Yosi Rahmadani 2212110197

Yosi Rahmadani 2212110197

oleh yosi rahmadani -
Jumlah balasan: 0

no 1. kegiatan komunikasi yang memiliki tujuan- tujuan yang ingin dicapai dalam penyampaian pesan yang tepat kepada konsumen. Ullen (2015) 

(2.) Sutrisno (2020):
Komunikasi bisnis adalah proses penyampaian pesan atau informasi yang dilakukan di dalam dan luar organisasi dengan tujuan untuk mencapai tujuan bersama dan membangun hubungan yang efektif di dunia bisnis.


(3.) Hargie (2019):
Komunikasi bisnis adalah pertukaran informasi yang terjadi antara pihak-pihak dalam dunia kerja yang dapat melibatkan komunikasi internal dalam organisasi maupun komunikasi eksternal dengan pelanggan atau pihak luar.


2. 

Komunikasi Lisan (Verbal Communication)
Ini adalah bentuk komunikasi yang melibatkan penggunaan kata-kata secara lisan dalam bentuk percakapan langsung atau melalui media seperti telepon, konferensi video, atau presentasi.

  • Contoh: Rapat, diskusi tim, presentasi kepada klien, atau komunikasi antara atasan dan bawahan.

Komunikasi Tertulis (Written Communication)
Komunikasi yang dilakukan melalui tulisan, baik dalam bentuk surat, email, memo, laporan, atau dokumen resmi lainnya. Komunikasi tertulis umumnya digunakan untuk memberikan informasi yang lebih terperinci dan dapat dijadikan referensi di masa depan.

  • Contoh: Email bisnis, laporan tahunan, surat penawaran, atau dokumen kontrak.

Komunikasi Nonverbal (Nonverbal Communication)
Komunikasi yang tidak menggunakan kata-kata, tetapi melibatkan ekspresi wajah, gerakan tubuh, kontak mata, bahasa tubuh, dan nada suara. Komunikasi nonverbal memainkan peran penting dalam menyampaikan emosi dan sikap, serta mendukung pesan yang disampaikan secara verbal.

  • Contoh: Tersenyum saat berbicara dengan kolega, postur tubuh yang terbuka, atau kontak mata yang menunjukkan perhatian.

Komunikasi Elektronik (Electronic Communication)
Komunikasi yang dilakukan menggunakan perangkat elektronik, seperti email, pesan instan (instant messaging), video conferencing, atau aplikasi komunikasi bisnis lainnya. Komunikasi elektronik semakin populer karena efisiensinya dalam menyampaikan informasi dalam waktu singkat.

  • Contoh: Email, WhatsApp, Slack, atau panggilan video melalui Zoom atau Microsoft Teams.

Komunikasi Formal (Formal Communication)
Merupakan komunikasi yang berlangsung dalam struktur atau saluran yang telah ditetapkan oleh organisasi. Biasanya ini adalah komunikasi yang dilakukan antara atasan dan bawahan, atau dalam pertemuan resmi dan laporan.

  • Contoh: Rapat tim, laporan keuangan, atau pertemuan antara manajemen dan karyawan.


    3. 

    Pengirim (Sender)

    Pengirim adalah pihak yang memulai komunikasi dengan menyusun pesan yang ingin disampaikan. Pengirim bisa berupa individu atau kelompok yang memiliki informasi yang ingin disebarkan.

    • Contoh: Manajer yang ingin memberikan instruksi kepada tim tentang proyek baru.

    2. Pesan (Message)

    Pesan adalah informasi yang ingin disampaikan oleh pengirim kepada penerima. Pesan ini dapat berbentuk verbal (lisan atau tertulis) atau nonverbal (bahasa tubuh, ekspresi wajah, dll.).

    • Contoh: Instruksi mengenai jadwal rapat atau arahan proyek.

    3. Saluran (Channel)

    Saluran adalah media atau cara yang digunakan untuk menyampaikan pesan. Ini bisa berupa percakapan langsung, telepon, email, pesan teks, atau saluran lain yang memungkinkan pengiriman pesan dari pengirim ke penerima.

    • Contoh: Email, pertemuan tatap muka, atau aplikasi pesan instan.

    4. Penerima (Receiver)

    Penerima adalah pihak yang menerima pesan dari pengirim. Penerima kemudian akan menginterpretasikan atau memahami pesan yang diterima. Penting bagi penerima untuk memahami pesan tersebut dengan benar agar komunikasi berhasil.

    • Contoh: Anggota tim yang menerima instruksi dari manajer.

    5. Penerimaan dan Pemahaman (Decoding)

    Setelah pesan diterima, penerima akan memproses dan menafsirkan pesan tersebut. Proses ini disebut decoding. Penerima harus memahami pesan dengan cara yang sama dengan yang dimaksudkan pengirim untuk menghindari misinterpretasi.

    • Contoh: Anggota tim membaca email dan memahami instruksi yang diberikan oleh manajer.

    6. Umpan Balik (Feedback)

    Umpan balik adalah respons atau tanggapan yang diberikan oleh penerima setelah menerima pesan. Umpan balik memastikan bahwa komunikasi telah berhasil karena memberikan kesempatan kepada pengirim untuk mengetahui apakah pesan telah dipahami dengan benar oleh penerima.

    • Contoh: Anggota tim mengonfirmasi penerimaan email dan menyatakan bahwa mereka siap untuk rapat.

    7. Gangguan atau Hambatan (Noise)

    Gangguan adalah segala sesuatu yang dapat menghalangi atau memengaruhi pemahaman pesan antara pengirim dan penerima. Gangguan bisa berupa faktor eksternal, seperti gangguan suara atau kesalahan teknis, atau faktor internal, seperti perbedaan bahasa atau ambiguitas dalam pesan.

    • Contoh: Gangguan teknis selama panggilan konferensi atau kebingungan karena penggunaan istilah yang tidak jelas dalam pesan.


      4. 

      Kesalahan dalam komunikasi bisnis sering terjadi karena berbagai faktor, mulai dari penyampaian pesan yang kurang jelas, perbedaan persepsi, hingga hambatan teknis dan budaya, yang menyebabkan miskomunikasi dan kesalahpahaman.