menggunakan Emphaty Map, kita bisa menemukan model bisnis yang lebih kuat karena profil pelanggan memandu perancangan proposisi nilai yang lebih baik, cara yang lebih nyaman dalam menjangkau pelanggan, dan hubungan pelanggan yang lebih baik. Hal tersebut akan memberikan pengertian yang lebih tentang bagaimana pelanggan mendapatkan kepuasan atau kebutuhannya terpenuhi atas produk barang/jasa yang ditawarkan.
Terdapat 6 tahap didalam membangun peta empati yaitu:
1. Think and Feel : Mencari tahu apa yang dipikirkan dan dirasakan oleh pelanggan kita tentang produk kita
2. Hear : Mencari tahu apa yang didengarkan oleh pelanggan kita tentang produk kita
3. See : Mencari tahu apa yang dilihat oleh pelanggan kita tentang produk kita
4. Say and Do: Mencari tahu apa yang dikatakan dan dilakukan oleh pelanggan kita tentang produk kita
5. Pain : Mencari tahu apa yang dikorbankan oleh pelanggan kita tentang produk kita
6. Gain : Mencari tahu apa yang didapatkan ingin dirasakan oleh pelanggan kita tentang produk kita
Terdapat 6 tahap didalam membangun peta empati yaitu:
1. Think and Feel : Mencari tahu apa yang dipikirkan dan dirasakan oleh pelanggan kita tentang produk kita
2. Hear : Mencari tahu apa yang didengarkan oleh pelanggan kita tentang produk kita
3. See : Mencari tahu apa yang dilihat oleh pelanggan kita tentang produk kita
4. Say and Do: Mencari tahu apa yang dikatakan dan dilakukan oleh pelanggan kita tentang produk kita
5. Pain : Mencari tahu apa yang dikorbankan oleh pelanggan kita tentang produk kita
6. Gain : Mencari tahu apa yang didapatkan ingin dirasakan oleh pelanggan kita tentang produk kita