1. Audit prosedur yang disarankan adalah sebagai berikut:
1.Pelajari dan evaluasi internal control atas liabilitas jangka panjang.
2.Dapatkan dan periksa ringkasan perubahan hutang jangka panjang berikut discount, premium dan bunga selama periode yang diperiksa.
3.Kirimkan konfirmasi kepada bank yang antara lain menanyakan mengenai: plafon kredit, saldo per tanggal neraca, tingkat bunga, jangka waktu pinjaman dan jaminan kredit.
4.Mintalah copy perjanjian kredit untuk permanent file dan perhatikan apakah data yang terdapat dalam perjanjian kredit tersebut sesuai dengan data yang tercantum dalam kertas kerja pemeriksaan liabilitas jangka panjang.
5.Periksa apakah perolehan liabilitas jangka oanjang sudah persetujuan tertulis dari direksi/dewan komisaris/ oemegang saham yang diberikan melalui notulen rapat.
6.Periksa perhitungan bunga, pembayaran bunga amortisasi discount/ premium dari obligasi.
7.Periksa apakah ada liabilitas jangka panjang atau wesel yang diperpanjangu wessel bayar yang diperpanjang setelah tanggal laporan posisi keuangan, untuk mengetahui apakah utangt tersebut harus tetap
 
8.Seandainya ada utang dari pemegang saham atau dari direksi atau dari  perusahaan afiliasi, harus dikirim konfirmasi dan diperiksa apakah ada  pembebanan bunga atas pinjaman tersebut. 
9.Seandainya ada utang 
leasing, 
 periksa apakah pencatatannya dan  penyajiannya di laporan posisi keuangan sudah sesuai dengan standar akuntansi sewa guna usaha (PSAK No. 30 revisi 2015 tentang sewa) 
10.Periksa apakah ada bagian dari liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam waktu satu tahunyang akan datang, sehingga harus direklasifikasi sebagai liabilitas jangka pendek. 
11.Seandainya ada liabilitas jangka panjang yang harus dibayar kembali dalam mata uang asing, periksa apakah per tanggal laporan posisi keuangan sudah dkonversikan kedalam rupiah dengan menggunakan kurs tengah Bank Indonesia per tanggal laporan posisi keuangan dan selisih kurs yang terjadi sudah dibebankan/dikreditkan pada laba rugi tahun berjalan. 
12.Lakukan penelaahan analitis terhadap liabilitas jangka panjang
13.Tarik kesimpulan apakah penyajian liabilitas jp dilaporan posisi keuangan dan catatan atas laporan keuangan dilakukan sesuai dengan ETAP/PSAK/IFRS
3. Yang diketahui tentang subsquent collection dan payment
Subsequent collection (penagihan setelah tanggal laporan posisi keuangan sampaimendekati tanggal selesainya pekerjaan lapangan / audit field work), yang harus dilaksanakan dalam pemeriksaan piutang dan barang dalam perjalanan.
Subsequent payment(pembayaran setelah anggal laporan posisi keuangan sampai mendekati audit field work.
4. Yang harus ditentukan adalah laporan neraca
- Pelajari dab evaluasi internal control atas liabilitas jangka oanjang
- dapatkan dan periksa ringkasan perubahan liabilitas jangka oanjang (discount,premium,dan bunga selama periode yang diperiksa)
- Kirim konfirmasi kepda bank yabg antara lain menanyakan mengenai plafon kredit, saldo oertanggal laporan neraca, dsb
-Minta salinan penjanjian kredit untuk permanent file
- seandainya ada hutang leasing, periksa apakah oencatatannya ada di neraca
-lakukan penelaahan analitis
-tarik kesimpulan
6. integritas manajemen