Perilaku Organisasi
e. Pengembangan Model Perilaku Organisasi
Untuk lebih jelasnya silahkan kalian melihat paparan yang ada di PPT dan setelah itu dapat mengerjakan tugas yang ibu berikan, jika ada pertanyaan atau ada yang ingin didiskusikan terkait materi tersebut silahkan sampaikan melalui group WA.
Wss. Wr.Wb.......
-
RANGKUMAN
Manajer perlu mengembangkan ketrampilan interpersonalnya, atau orang agar efektif dalam pekerjaaannya. Perilaku Organisasi menginvestigasi dampak individu, kelompok dan struktur atas perilaku dalam sebuah organisasi, dan ia menerapkan pengetahuan untuk membuat organisasi bekerja dengan lebih efektif.
Secara khusus, perilaku organisasi fokus mengenai bagaimana meningkatkan produktivitas : mengurangi absen, perputaran pekerja, dan perilaku menyimpang ditempat kerja : serta meningkatkan perilaku kewargaan organisasi dan kepuasan kerja.
-
-
-
RANGKUMAN
Bab ini melihat keragaman melalui banyak sudut pandang. Kita member perhatian khusus pada tiga variabel, karekteristik biografis, kemampuan dan dan program kergaman.
Manajemen keragaman harus merupakan komitmen berkelanjutan yang menerangkan semua level organisasi.
Kebijakan untuk meningkatkan iklim keragaman dapat menjad efektif, sedemikian lama seiring dengan didesaiannya mereka untuk mengakui perspektif semua pekerjaan.
-
-
RANGKUMAN
Manajer harusnya tertarik akan sikap pekerjaannya karena sikap memberikan peringatan mengenai masalah potensial dan memengaruhi prilaku.
Menciptakan angkatan kerja yang puas hamper tidak pernah menjadi jaminan kinerja organisasi yang sukses, tetapi bukti menyatakan dengan kuat bahwa apa pun yang dapat dilakukan manjer untuk meningkatkan sikap pekerja akan mungkin menghasilkan efektifitas organisasi yang meningkat sampai pada kepuasan pelanggan yang tinggi ΓÇô dan laba.
-
-
-
Ass. Wr.Wb
Selamat Pagi ......
Bagaimana Kabar kalian hari ini ..... semoga sehat semuanya ya... dan selalu dalam lindungan alloh SWT... so pasti tetap semangat ya... !
Pada pertemuan minggu ini ibu akan memberikan materi Emosi Dan Suasana Hati.
Sebelum kita mulai ibu akan menyampaikan terlebih dahulu arti dari Emosi dan Suasana Hati itu sendiri, Emosi yaitu Perasaan Intens yang diarahkan pada seseorang atau sesuatu, sedangkan Suasana Hati yaitu Perasaan yang cenderung kurang intens dibandingkan emosi dan kurang stimulus kontekstual.
Dalam BAB ini kita juga akan mempelajari tentang Pembahasan dan hasil riset baru tentang suasana hati dan emosi serta mengenai peran emosi dan keputusan etis, mengenai gender dan emosi, mengenai akting permukaan dan kesehatan, mengenai kepemimpinan transformasional dan tampilan emosi, mengenai marah dan dampaknya dilikungan kerja, Bagian Baru Utama ( Pengaturan Emosi , dan Bagian Baru ( implikasi untuk para manajer ) dengan petunjuk bagaimana mengaplikasikan isi bab pada dunia kerja.
Semua materi tersebut dapat kalian pelajari / lihat di PPT yang ibu berikan. ( Jika ada kendala dalam membuka slide silahkan menggunakan Hyperlink )
Demikian Pengantar dari Ibu, semoga dengan penjelasan tersebut kalian semua dapat memahami dan mengerti tentang Emosi Dan Suasana Hati.
