Perusahaan multinasional atau global (multinational/global corporation) digunakan untuk menggambarkan suatu perusahaan yang beroperasi secara terintegrasi di beberapa negara. Selama 20 tahun terakhir ini, suatu aktivitas komersial internasional dalam bentuk yang baru dan berbeda secara fundamental telah berkembang, dan hal ini telah meningkatkan saling ketergantungan secara ekonomi dan politik di tingkat dunia. Tidak hanya sekadar membeli sumber daya dari dan menjual barang ke negara asing, perusahaan-perusahaan multinasional sekarang melakukan investasi langsung dalam operasi yang terintegrasi secara penuh, mulai dari ekstraksi bahan baku, melalui proses manufaktur, sampai distribusi ke pelanggan di seluruh dunia. Saat ini, jaringan perusahaan multinasional mengendalikan bagian yang semakin besar dan bertumbuh dari sumber daya teknologi, pemasaran, dan produktif.
Perusahaan-perusahaan, baik AS maupun asing, menjadi perusahaan "global" karena enam alasan utama:
Selama 10 sampai 15 tahun terakhir, terdapat jumlah investasi yang semakin meningkat di Amerika Serikat oleh perusahaan-perusahaan asing, dan terdapat jumlah investasi yang semakin meningkat di negara-negara asing oleh perusahaanperusahaan AS. Tren ini disajikan di Tampilan 19-1, dan merupakan hal yang penting karena mengimplikasikan bahwa doktrin tradisional mengenai independensi dan kemandirian yang merupakan ciri dari kebijakan AS semakin terkikis. Sama seperti perusahaan-perusahaan AS dengan operasi luar negeri yang ekstensif dikatakan menggunakan kekuasaan ekonominya guna memengaruhi pemerintah tuan rumah di banyak negara di dunia baik secara ekonomi maupun politik, ditakutkan bahwa perusahaan-perusahaan asing memiliki pengaruh yang sama terhadap kebijakan AS. Perkembangan ini menunjukkan pengaruh saling menguntungkan dan saling ketergantungan yang semakin meningkat antara perusahaan bisnis dengan negara, terhadap mana Amerika Serikat tidak kebal.

Secara teori, konsep dan prosedur berlaku baik untuk operasi domestik maupun multinasional. Tetapi, ada enam faktor utama yang membedakan manajemen keuangan di perusahaan-perusahaan yang beroperasi penuh di satu negara dibandingkan dengan perusahaan yang beroperasi secara global:
Enam faktor ini memperumit manajemen keuangan dan meningkatkan risiko yang dihadapi oleh perusahaan multinasional. Tetapi, prospek akan tingkat pengembalian yang tinggi, manfaat diversifikasi, dan faktor-faktor lain membuatnya layak bagi perusahaan untuk menerima risiko-risiko ini dan belajar untuk mengelolanya.