Ade Setiyawan

Ade Setiyawan

oleh Ade Setiyawan -
Jumlah balasan: 0

1.-Pelajari dan evaluasi internal control atas liabilitas jangka panjang.

-Dapatkan dan periksa ringkasan perubahan hutang jangka panjang berikut discount, premium dan bunga selama periode yang diperiksa.

-Kirimkan konfirmasi kepada bank yang antara lain menanyakan mengenai: plafon kredit, saldo per tanggal neraca, tingkat bunga, jangka waktu pinjaman dan jaminan kredit.

-Mintalah copy perjanjian kredit untuk permanent file dan perhatikan apakah data yang terdapat dalam perjanjian kredit tersebut sesuai dengan data yang tercantum dalam kertas kerja pemeriksaan liabilitas jangka panjang

-Periksa kembali perolehan/penambahan liabilitas jangka panjang sudah sesuai

-Tie-up jumlah beban bunga dan amortisasi discount premium obligasi dengan jumlah yang tercantum pada laporan laba rugi.

-Discount premium yang belum diamortisasi dilaporkan sebagai pengurang penambah dan nilai nominal obligasi. 

-Periksa keberadaan kewajiban jangka panjang dan wesel bayar yang direnewed (diperpanjang) setelah tanggal neraca, untuk mengetahui penyajian kewajiban sebagai kewajiban jangka panjang atau kewajibanlancar

-Periksa keberadaan kewajiban jangka panjang atau wesel bayar yang telah dilunasi setelah tanggal neraca (walaupun belum jatuh tempo),untuk mengetahui perlu tidaknya reklasifikasi sebagai kewajiban jangka pendek.

-Kewajiban dari pemegang saham atau direksi dari perusahaan afiliasi, harus dikirim konfirmasi dan periksa pembebanan bunga atas pinjaman tsb.

2.Dalam pelaksanaan audit, auditor memerlukan data seperti: bukti transaksi, buku besar, laporan keuangan tahun berjalan, laporan auditor independen tahun lalu, dan surat konfirmasi utang. Pada akhir pelaksanaan audit, auditor akan memberikan opini atas kewajaran laporan keuangan perusahaan tersebut.

3.Subsequent collection, yaitu penagihan sesudah tanggal neraca, sampai mendekati selesainya pekerjaan lapangan/audit field work, yang di harus dilaksanakan dalam pemeriksaan piutang, dan barang dalam perjalanan. Subsequent payment, yaitu pembayaran sesudah tanggal neraca sampai mendekati selesainya audit field work, yang dilaksanakan dalam pemeriksaan hutang dan biaya yang masih harus dibayar

4.Apabila terdapat subsequent collection yang memiliki dampak langsung terhadap laporankeuangan maka auditor wajib mengusulkan adjustment terhadap laporan keuangan klien, jika subsequent collection tidak mempunyai pengaruh langsung terhadap laporan keuangan makamemerlukan catatan kaki di dalam laporan keuangan klien, hal tersebutlah yang mungkin dapatmenyebabkan adanya audit report lag lebih lama.

5.~ Mempelajari serta evaluasi internal control atas ekuitas dan transaksi jual beli saham, pembagian serta pembayaran dividen dan sertifikat saham.

~ Meminta salinan dari akta pendirian, SK ratifikasi Menteri Kehakimandan HAM, SK BKPM/BKPMD, SK Bapepam, SK Presiden, supaya bisa disimpan pada arsip yang permanen.

~Mencocokkan data-data yang terdapat didalam akta pendirian tadi dengan modal yang tertera di neraca serta penjelasan yang terdapat didalam catatan atas laporan keuangan.

~Untuk perusahaan yang baru berdiri serta perusahaan yang memiliki tambahan modal setoran periksalah bukti setoran, bukti pembukuan lainnya serta otorisasi dari instansi pemerintah serta pejabat pejabat yang berwenang didalam perusahaan

~Menelaskan data-data tersebut pada kertas kerja pemeriksaan 

~Memeriksa dokumen pendukung dari setiap perubahan pada perkiraan retained earnings atau defisit.

~Apabila terdapat pembagian dividen, periksa apakah :

- Pencatatannya sudah dilakukan dengan baik serta benar 

- Pastikan apakah telah diotorisasi oleh pejabat yg berwenang diperusahaan 

- Lihat apakah aspek pajaknya sudah sesuai menggunakan peraturan-peraturan perpajakan yang berlaku.

~Periksa akumulasi kerugian perusahaan apakah telah melampaui modal disetor

~Mempertimbangkan agar mengirim konfirmasi ke stock transfer agent

~Memeriksa apakah penyajian ekuitas pada neraca serta catatan atas laporan keuangan telah sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum pada Indonesia (SAK).

~Dan langkah yang terakhir yaitu membuat kesimpulan tentang kewajaran ekuitas.

6.Dinyatakan bahwa untuk mendapatkan suatu bukti dalam melakukan pertimbangan audit diperlukan tingkat ketidakpastian mengenai kejadian atau kemungkinan atas terjadinya suatu kerugian pada suatu entitas dari tuntutan hukum dan keputusan pengadilan Periode dan terjadinya dan penyebab tindakan hukum tersebut terjadi Tingkat probabilitas hasil yang tidak menguntungkan dan jumlah atau rentang kerugian yang potensial.