Wass. Wr.Wb
-
RANGKUMAN
Emosi dan Suasana Hati sama - sama efektif sifatnya. Tetapi mreka juga berbeda suasana hati lebih umum dan kurang kontekstual daripada emosi. Peristiwa pun benar - benar berpengaruh.
Waktu dalam hari dan hari dalam seminggu, peristiwa - peristiwa yang menekan, aktivitas - aktivitas sosial, serta pola tidur adalah beberapa faktor yang memengaruhi emosi dan suasana hati.
Emosi dan suasana hati telah terbukti relevan untuk setiap topik perilaku organisasi yang kita pelajari, dan memiliki implikasi untuk praktik manajerial.
-
-
-
-
-
RANGKUMAN
Kepribadian berarti bagi prilaku organisasi. Ia tidak menjelaskan semua perilaku, tetapi ia mentepkan tahapannya. Teori dan riset yang berkembang mengungkapan bagaimana kepribadian berarti lebih dalam beberapa situasi dibandingkan yang lainnya. lima besar telah menjadi kemajuan yang cukup penting, meskipun Dark Triad dan sifat - sifat lainnya juga berarti.
Lebih jauh lagi , setiap sifat memiliki keuntungan dan kelemahan bagi perilaku kerja. Tidak ada konstelasi yang sempurna dari sifat - sifat yang ideal untuk setiap situasi.
Kepribadian dapat membantu anda untuk memahami mengapa orang - orang ( termaksud diri anda ! ) bertindak, berpikir, dan merasa sebagaimana yang kita lakukan, dan manajer yang cerdas dapat menempatkan pemahaman itu untuk digunakan dengan hati - hati menempatkan pekerja dalam situasi yang paling cocok dengan kepribadiannya.
Mengapa penting mengetahui nilai - nilai seorang individu ? nilai sering mendasari dan menjelaskan sikap, perilaku, dan persepsi. Jadi pengetahuan tentang sistem nilai seorang individu dapat memberikan pandangan tentang apa yang membuat orang itu " bergerak " -
Assalammualaikum Wr.Wb ......
Morning ...... semuanya....
Gimana hari ini.... tetap semagattt ya semuanya...
Semoga sehat waalfiat dan selalu tetap semangat....
Pada pertemuan minggu ini ibu akan memberikan materi Kepribadian Dan Nilai.
Dalam BAB ini kita akan mempelajari diantaranya : Bagian Utama Baru ( Pendekatan - Penghindaran ), pembahasan dan hasil riset baru pada kepribadian proaktif, bagian utama baru ( Kepribadian dan situasi ), Hasil riset terkini pada kerangka GLOBE untuk menilai budaya dan pembahasan terkini pada nilai - nilai terminal dan instrumental.
Yang kalian bisa pelajari / lihat di PPT yang ibu berikan.
Selain PPT silahkan kalian menonton juga video yang ibu berikan setelah itu kita melakukan diskusi di Forum diskusi, terkait PPT dan Video tersebut.
Semoga dengan penjelasan tersebut kalian semua dapat memahami dan mengerti tentang Kepribadian Dan Nilai.
Wass. Wr.Wb
-
-
RANGKUMAN
Individu mendasarkan perilakunya tidak pada cara lingkungan eksternalnya sebenarnya, melainkan cara pandang atau apa yang mereka percayai. Sebuah pemahaman cara orang membuat keputusan dapat membantu kita menjelaskan dan memprediksi perilaku, tetapi sedikit keputusan penting yang sederhana atau cukup tidak ambigu bagi penerapan asumsi - asumsi model rasional.
Kita mendapati individu - individu yang mencari solusi yang memuaskan daripada yang optimal, menyuntikan bias dan praduga dalam proses keputusan, dan mengandalkan intuisi.
Para manajer seharusnya mendorong kreatifitas dalam pekerja dan tim untuk menciptakan sebuah rute untuk menginovasi pegambilan keputusan.
