Menurut saya ,dalam era digital, elemen SEMs (Sense,Feel, Think,Act,Relate) dalam experiential marketing bertransformasi menjadi lebih interaktif dan personal melalui teknologi seperti AI, e-commarce ,dan media sosial tiktok. Karena memungkinkan adanya marketing lebih baik untuk membangun loyalitas konsumen yang emosional dan berkelanjutan.
Sense ,berevolusi dari fisik ke pengalaman digital seperti contoh video 360 atau haptic feedback di app virtual. Feel bergeser ke emosi personal via storytelling interaktif contoh di tiktok atau di instagram reels. Think, memanfaatkan AI untuk kreatifitas contoh seperti branding produk/kuis personalisasi di platform e- commerce. Act dan Relate sama-sama terintergrasi melalui user generated content dan komunitas online ,dimana konsumen aktif berpartisipasi (act),dan terhubung dengan brand (relate) via live streaming atau events.
Strategi paling relevan untuk membangun loyalitas konsumen di era digital adalah dengan hybrid SEMs digital personalization,contohnya produk Sabun aftermyskin sukses dengan berjualan di tiktok live, shopee ,dan lazada  yg menggabungkan feel/relate menghasilkan loyalitas tinggi lewat interaksi real time.