-
Vidio di kumpulkan / di kirimkan ke Ketua Kelas : Iqro Upesa ( Hp. 0853 6656 3633 )
-
-
-
RANGKUMAN
Teori ΓÇô teori mengenai motivasi dalam bab ini berbeda dalam keunggulan prediktif mereka . Hierarki Maslow, kebutuhan McClelland, dan teori dua faktor menitik beratkan pada kebutuhan.
Tidak ada yang mendapat dukungan luas, meskipun McClelland adalah yang terkuat, terutama mengenai hubungan antara pencapaian dengan produktivitas.
Teori penentuan nasib sendiri dan teori evaluasi kognitif, memiliki manfaat untuk dipertimbangkan. Teori penempatan tujuan bermanfaat tapi tidak mencakup ketidakhadiran, tingkat perputaran, atau kepuasan kerja. Teori penguatan dapat bermanfaat, tetapi tidak membahas mengenai kepuasan pekerja atau keputusan untuk keluar.
Karakteristik yang paling unggul dari teori keadilan adalah bahwa teori ini mencetuskan riset atas keadilan organisasi, yang mana memiliki lebih banyak dukungan dalam literaturnya.
Teori ekspektansi dapat bermanfaat, tetapi mengansumsikan bahwa para pekerja memiliki beberapa kendala dalam pengambilan keputusan, misalnya bias atau informasi yang tidak lengkap, dan keterbatasan dalam penerapannya.
-
-
-
-
Rangkuman " Dasar Dari Perilaku Kelompok "
Kita dapat menarik beberapa implikasi dari pembahasan mengenai kelompok.
Pertama : Norma mengendalikan perilaku dengan menetapkan standar mengenai benar dan salah. Norma - norma yang ditetapkan oleh kelompok dapat membantu dalam menjelaskan perilaku para anggota bagi para manajer.
Kedua : Ketidak adilan status dapat menciptakan frustasi dan dapat mempengaruhi produktifitas secara negatif dan kesediaan untuk tetap bertahan dengan organisasi.
Ketiga : Dampak dari besaran kinerja kelompok bergantung pada tipe tugas. Kelompok yang lebih banyak dihubungkan dengan kepuasan yang lebih rendah.
Keempat : Kekompokan dapat mempengaruhi level produktifitas kelompok, bergantung pada norma yang terkait dengan kinerja kelompok.
Kelima : Keragaman terlihat memiliki dampak yang terpadu dalam kinerja kelompok, dengan beberapa study yang menyarankan bahwa keragaman dapat membantu kinerja dan yang lainnya menyarankan bahwa ini dapat melukainya.
Keenam : Konflik peran dikaitkan dengan ketegangan yang disebabkan oleh pekerjaan dan ketidakpuasan pekerjaan.
Ketujuh : Orang - orang umumnya lebih memilih berkomunikasi dengan yang lainnya setara level status mereka sendiri atau yang lebih tinggi, dan bukannya dengan yang berada dibawah mereka.
-
-
-
-
-
RANGKUMAN
Beberapa kecenderungan telah memengaruhi pekerjaan sebanyak gerakan besar untuk memperkenalkan tim dalam kerja keras. Pergeseran dari bekerja sendiri ΓÇô sendiri menjadi bekerja dalam tim mensyaratkan para karyawan untuk bekerjasama dengan orang lain, berbagai informasi, menghadapi perbedaan, dan meleburkan kepentingan pribadi untuk kebaikan yang lebih besar bagi tim.
-
Study Kasus : Kinerja PT Unilever Tbk. Guna Memenuhi Kebutuhan KonsumenUnilever adalah 43 brand utama dan 1,000 SKU, dipasarkan melalui jaringan yang melibatkan sekitar 500 distributor Unilever atau PT. Unilever Indonesia merupakan perusahaan multinasional yang memproduksi produk-produk kebutuhan konsumen. Unilever unggul dengan brand-brand andalanya dalam Rangkaian mencangkup brand-brand ternama yang disukai di dunia seperti Pepsodent, Lux, Lifebuoy, Dove, Sunsilk, Clear, Rexona, Vaseline, Rinso, Molto, Sunlight, Walls, Blue Band, Royco, Bango, dan lain-lain.Bagi Unilever, sumber daya manusia adalah pusat dari seluruh aktivitas perseroan. Kami memberikan prioritas pada mereka dalam pengembangan profesionalisme, keseimbangan kehidupan, dan kemampuan mereka untuk berkontribusi pada perusahaan. Terdapat lebih dari 6000 karyawan tersebar di seluruh nutrisi.Unilever memiliki enam pabrik di Kawasan Industri Jababeka, Cikarang, Bekasi, dan dua pabrik di Kawasan Industri Rungkut, Surabaya, Jawa Timur, dengan kantor pusat di Jakarta. Produk-produk Perseroan berjumlah independen yang menjangkau ratusan ribu toko yang tersebar di seluruh Indoneisa.
Kinerja merupakan sebuah proses yang dilakukan oleh sekelompok orang dalam sebuah perusahaan dalam upayanya untuk menciptakan suatu produk atau jasa. Kinerja biasanya identik dengan proses pekerjaan dikalangan karyawan suatu perusahaan. Karena kinerja inilah yang akan memberikan suatu hasil bagi perusahaan tersebut. Kinerja karyawan merupakan aspek penting dalam sebuah perusahaan. Karena hal inilah yang akan menentukan maju atau mundurnya suatu perusahaan. Apabila para karyawannya berkinerja buruk maka yang terjadi adalah kemerosotan pada perusahaannya. Hal ini juga akan berlaku sebaliknya, apabila para karyawannya merupakan para karyawan yang rajin dan senang berinovasi maka yang terjadi adalah kemajuan yang positif bagi perusahaan tersebut.Meskipun membangun team work yang solid merupakan langkah penting dalam membangun sebuah bisnis dalam perusahaan, namun untuk menciptakannya di tengah lingkungan kerja bukanlah perkara yang mudah. Karena menyatukan sifat dan karakter dari setiap individu yang berbeda menuju satu tujuan yang sama,membutuhkan tenaga, strategi dan waktu yang tidak sebentar. Hal inilah yang membuat para pemimpin perusahan maupun manajer sering mengadakan kegiatan khusus bagi para karyawannya, untuk meningkatkan solidaritas dan kerjasama antar personal.Menurut analisa anda apakah upaya - upaya yang diuraikan diatas cukup untuk mengembangkan perusahaan tersebut menjadi besar ? silahkan pelajari PPT, Vidio dan study kasus tersebut dan kita diskusikan melalui ZOOM , ID dan PW akan saya beritahukan di Group WA.
-
-
-
-
Rangkuman
Anda mungkin menemukan kaitan diantara komunikasi dengan kepuasan pekerja dalam bab ini : Semakin menurun ketidapastiian, maka akan semakin tinggi tingkat kepuasannya.
Penyimpangan, ambiguitas, dan ketidaksesuian, diantara pesan secara verbal dengan non verbal yang semuanya dapat meningkatkan ketidakpastian dan mengurangi tingkat kepuasan. -
Kerja Kelompok Maximal 5 Orang
Cari study kasus yang berkaitan dengan KOMUNIKASI ( @ 1 Perusahaan saja )
dan di diskusikan melalui Zoom
-
-
-
-
Rangkuman
Kepemimpinan memegang bagian penting dalam memahami prilaku kelompok karena biasanya pemimpin yang mengarahkan kita meuju tujuan. Dengan mengetahui apa yang menjadikan seorang pemimpin yang baik menjadi sangat berharga dalam meningkatkan kineja kelompok. Riset awal untuk menetapkan sifat kepemimpinan secara universal mengalami kegagaglan. Namun, upaya terkini dengan menggunakan kerangka kerja lima besar kepribadian memperlihatkan hubungan yang kuat dan konsisten diantara kepemimpinan dengan ekstrover, sifat teliti, dan keterbukaan pada pengalaman.
Kontribusi utama dari pendekatan prilaku memfokuskan kepemimpinan ke dalam yang gaya kepemimpinan yang berorientasi pada tugas ( memprakarsai struktur ) dan yang berorientasi pada orang ( keramahan ). Dengan mempertmbangakan situasi yang mana pemimpin beroprasional, teori kontingensi menjanjikan untuk meningkatkan pendekatkan mengenai prilaku, tetapi hanya teori LPC yang relatif tepat dalam riset mengenai kepemimpinan. Riset mengenai Kepemimpinan yang karismatik dan transformasional telah memberikan kontribusi - kontribusi penting terhadap pemahaman kita mengenai efektifitas kepemimpinan.
-
-
-
-
Rangkuman
Seorang manajer yang efektif mengakui bahwa politik sebagai hal yang alamiah dalam organisasi. Beberapa orang secara signifikan lebih cerdas dalam berpolitik daripada orang lain, dalam artian bahwa mereka lebih menyadari politik yang sedang terjadi dan dapat memanajemen kesan. Mereka yang bagus pada permainan politik dapat diharapkan untuk memperoleh evaluasi kinerja yang lebih tinggi dan, dengan demikian, akan meingkatkan gaji yang lebih besar serta promosi yang lebih banyak daripada menjadi bersahaja dalam berpolitik atau tidak pada tempatnya. Cerdas dalam berpolitik juga cenderung untuk memperlihatkan kepuasan kerja yang lebih tinggi dan dapat mentralisasi tekanan pekerjaan dengan lebih baik.
Beberapa pekerja menikmati menjadi tidak memiliki kekuasaan dalam pekerjaan dan organisasi mereka. Orang - orang memberikan tanggapan secara berbeda - beda terhadap basis kekuasaan yang bervariasi. Para ahli dan acuan kekuasaan berasal dari kualitas pribadi seseorang. Sebaliknya, paksaan, pemberian imbalan, dan kekuasaan legitimasi pada dasarnya diperoleh dari organisasi. Kompetensi terutama terlihat untuk menawarkan daya tarik yang lebih luas, dan memanfaatkannya sebagai basis kekuasaan yang menghasilkan kinerja yang tinggi oleh para anggota kelompok.
-
-
-
Ass. Wr.Wb.
Selamat pagii semua..... bagaimana kabar kalian hari ini semoga tetap sehat ya semua..... dan tetap stay at home... !
Pada Pertemuan kali ini ibu akan memberikan materi tentang Konflik Dan Negoisasi yang terdiri dari :
1. Bagian Utama Baru ( Tipe dan Lokus Konflik )2. Bagian Baru ( Budaya Dalam Negoisasi )
3. Bagian Baru ( Perbedaan Gender di Dalam Negoisasi )
4. Pembahasan dan hasil riset baru pada sifat kepribadian dalam organisasi
5. Pembahasan dan hasil riset baru pada suasana hati / emosi dalam negoisasi
6. Bagian baru ( Implikasi untuk para manajer ) dengan petunjuk bagaimana mengaplikasikan isi bab pada dunia kerja.
Ibu berharap setelah membaca dan menonton vidio materi ini kalian dapat memahami tentang Konflik dan Negoisasi.Demikian salam pembuka dari ibu, terima kasih, Wss. Wr. Wb.
-
-
Rangkuman
Sementara itu banyak orang mengasumsikan konflik yang akan menurunkan kinerja kelompok dan organisasi, maka asumsi ini sering kali tidaklah benar. Konflik dapat bersifat konstruktif atau destruktif terhadap fungsi dari kelompok atau unit.
Level konflik dapat juga terlalu tinggi atau terlalu rendah untuk menjadi konstruktif. Eksterm lainnya akan merintangi kinerja. Level yang optimal adalah salah satu yang mencegah stagnasi, menstimulasi kreativitas, memungkinkan ketegangan unuk dilepaskan, dan melaksanakan benih perubahan tanpa mengganggu atau mencegah koordinasi aktivitas.
-
Study Kasus !
KONFLIK PUBLIK INTERNAL DALAM PERUSAHAAN
Kejadian menimpa Minarsih dan Hengky Syam. Keduanya merupakan karyawan yang sedang berkonflik dengan perusahannya. Keduanya mengadukan nasibnya pada Komisi I DPRD, karena menganggap menerima perlakuan yang tidak adil dari perusahaan tempat mereka bekerja. Mereka merupakan karyawan PT Kayan Putra Utama Coal, yang telah bekerja sejak tahun 2000 lalu dan bertugas sebagai juru masak. Namun sejak bulan Agustus tahun lalu mereka dimutasikan dari mess Separi I ke mess Separi II. Karena jarak keduanya jauh maka mereka menolak untuk dipindah dan memilih berhenti bekerja. Dengan meminta pesangon dan sisa pembayaran gaji serta uang lembur yang menjadi hak mereka. Pihak perusahaan tidak dapat menerima begitu saja, karena menganggap keduanya telah mengkir dari kerjaannya.
Dengan alasan ketidakdisiplinan sehingga perlu dibina lebih lanjut. Sebelum mengambil keputusan, terlebih dahulu kami melakukan pembinaan, kata Erwan Agim, Direktur PT Kayan Putra. Dengan alasan bahwa masalah kedisiplinan tidak dapat ditolerir maka perusahaan tidak dapat memenuhi sesuai yang diminta keduanya. Selain itu nilai nominal yang diminta dianggap sangat berlebihan. Permasalahan ini menjadi panjang dan rumit ketika keduanya saling melaporkan pada pihak yang berwenang. Sampai akhirnya masalah ini mendapat putusan P4D (Penyelesaian Perselisihan Permasalahan Perburuhan Daerah) dari propinsi.
Namun belum menghasilkan karena keduanya akan meneruskan ketingkat pusat, karena belum mendapatkan keputusan yang sesuai dengan yang diharapkan.
BERIKAN ANALISA ANDA TENTANG KONFLIK YANG TERJADI DAN BERIKAN SOLUSINYA !
( DISKUSI MELALUI ZOOM, SEKALIGUS SAYA AKAN MELAKUKAN ABSEN ONE BY ONE )
-
-
-
Ass. Wr.Wb.
Morning....... anak - anak ibu... salam sehat ya !
Hari ini ibu akan memberikan materi tentang Budaya Organisasi yang terdiri dari :
1. Pembahasan baru dalam Definisi Budaya Organisasi2. Bagian Utama Baru ( Dimensi Etis Pada Budaya )
3. Bagian Utama Baru ( Budaya Dan Inovasi )
4. Hasil Riset Baru Budaya Sebagai Suatu Aset
5. Hasil Riset Baru Mempertahankan suatu Budaya Hidup
6. Pembahasan dan hasil riset baru dalam Ritual Dan Simbol
7. Hasil Riset Baru pada menciptakan Budaya Organisasi yang Beretika
8. Hasil Riset Baru in menekankan pada vitalitas dan pertumbuhan serta menjadi organisasi yang spritual
9. Pembahasan dan hasil riset baru dalam implikasi global
10. Bagian baru ( Implikasi untuk para manajer ) dengan petunjuk bagaimana mengaplikasikan isi bab pada dunia kerja.
Ibu berharap setelah membaca dan menonton vidio materi ini, kalian dapat memahami tentang Budaya OrganisasiDemikian salam pembuka dari ibu, terima kasih, Wss. Wr. Wb.
-
-
-
-
Ujian Akhir Semester / UAS Prilaku Organiasi Penugasan
-
-